Latest Entries »

Geografi

A.KUALITAS LINGKUNGAN HIDUP BERDASARKAN KRITERIA TERTENTU(BIOFISIK,SOSIAL-EKONOMI,DAN BUDAYA)
1. Penggertian lingkungan hidup dan komponennya.
Lingkungan hidup diartikan sebagai keseluruhan unsur atau komponen,maka tentu saja setiap lingkungaan hidup dibedakan menjadi lingkungan fisik dan lingkungan sosial.
Komponen lingkungan hidup dibedakan menjadi 2 yaitu komponen benda-benda hidup(biotik),contohnya manusia,hewan dan tumbuhan.komponen benda-benda mati (abiotik) contohnya udara, tanah, air.baik komponen biotik maupun abiotik membentuk suatu kesatuan atau tatanan yang disebut ekosistem,sehingga lingkungan hidup sering disebut juga dengan ekosistem.
Selain itu terdapat juga lingkungan social.lingkungan sosial itu sendiri adalah lingkungan abiotik dan biotik saling berinteraksi.contohnya adat istiadat.
2. Kriteria hokum-hukum yang berlaku dalam suatu lingkungan.
Setiap lingkungan hidup diatur oleh suatu hukum alam secara otomatis.maksudnya jika salah satu komponen mengalami kerusakan,akan menyebabkan kerusakan pada komponen komponen yang lain,karena dalam suatu lingkungan hidup ada yang disebut dengan kaidah satu sama lain.

Dari gambar di atas jelaslah apa yang dimaksud rantai makanan dalam suatu lingkungan. Pada dasarnya tiap-tiap komponen dalam ling kungan hidup dapat dikatakan sebagai satu untuk yang lain, yang dalam hal ini digambarkan bahwa binatang mati, busuk, diserap ta nah, menjadi pupuk bagi tumbuhnya rumput, rumput dimakan kambing, kam bing dimakan harimau, dan seterusnya.
Rantai makanan adalah suatu proses rangkaian makanan dan dimakan dengan urutan tertentu yang ditunjukan dalam satu daerah.
Dari uraian diatas maka diperoleh beberapa hukum.kaidah dari lingkungan hidup misalnya:
a. Suatu lingkungan memilik keteraturan secara ilmiah.
b. Suatu lingkungan mempunyai kemampuan tersendiri dalam keadaan masih berimbang.
c. Unsur-unsur dalam suatu lingkungan hidup berinteraksi satu sama lain secara ilmiah.
d. Interaksi dalam komponen suatu lingkungan dilakukan oleh masing-masing unsur.
e. Dalam batas tertentu terjadi perubahan susunan komponen.

Terdapat juga faktor lain dari suatu lingkungan hidup yaitu:
a. jenis dan jumlah masing-masing unsur lingkunga hidup.
b. Hubungan atau interaksi dalam lingkungan hidup.
c. Kelakuan atau kondisi unsur lingkungan hidup.
d. Faktor non material,antar lain kondisi suhu,cahaya dan kebisingan.
e. Keadaan fisik akan berpengaruh terhadap ekonomi.

3. Pemanfaatan lingkungan hidup
Lingkungan hidup yang serasi dan seimbang sangat diperlukan karena merupakan unsur penentu kehidupan suatu bangsa.indonesia sebagai suatu negara wajib menjaga dan melesatrikan lingkungan hidup untuk dimanfaatkan dalam memenuhi kepentingan bersama bagi generasi kini dan mendatang.Apabila lingkungan hidup kita baik maka pembangunan yang sedang dilaksanakan pemerintah pun berjalan lancar.
Pembangunan yang dilaksanakan diindonesia adalah pembangunan yang berwawasan lingkungan walaupun pada kenyataannya lingkungan hidup indonesia masih memprihatikan.
Setiap pemanfaatan lingkungan hidup harus bertujuan sebagai:
a. Tercapainya keselarasan,keserasian,dan keseimbangan antar manusia dan lingkungan hidup.
b. Terwujudnya manusia indonesia sebagai insan lingkungan hidup yang memiliki sikap dan tindakan melindungi serta membina lingkungan hidup.
c. Terjaminnya kepentingan generasi masa kini dan mendatang.
d. Tercapainya kelestarian fungsi lingkungan hidup.
Beberapa pemannfaatan lingkungan hidup adalah sebagai berikut:
a. Diperguankan untuk memnuhi kebutuhan hidup manusia.
b. Digunakann untuk industri.
c. Digunakan pemerintah sebagai konversi agar lingkungan hidup tetap terjaga.
d. Digunakan sebagai bahan kajian,penelitian,dan pengembangan oleh pihak-pihak terkait.

