sosiologi

 

1.pengertian mobilitas social

mobilitas social adalah pergerakan social baik secara vertikal maupun horizontal yang pola-polanya mengatur organisasi suatu kelompok social.

Beberapa pengertian tentang mobilitas social.

a.william kornblum:perpindahan individu,keluarga,dan kelompok sosialnya dari satu lapisan kelapisan lainnya.

b.michael S.Bassis:perpindahan keatas atau kebawah lingkungan sosio ekonomi yang merubah status social  seseorang dalam masyarakat.

c.Edward Ransford:perpindahan keatas-kebawah dalam lingkungan social secara hirarki.

d.Kimball young dan Raymond w.mack:mobilitas dalam struktur social yaitu pola pola tertentu yang mengatur orgasnisasi suatu kelompok social.

 

2.jenis-jenis mobilitas social

a.mobilitas social horizontal

mobilitas social horizontal adalah perpindahan kedudukan secara mendatar atau dalam lapisan yang sama dan sederajat.

2 macam mobilitas horizontal:

mobilitas horizontal antargenerasi:mobilitas yang terjadi dalam dua generasi ,antar anak dan ayah.

mobilitas social horizontal intragenerasi:mobilitas yang terjadi dalam diri /dialami oleh orang itu sendiri atau kelompok individu dalam generasi yang sama (adik-kakak).

Mobilitas social horizontal sering diidentikan dengan mobilitas social,yaitu mobilitas yang berhubungan dengan perpindahan pada posisi sejajar yang merupakan mobilitas antar wilyah yang disebut mobilitas geografis.

b.Mobilitas social vertical

mobilitas social vertical adalah perpindahan kedudukan dari yang rendah kekedudukan yang lebih tinggi,atau sebaliknya.

 

Mobilitas vertical naik mempunyai dua bentuk:

-masuknya individu yang memiliki kedudukan rendah ke kedudukan yang lebih tinggi ,dimana kedudukan itu telah ada dan tersedia.

-pembentukan statu kelompok baru kemudian ditempatkan pada derajat yang lebih tinggi dari kelompok kedudukan kelompok tersebut.

 

Mobilitas vertical Turun mempunyai 2 bentuk yaitu;

-turunnya kedudukan individu ke kedudukan yang lebih rendah derajatnya.

-turunnya derajat kelompok individu yang terwujud dalam bentuk disintegrasi dalam kelompok sebagai statu kesatuan.

 

2 macam mobilitas social vertical

a.mobilitas vertical antargenerasi:mobilitas vertical yang terjadi dalam antar 2 generasi antara ayah dan anak.

b.mobilitas vertical intragenerasi:mobilitas yang terjadi dalam diri seseorang atau sekelompok individu.

 

HUBUNGAN STRUKTUR SOSIAL DENGAN MOBILITAS SOSIAL

Apabila masyarakat tersebut memiliki struktur sosial yang kaku maka kemungkinan terjadi mobilitas sosial sangat tipis karena masyarakatnya menganut sistem stratifikasi tertutup.sedangkan pada masyarakat yang memiliki struktur sosial yang luwes terjadi mobilitas sosial yang sangat besar,hal ini terjadi pada masyarakat yang menganut sistem stratifikasi sosial terbuka.

Faktor pendorong mobilitas sosial.

1) struktural

faktor struktural adalah jumlah kedudukan relatif dari kedudukan yang tinggi dan bisa diisi serta kemudahan untuk memperolehnya.

  1. a. struktur pekerjaan.
  2. b. Perbedaan tingkat fertilitas.
  3. c. Penerapan ekonomi ganda.

2) Individu

Faktor individu adalah kualitas seseorang ,baik ditinjau dari segi tingkat pendidikan ,penampilan maupun keterampilan pribadi.

  1. a. perbedaan kemampuan
  2. b. orientasi sikap terhadap mobilitas.
  3. c. Faktor kemujuran.

3) status sosial

4) keadaan ekonomi

5) situasi politik.

6) Kependudukan(demografis)

7) Keinginan elihat daerah lain.

 

Faktor penghambat mobilitas sosial;

1) kemiskinan.

2) Diskriminasi kelas.

3) Perbedaan ras dan agama

4) Perbedaan jenis kelamin.

5) Pengaruh sosialisasi yang sangat kuat.

6) Perbedaan kepentingan.

Saluran Mobilitas Sosial

  1. Angkatan bersenjata.
  2. Lembaga pendidikan.
  3. Organisasi politik.
  4. Lembaga keagamaan.
  5. Organisasi ekonomi.
  6. Organisasi profesi.
  7. Perkawinan.
  8. Organisasi keolahragaan.

 

Cara-cara khusus yang digunakan untuk menaiki status sosial antara lain:

1)      perubahan standar hidup

2)      perubahan nama

3)      perubahan tempat tinggal

4)      perubahan tingkah laku

5)      bergabung dengan organisasi tertentu.

 

Dampak mobilitas sosial

Menurut horton dan hunt (1987) ada beberapa konsekuensi negatif dari adanya mobilitas sosial vertikal,antar lain:

  1. adanya kecemasan akan terjadi penurunan status bila terjadi menurun.
  2. timbul ketegangan dalam mempelajari peran baru dari status jabatan yang meningkat.
  3. kereteakan antara hubungan antar anggota kelompok primer,yang semulanya karena seseorang berpindah ke status yang lebih tinggi atau status ke yang lebih rendah.

 

Dampak positif mobilitas sosial

  1. mendorong seseorang untuk lebih maju.
  2. mempercepat tingkat perubahan sosial masyarakat kearah yang lebih baik.
  3. meningkatkan integrasi sosial.

Dampak negatif Mobilitas sosial”

  1. timbulnya konflik
    1. konflik antar kelas                   c.konflik antyar generasi
    2. konflik antar kelompok sosial.
  2. berkurangnya solidaritas kelompok.
  3. timbulny gangguan psikologis.

 

 

Good work

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s