bab 3 sejarah

PERKEMBANGAN AGAMA DAN KEBUDAYAAN ISLAM DI JAZIRAH ARAB
1. Arab sebelum Islam
A. Keadaan Alam dan Kehidupan Masyarakat
– Arab Selatan
– Banyak curah hujan
– Masyarakat bercocok tanam
– Ada Kerajaan Saba (runtuh 575 SM)
Arab Tengah
– Gurun
– Suku Badawi yang berkelompok
– Suka berperang dan bekerja sebagai Perampok
– Tidak mau tunduk kepada siapapun
– Arab Utara
– Dekat dengan peradaban asing
– Dan mendapat pengaruh asing
– Ada kerajaan Nabatea (200 SM – 105 M), Palmyra (250 – 273 M)

B. Tata Kehidupan Sosial dan Adat Istiadat
– Jaman Jahiliyah
– Buta huruf
– Tidak mempunyai pemerintahan yang rapi
– Tatanan kehidupan menurut kebiasaan
– Berjudi, merampok, memperkosa.
– Menganggap anak perempuan itu tdak berguna.
C. Agama
– Menyembah berhala seperti Hubal, Latta dan Uzza.
– Menyembah hantu, jin, binatang, malaikat.
– Beranggapan manusia yang sudah meninggal menjadi burung (Hammah).

2. Arab sesudah Islam
A. Nabi Muhammad S.A.W.
– Nabi Muhammad lahir pada 20 April 571 M (12 Rabiul Awal tahun gajah) anak dari Abdullah dari suku Quraisy.
– Tahun 611 M mulai menyebarkan Islam.
– Muhammad di tentang oleh suku Quraisy dipimpin oleh Abu Sofyan.
B. Perkembangan awal Islam (Mekkah)
– Pada awalnya penyebaran Islam secara sembunyi-sembunyi.
– Setelah dilakukan secara terang-terangan maka banyak yang menentang. Itu karena :
a. Dianggap bertentangan dengan agama nenek moyang (Agama).
b. Dikhawatirkan keluarga Abdul Muthalib menguasai Mekah (Politik)
c. Bagi para pembuat patung, akan membuat menurunnya pendapatan mereka (ekonomi).
d. Kaum bangsawan tidak setuju kalau derajatnya disamakan dengan rakyat kecil (sosial).
C. Perkembangan Islam (Madinah)
– Tahun 511 M terjadia Isra’ Miraj.
– Karena di Mekkah Islam mendapat tentangan, maka pada tahun 623 penyebaran pindah ke Madinah.
– Islam di Madinah berkembang dengan pesat.
– Tanggal 12 Rabiul Awal 632 M Nabi Muhammad S.A.W meninggal dunia.
D. Kekhalifahan
Khalifah Abu Bakarv
– Mengislamkan suku arab yang keluar dari Islam.
– Membasmi nabi-nabi palsu.
– Mulai mengumpulkan lembar-lembar Al-Quran.
– Ekspedisi keluar Arab
Khalifah Umar bin Khatabv
– Penetapan kalender Hijriah (622 M = 1 H).
– Islam memperluas daerah sampai ke India, Asia kecil, Persia dan Afrika Utara.
Khalifah Usman bin Affanv
– Al-Quran selesai dibukukan oleh Zaid bin Tsabit.
– Usman terlalu terpengaruh oleh keluarganya (Ummayah).
– Timbul oposisi dan Usman mati terbunuh.
Khalifah Ali bin Abi Thalibv
– Terjadi perang saudara untuk merebutkan posisi khalifah. Ali (Khalifah resmi) ditentang oleh Muawiyah (Ummayah).
– Pengadilan memutuskan bahwa Muawiyah sebagai pemenang.
Kekhalifahan Ummayahv
– Ibukota pindah ke Syiria.
– Kekuasaan khalifah mutlak.
– Wilayah Islam sangat luas meliputi India, Palestina, Asia Tenggara, Afrika sampai ke Spanyol.
– Tahun 750 terjai perebutan kekuasaan antara kekhalifahan Umayyah dengan Abbasiyah. Dan golongan Muawiyah berhasil dimusnahkan kecuali Abdur Rachman (mendirikan kekhalifakah Cordoba).
Kekhalifahan Abbasiyahv
– Ibu kota dipindahkan ke Baghdad.
– Mencapai puncak kejayaannya pada masa Harun Al-Rasyid.
– Pada Abad ke-X mulai mengalami kemunduran dengan terdapat 3 kekhalifahan yaitu Kekhalifahan Abbasiyah (baghdad), Khalifah Fatimiyah (Kairo), Khalifah Cordoba (Spanyol).