Pembangunan yang dilakukan oleh setiap negara ternyata dapat meningkatkan kesejahteraan penduduknya. Sejalan dengan itu eksploitasi sumber daya alam semakin meningkat. Akibatnya persediaan sumber daya alam makin terkuras dan pencemaran lingkungan semakin meningkat. Hal ini terjadi tidak hanya pada nega ra maju, tetapi juga terjadi pada negara
berkembang, termasuk Indonesia. Negara maju masih meneruskan pola hidupnya yang mewah dan boros. Jumlah industri, ken daraan bermotor, dan konsumsi energi terus meningkat dalam memenuhi kebutuhan kehidupan mereka. Sementara negara berkembang berusaha keluar dari kemiskinannya melalui peningkatan pembangunan. Untuk itu, eksploitasi sumber daya alam dilakukan, baik untuk kebutuhan dalam negeri, maupun untuk ekspor. Eksploitasi sumber daya alam yang terus-menerus dan kurangnya kesadaran terhadap lingkungan menyebabkan bencana lingkungan yang terjadi di berbagai bagian bumi makin beragam. Keberadaan industri dalam bentuk pabrik-pabrik atau teknologi lainnya
Pada dasarnya muncul karena tersedianya unsur alam yang memerlukan proses lebih lanjut sehingga memiliki nilai tambah. Unsur lingkungan alam inilah yang disebut bahan baku atau bahan mentah, atau mungkin bahan setengah jadi. Industrialisasi baik itu industri besar, menengah, kecil, dan rumah tangga adalah proses pengolahan bahan mentah atau bahan baku menjadi barang jadi atau setengah jadi. Luaran atau hasil yang berupa barang jadi itu menjadi jelas kegunaan dan harganya menjadi meningkat. Usaha inilah yang menjadikan diperoleh keuntungan yang besar. Usaha industrialisasi ini, membutuhkan tenaga kerja yang banyak sehingga memerlukan seleksi kemampuan. Dalam penyerapan tenaga kerja ini sangat penting bagi penduduk. Industrialisasi ini terjadi karena adanya persediaan bahan mentah yang belum jelas nilainya kemudian diolah atau diproses menggunakan mesin pabrik atau peralatan lainnya.
Datanglah ke perpustakaan dan carilah buku atau artikel-artikel dari surat kabar atau majalah yang berisi tentang masalah lingkungan hidup untuk menambah wawasan konsep lingkungan hidup!
Berbagai gangguan lingkungan yang mengancam kehidupan tersebut menarik perhatian para ahli. The Club of Rome dalam penelitiannya berhasil menemukan adanya lima faktor yang saling berkaitan dan berkembang secara eksponensial yang menyebabkan rusaknya lingkungan. Kelima factor tersebut adalah pertumbuhan penduduk, peningkatan produksi pertanian, pengembangan industri, pencemaran lingkungan, dan konsumsi sumbersumber alam yang tidak dapat diperbarui makin meningkat. Bila kelima faktor tersebut tidak diperhatikan, tidak dikelola dengan baik, dan tidak segera diatasi permasalahan yang timbul maka diperkirakan pada tahun 2100 mendatang manusia akan dihadapkan dengan kehancuran bumi tempat tinggalnya. Hal tersebut akan diawali dengan munculnya berbagai bencana yang mengganggu kehidupan manusia.
Studi Amdal Sangat Diperlukan
Proyek pembangunan apapun bentuknya diharapkan mempunyai dampak positif bagi negara. Bagi negara tentunya berupa keuntungan berupa pemasukan pajak, atau menambah peningkatan ekonomi yang lain.
Bagi manusia adalah diperolehnya keuntungan ekonomis ataupun psikologis akibat kehadiran pembangunan sumber daya buatan tersebut. Untuk mengetahui sejauh mana proyek itu akan memberi dampak positif, dalam arti memberikan keuntungan yang lebih banyak dibandingkan dengan negatifnya maka diperlukan studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Studi ini dimaksudkan untuk meneliti sejauh mana keuntungan yang akan diperoleh bagi masyarakat dan dampak negatif apakah yang mungkin ditimbulkannya. Misalnya bila pembangunan itu menghasilkan limbah, limbah tersebut dapat membahayakan lingkungan atau tidak. Artinya apakah limbah itu akan mencemari air, tanah, atau udara di sekitarnya. Studi AMDAL ini penting untuk disetujui atau tidaknya proyek bangunan tersebut. Bila keuntungannya sangat besar dan sedikit dampak negatifnya, artinya dampak negatif itu dapat ditekan sekecil kecilnya maka proyek itu kemungkinan besar dapat disetujui untuk diwujudkan. Bila sekitarnya membahayakan maka kemungkinan ditolak.

B. KETERBATASAN EKOLOGIS DALAM PEMBANGUNAN DAN UPAYA MENGATASINYA.
Meningkatnya jumlah penduduk bumi menyebabkan peningkatan ber bagai kebutuhan, mulai dari pangan, sandang, maupun pemukiman. Dibutuhkan pula sumber daya alam lainnya seperti tanah, air, energi, mineral, dan lainnya yang diambil dari persediaan sumber daya alam di bumi. Semula kehidupan manusia di bumi di kuasai oleh alam, namun dengan munculnya etika Ba rat lahirlah sistem nilai yang hakikatnya memandang bahwa manusialah yang menguasai dan menjadi pusat (antroposentris). Dalam sistem nilai seperti ini lahirlah anggap an bahwa apa yang ada di bumi ini adalah untuk manusia. Di samping kebutuhan tersebut maka pada manusia terdapat keinginan-keinginan agar kebutuhan hidupnya dapat terpenuhi. Eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan untuk kepentingan manusia menyebabkan menipisnya perse diaan sumber daya alam, bahkan sisa-sisa pengolahan berbagai barang akhirnya menimbulkan bencana bagi kehidupan manusia. Beberapa contoh mengenai terjadinya bencana lingkungan akibat pencemaran dan lainnya adalah sebagai berikut.
1. Pencemaran limbah industri dan rumah tangga me nyebabkan pencemaran air tanah dan air permukaan. Hujan asam di berbagai kota di Indonesia menyebabkan timbulnya berbagai penyakit, kerusak an, dan kematian tanaman pertanian serta kerusakan hutan.
2. Pencemaran yang disebabkan kecelakaan, mi salnya bocornya pabrik pestisida di Bhopal (India) dan kecelakaan pusat listrik tenaga nuklir di Cher nobyl (Rusia) telah menimbulkan banyak kerugian.
3. Terjadinya erosi dan banjir di berbagai bagian bumi, seperti di India, Indonesia, dan Cina.
4. Terganggunya udara di kota London dan Los Angeles karena udara tercemar oleh asap berbagai industri sehingga mengganggu kesehatan penduduk.
5. Malapetaka yang terjadi di Ethiopia (Afrika) 1980, yakni kegagalan panen akibat kekeringan yang menyebabkan kelaparan dan kematian, berawal dari pertumbuhan penduduk yang tinggi, penggundulan hutan, erosi tanah yang meluas, dan kurangnya dukungan terhadap program pertanian. Pembangunan yang dilakukan oleh setiap negara nampaknya dapat meningkatkan kesejahteraan penduduknya. Sejalan dengan itu eksploitasi sumber daya alam semakin meningkat. Akibatnya persediaan sumber daya alam makin terkuras dan pencemaran lingkungan makin meningkat. Hal ini terjadi tidak hanya pada nega ra maju, tetapi juga terjadi pada negara berkembang, termasuk Indonesia. Negara maju masih meneruskan pola hidupnya yang mewah dan boros. Jumlah industri, ken daraan bermotor, dan konsumsi energi terus meningkat dalam memenuhi kebutuhan kehidupan mereka. Sementara negara berkembang berusaha keluar dari kemiskinannya melalui peningkatan pembangunan. Untuk itu, eksploitasi sumber daya alam dilakukan, baik untuk kebutuhan dalam negeri, maupun untuk ekspor.

C. JARINGAN INTERAKSI UNSUR-UNSUR LINGKUNGAN HIDUP(SOSIO-BIOFISIKAL)

a. Interaksi dan Rentetan Permasalahan yang Rumit
Dunia dewasa ini menghadapi suatu rentetan permasalahan yang sangat rumit, seperti penyediaan pangan dunia, pengangguran, hambatan dalam pengembangan industri, pengadaan energi dan bahan baku, pengem bangan sumber daya alam, kesempatan pendidikan, per kembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak terkendali, keserakahan perusahaan multinasional dalam mencari kekayaan alam, dan akhir-akhir ini permasalah an pencemaran lingkungan hidup. Keseluruhan permasalahan tersebut saling berkaitan dan apabila direnungkan lebih dalam, pada hakikatnya bersumber pada rangkaian dari lima permasalahan pokok, yaitu:
1) Pengembangan dan pemanfaatan sumber daya alam yang semakin terbatas.
2) Dinamika kependudukan, di mana sejak abad 18, grafik kenaikan penduduk dunia sangat tajam.
3) Pertumbuhan ekonomi yang tidak merata.
4) Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang apa bila tidak dilandasi oleh moral, akan me ngancam kese rasian kehidupan di dunia.
5) Lingkungan hidup yang semakin jelek.
Apabila penanganan permasalahan pokok dunia tidak tepat, akan saling berbenturan dan pada akhirnya akan bermuara pada perselisihan, permusuhan, perebutan, dan terjadi kerusakan lingkungan hidup. Keterkaitan antara keempat faktor ini dan keterkaitannya dengan ling kungan hidup semakin erat sehingga setiap permasalahan harus dilihat secara utuh sebagai satu kesatuan dan sebagai permasalahan bersama. Untuk lebih jelasnya lihat bagan berikut ini!