A.PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN AGAMA DAN KEBUDAYAAN ISLAM DI JAZIRAH ARAB

Arab Sebelum Islam

1.Keadaan Alam dan Kehidupan Masyarakat

Arab Selatan

Didaerah Arab Selatan, Curah hujan cukup banyak masyarakatnya hidupdengan bercocok tanam, sehingga tingkat peradabannya cukup tinggi. Disamping itu,letaknya didalam dunia perdagangan sangat strategis (antara India dan Mesir). Didaerah Kerajaan serba meliputi Kerajaan yaitu Kerajaan Saba. Daerah Kerajaan Sabameliputi daerah Yaman sekarang. Bangsa Saba mempunyai sistem pengairan yangbaik. Terbukti dari adanya bendungan Ma’rib yang terkenal itu. Kerajaan Sababanyak mendirikan daerah-daerah Koloni di Afrika (Pantai Laut Merah). Daerahkolonialnya yang terkenal diantaranya adalah Abessyara (Habashat). Kerajaan Sabaruntuh pada tahun 575 SM ketika ditundukkan oleh Iran.

Arab Tengah

Sebagian besar daerahnya merupakan gurun pasir. Penduduknya hidupberkelompok dan biasa disebut dengan suku Badawi. Mereka hidup dari hasilpeternakan dan perampasan kafilah-kafilah yang melewati daerah itu. Mereka adalahpemberanai yang suka sekali berperang dan tidak mau tunduk kepada siapapun.

Disebut barat daerah Arab Tengan terdapat jalur perjalanan yang biasadigunakan para kafilah untuk membawa barang-barang dari Asia dibawa ke syariaditeruskan ke Eropa (Romawi).

Arab Utara

Arab Utara berbatasan dengan daerah-daerah yang sudah maju sepertiRomawi dan Iran. Daerah ini juga dengan jalur jalan raya Mesir-Romawi-Iran yangbertemu di daerah Palestina merupakan daerah yang menjadi pusat peradaban tinggisejak jaman dahulu. Orang-orang Arab yang berada di daerah itu sudah banyakmendapat pengaruh peradaban asing. Banyak dari mereka yang sudah masuk agamaKristen atau Yahudi bahkan mereka pernah mempunyai Kerajaan sendiri yangbernama kereja Nabatea dengan ibukotanya Petra (+ 200 SM-105 M) dan setelahituKerajaan Palmyra (+ 250-273 M).

Kemudian muncul Kerajaan Ghassan (di syrra) yang memihak Romawi danKerajaan Hira (di Irak) yang memihak Iran, kedua Kerajaan Arab ini tenggelamketika Islam mulai bergerak ke luar Arabia.

2.Tata Kehidupan Sosial

Masa Arab sebelum islam dikenal dengan sebutan zaman Jahiliya. Pada masaini bangsa tidak mempunyai pemerintahan yang rapi, karena tatanan kehidupanmereka hanya diatur menurut kebiasaan yang diwariskan oleh leluhur mereka.Mereka hidup berpindah tempat untuk mencari penghidupan yang lebih layak. Hal inijuga dipengaruhi oleh lingkungan tanah Arab yang bergurun pasir dan bergunung-gunung.