Dihadapkan pada rangkaian permasalahan yang saling berkaitan. Rangkaian pokok permasalahan dalam lingkungan hidup, yaitu sebagai berikut.
1. Pengembangan dan pemanfaatan daya alam yang semakin terbatas.
2. Grafik kenaikan penduduk dunia sejak permulaan abad ke-18 yang meningkat tajam.
3. Pertumbuhan ekonomi tidak merata.
4. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak dilandasi oleh moral akan mengancam keserasian kehidupan di dunia.
Permasalahan-permasalahan tersebut apabila penanganannya tidak tepat akan saling berbenturan dan menimbulkan kerusakan lingkungan hidup. Keterkaitan keempat faktor tersebut dan keterkaitannya dengan lingkungan hidup sedemikian erat sehingga setiap permasalahan harus dilihat secara bulat sebagai kesatuan permasalahan manusia.Berbagai permasalahan di dunia dalam hubungan penduduk, ekonomi, sumber daya alam, iptek, dan lingkungan hidup membentuk suatu hubungan yang mempengaruhi sebagai berikut.

D. PEMBANGUNAN HARUS BERWAWASAN LINGKUNGAN DAN BERKELANJUTAN
Walaupun pembangunan kita perlukanuntuk mengatasi banyak masalah,termasuk masalah lingkungan,namun pengalaman menunjukkan,pembangunan dapat menimbulkan dampak negatif.beberapa contoh dampak negatif dari pembangunan antara lain:
1. Banyak pembangunan pengembangan sumber daya air telah menimbulkan masalah kesehatan.
2. pencemaran udara oleh mobil yang banyak terdapat di kota besar seperti,jakarta,bogor,bandung,surabaya dan medan.
3. pencemaran oleh limbah industri makin banyak diberikan di banyak daerah.

E. PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN MEMBAWA PERUBAHAN.
Pembangunan akan selalu membawa perubahan.sudah barang tentu perubahan yan diharapkan adalah perubahan yang diharapkan adalah perubahan yang baik menurut ukuran manusia.
Usaha lain untuk meningkatkan tingkat produksi adalah dengan cara kombinasi antara satu dengan beberapa macam cara ,misalnya pengairan,pemupukan,pengendalian hama,penyakit dan gulma.
Pada mulanya kualitas lingkungan hidup ada pada tingkat yang rendah,yaitu:
1. Pada kondisi rendah(a) ini terdapat penyakit DB,kurang pangan dan sarana pendidikan yang rendah.
2. Suatu intervebsi dilakuakn untuk memberantas DB dan tejadilah suatu keseimbangan baru pada tingkat kualitas (b)
3. Intervensi untuk menaikkan produksi bahan makanan membawa keseimbangan lingkungan keseimbangan baru yang terletak pada kuallitas tingkat (c).
4. Pada kondisi selanjutnya dilakukan intervensi untuk menambah sarana pendidikan dan kondisi lingkungan dinaikkan ketingkat(d).
5. Kualitas lingkungan hidup disiusahakan untuk terus meningkat dengan kecendrungan seperti ditunjukkan garis (e).

F. INDONESIA ERA GLOBALISASI
Globalisasi adalah suatu proses penyebaran hal-hal baru,khusunya yang menyangkut informasi secara mendunia melalui media cetak dan elektronik.
Contoh globalisai adalah koran,majalah,radio,tv,internet ,dll.
1. Berbagai Saluran proses Globalisai
a. Lembaga pendidikan dan ilmu pengetahuan serta lembaga keagamaan.
b. Lembaga perniagaan dan industri internasional.
c. Saluran komunikasi,telekomunikasi international,dan turisme.
d. Lembaga internasional yang mengatur pertauran internasional.
e. Lembaga kenegaraan yang mengatur hubungan diplomatik.
2. Masyarakat yang menerima arus Glibalisasi adalah sebagai berikut:
a. Generasi muda.
b. Status sosialnya yang sudah mapan.
c. Orang kota.
3. Mayarakat yang menolak arus Globalisasi adalah sebagai berikut:
a. generasi tua.
b. Status sosila yang mapan dan belum siap menerima perubahan.
c. Masyarakat tertinggal yang berbeda didaerah terasing.
4. Unsur-unsur yang mudah diterima masyarakat adlalah sebagai berikut:
a. unsur globalisasi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat.
b. Teknologi tepat guna.
c. Pendidikan formal.
5. Unsur-unsur yang sukar diterima masyarakat adalah sebagai berikut:
a. unsur budaya yang sukar disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masyarakat.
b. Teknologi yang rumit dan mahal harganya.
c. Unsur budaya luar yang menyangkut paham ideologi politik dan keagamaan.
6. Dampak dari globalsasi.
1. Positif.
a. Masyarakat berwawasan semakin luas.
b. Masyarakat mengenal berbagai macam kebudayaan dari luar negeri.
c. Dapat mengembangkan kebudayaan.
d. Masyarakat bersifat kritis.
e. Memperkaya unsur kebudayaan indonesia.

2. Negatif.
a. Goncangan budaya bangsa
b. Ketimpangan budaya.
c. Memperkecil unsur kebudayaan asli indonesia.
d. Bersifat konsumerisme.

GOOD WORK.

BAB7
Akuntansi dan sistem Informasi
A.Akuntansi Dan Sistem Informasi
Akuntansi adalah proses pengidentifikasian,pengukuran dan pelaopran informasi,yang memungkinkan adanya penilaian dan pengambilan keputusan yang jelas dan tegas oleh mereka yang menggunakan informasi keuangan tersebut.
Terdapat 3 kesimpulan dari pengertian diatas:
a. Masukan(input)akuntasi sebagai sistem informasi adalah informasi ekonomi dari kegiatan organisasi atau perusahaan.
b. Masukan tersebut dioalh melaluli proses identifikasi,pengukuran,dan pelaporan yang menghasilkan keluaran yang berupa informasi atau laporan keuangan.
c. Keluaran tersebut digunakan sebagai penunjang pengambilan keputusan bisnis oleh pemakai informasi tersebut.
Karena itulah akuntansi disebut sebagai bahasa bisnis.
B.Kualitas Informasi Akuntansi
a. Perbandingan antara manfaat dan biaya.
Pertimbangan utamanya adalah bahwa manfaat laporan akuntansi paling tidak harus sama dengan biaya yang membuat laporan tersebut.
b. Dapat dimengerti
Informasi dapat dimengerti oleh pemakai karena dinyatakan dalam bentuk dan istilah yang disesuiakan dengan batas pengertian atau pengetahuan pemakai.
c. Relevan
Agar informasi relevan,maka dipilh metode-metode pengukuran dan pelaporan akuntansi keuangan yang akan membantu para pemakai dalam pengambilan keputusan yang memerlukan pengunaan data akuntansi.
d. Dapat dipercaya
Suatu informasi akuntansi yang dapat dipercaya tergantung pada tiga hal yaitu:
1. dapat diuji
2. netral.
3. menyajikan yang seharusnya.
e. Nilai prediksi.
Informasi tentang keuangan masa Semarang atau kinerja masa lalu bisa memiliki nilai prediksi.artinya,dapat digunakan sebagai dasar memprediksi masa depan.
f. Feedback(umpan balik)
Umpan balik dapat berupa prediksi,pembenaran,atau penolakan terhadap perencanaan yang telah dibuat sebelumnya.
g. Ttepat waktu.
Informasi harus disampaikan sedini mungkin agar dapat digunakan sebagai dasar untuk mebantu dalam pengambilan keputusan-keputusan perusahaan dan untuk mengindari tertundanya pemabilan keputusan.
h. Dapat dibandingkan atau konsisten.
Dengan dibandingkan dimaksudkan agar pembaca laboran keuangan dapat lebih mudah mengetahui persamaan dan perbedaan diantara perusahaan yang bersangkutan.
i. Materiality(cukup berarti)
Tuntutan prinsip akuntansi bila diabaikan jika suatu laporan keuangan dianggap penting bagi pemakai laporan keuangan tersebut.