Mereka yang merupakan bangsa pemberani didalam membela pendiriannyabahwa kalau perlu mereka berperang sampai titik darah penghabisan dalammempertahankan kepribadiaan Arabnya

 

masyarakat, tetapi karena faktor politik, yaitu khawatiran terhadap kemungkinankeluarga Abu Muthalib menguasai Mekkah, faktor ekonomi yaitu menurunnyapendapatan para pemahat patung dan faktor sosial, karena kaum bangsawan atau rajatidak setuju derajatnya disamakan dengan rakyat biasa.

Perkembangan Islam Periode Madinah

Terjadinya perlawanan yang menentang penyebaran agama Islam dariMekkah, menyebabkan Nabi Muhammad SAW melakukan hijrah dari Mekkah keMadinah. Tetpi sebelum hijrah dilakukan, telah terjadi peristiwa yang sangat penting,yaitu peristiwa Isra’ dan Mi’raj pada tanggal 27 Rajab tahun 621 M.

Keadaan di Madinah sangat jauh berbeda dengan di Mekkah, kalau diMekkah, Nabi Muhammad SAW islam dimusuhi dan mendapat perlawanan sehinggatidak mungkin untuk berkembang sedangkan di Madinah Nabi Muhammad SAWdisambut dengan gembira, karena kedatangan Nabi sudah lama diharapkan.

Di Madinah perkembangan agama Islam cukup pesat dan penganutnyasemakin bertambah banyak. Oleh karena itu, sejak Nabi Muhammad SAW menetapdi Madinah, maka masyarakat Madinah menjadi 4 golongan yaitu :

1.Kaum Muhajirin, terdiri atas orang-orang Mekkah yang ikut serta melakukan

hijrah dengan Nabi

2.Kaum Ashar, terdiri atas orang-orang Madinah yang membantu Nabi Muhammad SAW

3.Kaum Munafiqin, terdiri dari mereka yang hanya ikut memeluk agama Islam untuk mencari keuntungan lahiriah belaka

4.Kaum Yahudi, terdiridari golongan pengikut Nabi Musa yang mengetahui ajaran Islam, tetapi tidak sudi meyakini Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi atau Rasul.

Setelah beberapa tahun lamanya Nabi Muhammad SAW menetap di Madinah,akhirnya turun perintah jihad, yaitu perang. Perang ini ditunjukkan untuk melawanMekkah dan mempertahankan Ka’bah. Pertempuran sengit terjadi di gurun Badar danUhud (tahun 630 M). ka’bah berhasil dikuasi oleh orang-orang Islam dan akhinyapenduduk Mekkah dalam waktu kurang lebih dua tahun sebagian besar Jazirah Arabtelah memeluk agama islam. Orang-orang Yahudi dan Kristen yang mengakuikedaulatan agama Islam dibiarkan tetap memeluk agama mereka dan dilindungi hartadan jiwanya.

Kemenangan umat Islam membawa bangsa Arab ke arah persatuan dankesatuan karena sudah lama bangsa itu hidup dalam perpecahan dan salingbermusuhan. Nabi Muhammad SAW berhasil penuh dalam menjalankan tugas dankewajibannya sebagai Rasul dan pemimpin negara. Namun Nabi Muhammad SAWtidak dapat mengenyam masa kejayaan Islam, karena sesudah menegakkan dasar-dasar yang kukuh, pada tanggal 12 Rabi’ul Awwal tahun 632 M beliau wafat dandimakamkan di Madinah.

Kekhafilahan

Setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW, muncullah para Khalifah. Fungsimereka menggantikan jabatan Nabi Muhammad SAW sebagai kepala negara, hakimdan panglima perang. Jabatan khalifah ini terus berlangsung hingga tahun 1923 M dan baru setelah Mustafa kemal Pasha menjadi kepala negara sistem kekhalifahandihapuskan. Muhammad V merupakan Khalifah terakhir.