C.Pemakai Informasi Akuntansi.
1. Pihak internal
Pihak internal adalah pihak yang berhubungan langsung dengan operasi perusahaan sehari-hari yaitu pemimpin perusahaan.pemimpin perusahaan sangat berkepentingan terhadap informasi akuntansi karena dialah yang palin bertanggung jawab atas kemajuan perusahaan.
2. Pihak eksternal.
Pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan tapi tidak terlibat secara langusung dalam membuat berbagai keputusan dan kebijakan operasional perusahaan.
Pihak eksternal terdiri dari pihak-pihak sebagai berikut.
a. Pemilik perusahaan atau pemegang saham atau investor.
Pemilik perusahaan atau pemegang perusahaan adalah pihak yang berkepentingan atas maju-mundurnya perusahaan karena merekalah yang menganggung resiko atas modal yang disetornya kedalam perusahaan.
b. Karyawan dan para serikat kerja.
Karyawan dan serikat kerja berkepentingan atas maju-mundurnya perusahaan.
c. Kreditor
Seringkali perusahaan membutuhkan pinjaman.pinjaman tersebut berasal dari kreditor.kreditor akan memutuskan apakah akan memberi pinjaman atau tidak setelah melihat keadaan perusahaan atau informasi yang disajikan oleh akuntansi.
d.. Badan-badan pemerintah.
Pemerintah berkepentingan terhadap perusahaan misalnya dalam hal perpajakan dan ketenaga kerjaan.
e. Pelanggan.
Pelanggan sudah pasti berkepenting atas maju mundurnya perusahaan.pelanggan dalam hal ini termasuk konsumen dan pemasok.
f. masyarakat.
Masayarakat terutama berada disekitar perusahaan ,berkepntingan terhadap perusahaan dalam hal penyediaan lapangan pekerjaan dan manfaat sosial.

D. Bidang Akuntansi.
1. Akuntansi keuangan
Akuntansi keuangan adalah bagian dari akuntansi yang mengkhusukan pada proses pencatatan transaksi hingga penyajiannya dalam bentuk laporan.dalam pencatatan transaksi keuangan perusahaan,akuntansi keuangan harus mengacu pada prinsip-prinsip yang dinyatakan dalam standar akuntansi keuangan.
2. Auditing
Bidang akuntansi yang mengkhusukan pada pemeriksaan catatan akuntansi secara independen disebut auditing.pelaksanaanya disebut auditor.yang bekerja secara bebas tanpa dipengaruhi kepentingan pihak-pihak tertentu.
3. Akuntansi biaya
Akuntansi biaya berhubungan dengan perencanaa,penetapan,dan pengendalian biaya produksi.karean objeknya adalah biaya produksi maka akuntansi biaya lazim digunakan oleh perusahaan Yang kegiatan utamanya memproduksi bahan mentah menjadi barang jadi.
4. Akuntansi manjemen
Akuntansi manajemen adalah bidang akuntansi yang mengkhusukan pada pengembangan dan penafsiran informasi akuntansi untuk membantu manajemen dalam menjalankan perusahaan.
5. Akuntansi anggaran
Akuntansi anggaran berhubungan dengan penyusunan rencana pengeluaran perusahaan dan membandingkannya dengan pengeluaran aktual.akuntansi anggaran merupakan bagian dari akuntansi manajemen.
6. Akuntansi perpajakan.
Akuntansi perpajakan mengkhusukan kegiatannya dalam penyiapan data yang diperlukan dalam perhitungan pajak.tujuannya adalah agar pajak yang dibayar perusahaan sesuai dengan peraturan pemerintah.
7. Sistem akuntansi.
Sistem akuntansi adalah bidang akuntansi yang mengkhusukan dalam perencanaa dan pelaksanaa prosedur pengumpulan serta pelaporan data keuangan.
8. Akuntansi pemerintah
Akuntansi pemerintah mengkhusukan dalam penyajian laporan transaksi yang dilakukan oleh pemerintah.akuntansi inni melaporkan dan menjelaskan melalui data akuntansi berbagai aspek dai pengolaan administrasi keuangan negara dan melakukan pengendalian atas pengeluaran atau uang negara.
9. Akuntansi pendidikan
Akuntansi pendidikan berhubungan dengan kegiatan pengajaran dan pengembangan kegiatan akuntansi.

E. Bidang Profesi Akuntansi
1. Akuntan perusahaan(internal)
Akuntan perusahaan adalah akuntan yang bertanggung jawab dalam perusahaan dan bertanggung jawab atas berbagai fungsi akuntansi serta keuangan perusahaan.akuntan perusahaan biasanya bertindak sebagai pengontroll perusahaan yaitu pengawas terhadap seluruh operasi perusahaan yang berhubunag dengan keluar-masuk uang.
2. Akuntan publik
Akuntan publik adalah akuntan independen yang secara independen atau kelopmpok memberikan jasa dalam bidang akuntansi bagi perusahaan atau organisasi bisnis dan non bisnis.
3. Akuntan pemerintah
Akuntan pemerintah adalah akuntan yang bekerja pada lembaga-lembaga pemerintanh yang tugas utamanya adalah merencanakan.mengendalikan,dan memeriksa penggunaan uang atau kekayaan negara.
4. Akuntan pendidik
Akuntan pendidik adalah akuntan yang tugas utamanya mengembangkan dan mengajarkan akuntansi.

F.Etika Informasi Akuntan
1. Menghindari pelanggaran etika yang terlihat remeh.
2. Memusatkan perhatian pada reputasi jangka panjang.
3. Bersiap mengahadapi konsekuensi yang kurang baik bila berpegang pada perilaku etis.

G.Standar Akuntansi keuangan
Standar akuntansi keuangan merupakan himpunan,prinsip,dasar,metode,dan teknik akuntansi yang mengatur penyusunan laporan keuangan ,khususnya yang ditujukan kepada pihak luar seperti pemegang saham,kreditor,investor,dan bank.
Standar akuntansi senantiasa mengalami perbaikan dan penyempurnaan sesuia dengan kondisi mutakhir dari kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat.

Bab 8
Struktur dasar akuntansi
A. Penggolongan Trasnsaksi
Transsaksi adalah kejadian dalam kegiatan ekonomi yang dapat memengaruhi kekayaan perusahaan.
1. Transakis keuangan meunurut pihak yang melakukan.
a. Transaksi keuangan internal.
Transaksi keuangan internal adalah transaksi yang terjadi secar internal tanpa melibatkan pihak dai luar perusahaan .contohnya penetapan pemakaian perlengkapan dan penetapan jumlah piutang tak tertagih
b. Transaksi keuangan eksternal
Transaksi keuangan eksternal adalah transaksi yang dilakuan oleh perusahaan dengan pihak lain diluar perusahaan.contoh transaksi eksternal adalah pembelian peralatan.
2. Transaksi keuangan menurut sumber.
Transaksi keuangan menurut sumber adalah transaksi yang memengaruhi modal dan operasi perusahaan.macam –macam transaksi.
a. Transaksi modal
transaksi modal adalah transaksi yang memengaruhi modal pemilik perusahaan.
b. Transaksi usaha adalah transaksi yang ada kaitannya dengan operasi perusahaan.

B. Persamaan Dasar Akuntansi
 Menurut persamaan akuntansi harta aktiva selalu sama dengan kewajiabn ditambah modal.
H=M
 Karena konsep kesatuan usaha menghendaki pemisahan modal pemilik dari kekayaan atau harta perusahaan ,maka hubungan ketiga unsur persamaan akuntansi selanjutnya dinyatakan dalam: H= U + M
H= U + M – B Beban
H= U + M –B+ P pendapatan.
Jadi menurut persamaan akuntansi harta atau aktiva selalu sama denga kewajiban.

Penggolongan Perusahaan.
1. Menurut jenis pekerjaannya,
a. perusahaan jasa
b. perusahaan dagang.
c. Perusahaan pabrik/industri.
2. Menurut bentuk hukum.
a. perusahaan perorangan
b. persekutuan.
c. Perseorang terbatas.
d. Koperasi.
Konsep Dasar Akuntansi
a. konsep kesatuan usaha:informasi perusahaan dimana perusahaan hanya menginformasikan masalah keuangan perusahaan itu sendiri.keuangan perusahaan terpisah dari pemilik,keuangan,karyawan dan para direksi.
b. Berkesinambungan.
c. Pengukuran nilai uang.
d. Harga perolehan:jumlah uang yang dikeluarkan untuk memperoleh sebuah barang/jasa dan pertukaran sampai barang siap untuk digunakan.
e. Periode akuntansi/pelaporan akuntansi secara berkala.
f. Penetapan bebandan pendapat hanya diakui dalam periode yang bersangkutan.

Penggolongan Akun
 Akun adalah formulir tempat mencatat transaksi keuangan yang sejenis dan dapat mengubah komposisi harta kewajiban modal perusahaan.
 Akun dibedakan menjadi 2 yaitu:
a. Akun rill(akun tetap/neraca:harta,utang,kewajiban,modal)
b. Akun nominal(akun sementara/akun L/R:akun pendapatan)

Akun Harta/Aktiva
1. Harta lancar: berupa uang kas/bank/harta yang midah diuangkan/harta yang umur pemakaiannya kurang dari satu tahun.contoh kas,surat berharga,wesel,piutang,dll.
2. Harta tetap: harta berwujud yang digunakan dalam kegiatan perusahaan dan mempunyai unsur ekonomis lebih dari satu tahun.contoh:tanah,gedung,mesin kendaraan,peralatan.
3. Harta tak berwujud.harta yang tak berwujud fisik tapi punya nilai uang.contoh hak paten,hak cipta,goodwill.

Akun Kewajiban
Akun kewajiban adalah pengorbanan ekonomis yang harus dilakukan oleh perusahaan pada masa yang akan datang.
1. Utang lancar/utang jangka panjang.contohnya:wesel barang,utang usaha,beban,biaya yang masih harus dibayar,pendapatab diterima dimuka.
2. Utang jangka panjang.contoh:utang bank,utang hipotik,utang obligasi.