Khalifah-khalifah yang pernah berkuasa diantaranya :

Khalifah Abu Bakar

Ada beberapa tindakan yang penting dilaksanakan oleh Khalifah Abu Bakar

(632-634 M), diantaranya :

Mengembalikan suku-suku Arab yang murtad ke agama Islam.

Membasmi nabi-nabi palsu, seperti Tulaiha, Musilama dan lain-lain

Mulainya pengumpulan lembaran surat-surat Al Qur’an

Peramalan ekspansi Islam keluar Jazirah Arab

Khalifah Umar Bin Khattab

Ada beberapa tindakan yang penting dari khafilah umar (634-644 M)

diantaranya :

Tahun Hijrah dijadikan permulaan tahun Islam yaitu tahun 622 M sama

dengan 1 tahun Hijrah

Daerah Islam diperluas sampai daerah perbatasan India dan Tripoli (di AfrikaUtara). Perluasan wilayah ke Asia kecil dan Persia dilakukan oleh Khalid binAl Walid sedang ke Afrika Utara dipimp Amir bin Al As

Akibat perluasan wilayah itu, Islam mendapat kekuatan politik di daerah-daerah yang sejak dulu mempunyai kebudayaan tinggi. Kemudian terjadiperpaduan antara agama islam dengan kebudayaan setempat, yang telahterkena pengaruh kebudayaan Yunani.

Khalifah Usman bin Affan

Jasa besar Khalifah Usman (644-656 M) pada masa pemerintahannya adalahdibukukannya secara resmi kitab suci Al Qur’an. Pekerjaan ini diserahkan kepadaZaid bin Tsabit dan susunan Al Qur’an itu hingga sekarang tidak mengalamiperubahan

Khalifah Ali bin Abi Thalib

Setelah berakhirnya pertentangan-pertentangan dalam tubuh Islam maka Ali,menantu Nabi, menduduki jabatan kekhalifahan (656-661 M). Namun, keluargaUmmayah tidak menyetujui Ali sebagai khalifah dan mereka mencalonkanMu’awaiyah (Gubernur Syria) sebagai khalifah. Akhirnya perang saudara tidakdapat dihindarkan lagi. Dalam pertempuran di Siffin (657 M) pasukan Mu’awiyahhampir dapat dihancurkan. Tetapi Mu’awiyah menggunakan tipu muslihat danberdalih untuk mencegah pertentangan maka mengajukan supaya dibentuk Badanmenjadi khalifah. Badan Pengadilan menentukan bahwa yang menang adalahMu’awiyah, keputusan itu tidak memuaskan Ali, sehingga bentrokan berjalanterus. Pada tahun 661 Ali mati terbunuh, dengan demikian mulailah kekhalifahankeluarga Ummayah

Kekhalifahan Ummayah

Setelah kedudukan khalifah dikuasai oleh keluarga Ummayah (661-750 M).Pusat kekuasaan negara Islam dipindahkan keluar Jazirah Arab, yaitu ke Syria(Damaskus)

Pada masa ini, dasar-dasar demokrasi Arab lenyap, karena jabatan khalifahdipegang secara turun temurun. Hidup khalifah sama dengan hidup raja dengankekuasaannya yang mutlak.

Wilayah kekuasaaan negara islam pada masa ini meliputi wilayah yang sangatluas. Ke sebelah barat sampai ke daerah spanyol dan ke sebelah timur kedaerahPakistan dan Asia Tenggara. Perluasan wilayah ini dilakukan oleh :

Musa memimpin tentara islam menyerbu kearah barat menyusuri daerahAfrika utara samapai Maroko. Perjalanan ini dilanjutkan oleh Tarik danberhasil menduduki semenanjung Iberia serta menguasai Spanyol (712 M)

Muhammad Kasim berhasil menduduki daerah lembah sungai Shindu (721

M)

Maslama memimpin tentara Islam menyerang konstatinopel tetapi trapserangan dapat dipukul mundur. Baru ada tahun 1453 M konstatinopel dapatdikuasai.

Pada tahun 750 M, terjadi perebutan kekuasaan terhadap keluarga Ummayahyang dilakukan oleh golongan Abbasiyah dalam perebutan kekuasaan itu, hampirseluruh keluarga Ummayah dimusnahkan. Hanya seorang yang berhasilmeloloskandiri, yait Abdur Rachman.

Kekhalifahan Abbasiyah

Pada masa ini pusat kekhalifahan dipinahkan dari Damaskus ke Bagdad.Kekhalifahan Abbasiyah (750-1258 M) mengalami perkembangan yang cukuppesat dan pada masa pemerintahan Harun Al Rasyid (786-809 M) mencapaipuncak yang gemilang. Hal ini tak lepas dari :

Bagdad merupakan pelabuhan transito dan perdagangannya maju pesat

Buku-buku filsafat dan ilmu pengetahuan baik dari Yunani maupun dari Persia

diterjemahan kedalam bahasa dan huruf Arab

Harun Al Rasyid mengadakan persahabatan dengan Karel Agung (Perancis).

Peristiwa ini terjadi berdasarkan situasi politik sebagai berikut :

Bagdad bermusuhan dengan Byzantium dalam memperebutkan Asia kecilBagdad bermusuhan dengan keamiran Cordoba dalam memperebutkandaerah pantai utara Afrika dan juga karena Cordoba tidak mau mengakuikekhalifahan Bagdad

Perancis bermusuhan dengan Cordoba dalam memperebutkan daerah

Spanyol Utara, juga bermusuhan dengan Byzantium karena daerah Italia.

Dalam perebutan berikutnya kekhalifahan mengalami kemunduran. Hal ini

disebabkan oleh :

Terjadinya perebutan jabatan khalifah diantara keluarga sediri, sehingga

dalam istana terdapat kelompok-kelompok yang saling bertentangan

Pertentangan itu mengakibatkan pemerintahan pusat menjadi lemah, sehingga

daerah-daerah bagian banyak yang memerdekakan diri

Kekhalifahan Cordoba

Abdur Rachman, satu-satunya keturunan kekhalifahan Ummayah yangberhasil menyelamatkan diri dari serangan golongan Abbasiyah mendirikankekhalifahan Cordoba di Spanyol. Ia tetap menyebut dirinya Amir dan tidak maumengakui kekhalifahan Bagdad. Baru pada masa kekuasaan Abdur Rachman III,Cordoba menyatakan dirinya sebagai khalifah dan kedudukannya seimbangdengan kekhalifahan Bagdad (929 M).

Pada jaman kekhalifahan Cordoba ilmu Pengetahuan dan kebudayaanberkembang pesat. Masjid-masjid banyak dibangun istana dan perpustakaandidirikan ahli-ahli bangunan, tabib, pengarang, ahli-ahli fikir, ahli pakaiandanahli-ahli kemasyarakatan banyak terdapat di Cordoba.

Kemajuan dalam bidang kebudayaan itu mendorong orang-orang Eropa untukbelajar di spanyol. Kebudayaan dari timur yang telah tinggi dan juga warisankebudayaan Romawi danYunani Kuno yang telah hidang dari Eropa Barat,diketemukan kembali melalui Islam di spanyol

Daerah kekuasaan Islam pada perkembangan selanjutnya makin sempit. Akantetapi, pikiran-pikiran Islam makin meluas. Apabila mula-mula mempertahankandan meluaskan pengaruh Islam dengan pedang, tetapi pada waktu-waktuberikutnya perluasan Islam dilakukan dengan jalan damai yaitu melaluiperdagangan. Melalui perdagangan inilah Islam masuk ke wilayah Indonesia

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s