Akun Pendapatan Dan Beban
1. pendapatan usaha.
2. pendapatan diluar usaha
3. beban usaha
4. beban lain-lain.

*GOOD WORK*

sosiologi

 

1.pengertian mobilitas social

mobilitas social adalah pergerakan social baik secara vertikal maupun horizontal yang pola-polanya mengatur organisasi suatu kelompok social.

Beberapa pengertian tentang mobilitas social.

a.william kornblum:perpindahan individu,keluarga,dan kelompok sosialnya dari satu lapisan kelapisan lainnya.

b.michael S.Bassis:perpindahan keatas atau kebawah lingkungan sosio ekonomi yang merubah status social  seseorang dalam masyarakat.

c.Edward Ransford:perpindahan keatas-kebawah dalam lingkungan social secara hirarki.

d.Kimball young dan Raymond w.mack:mobilitas dalam struktur social yaitu pola pola tertentu yang mengatur orgasnisasi suatu kelompok social.

 

2.jenis-jenis mobilitas social

a.mobilitas social horizontal

mobilitas social horizontal adalah perpindahan kedudukan secara mendatar atau dalam lapisan yang sama dan sederajat.

2 macam mobilitas horizontal:

-mobilitas horizontal antargenerasi:mobilitas yang terjadi dalam dua generasi ,antar anak dan ayah.

-mobilitas social horizontal intragenerasi:mobilitas yang terjadi dalam diri /dialami oleh orang itu sendiri atau kelompok individu dalam generasi yang sama (adik-kakak).

Mobilitas social horizontal sering diidentikan dengan mobilitas social,yaitu mobilitas yang berhubungan dengan perpindahan pada posisi sejajar yang merupakan mobilitas antar wilyah yang disebut mobilitas geografis.

b.Mobilitas social vertical

mobilitas social vertical adalah perpindahan kedudukan dari yang rendah kekedudukan yang lebih tinggi,atau sebaliknya.

 

Mobilitas vertical naik mempunyai dua bentuk:

-masuknya individu yang memiliki kedudukan rendah ke kedudukan yang lebih tinggi ,dimana kedudukan itu telah ada dan tersedia.

-pembentukan statu kelompok baru kemudian ditempatkan pada derajat yang lebih tinggi dari kelompok kedudukan kelompok tersebut.

 

Mobilitas vertical Turun mempunyai 2 bentuk yaitu;

-turunnya kedudukan individu ke kedudukan yang lebih rendah derajatnya.

-turunnya derajat kelompok individu yang terwujud dalam bentuk disintegrasi dalam kelompok sebagai statu kesatuan.

 

2 macam mobilitas social vertical

a.mobilitas vertical antargenerasi:mobilitas vertical yang terjadi dalam antar 2 generasi antara ayah dan anak.

b.mobilitas vertical intragenerasi:mobilitas yang terjadi dalam diri seseorang atau sekelompok individu.

 

HUBUNGAN STRUKTUR SOSIAL DENGAN MOBILITAS SOSIAL

Apabila masyarakat tersebut memiliki struktur sosial yang kaku maka kemungkinan terjadi mobilitas sosial sangat tipis karena masyarakatnya menganut sistem stratifikasi tertutup.sedangkan pada masyarakat yang memiliki struktur sosial yang luwes terjadi mobilitas sosial yang sangat besar,hal ini terjadi pada masyarakat yang menganut sistem stratifikasi sosial terbuka.

Faktor pendorong mobilitas sosial.

1) struktural

faktor struktural adalah jumlah kedudukan relatif dari kedudukan yang tinggi dan bisa diisi serta kemudahan untuk memperolehnya.

  1. a. struktur pekerjaan.
  2. b. Perbedaan tingkat fertilitas.
  3. c. Penerapan ekonomi ganda.

2) Individu

Faktor individu adalah kualitas seseorang ,baik ditinjau dari segi tingkat pendidikan ,penampilan maupun keterampilan pribadi.

  1. a. perbedaan kemampuan
  2. b. orientasi sikap terhadap mobilitas.
  3. c. Faktor kemujuran.

3) status sosial

4) keadaan ekonomi

5) situasi politik.

6) Kependudukan(demografis)

7) Keinginan elihat daerah lain.

 

Faktor penghambat mobilitas sosial;

1) kemiskinan.

2) Diskriminasi kelas.

3) Perbedaan ras dan agama

4) Perbedaan jenis kelamin.

5) Pengaruh sosialisasi yang sangat kuat.

6) Perbedaan kepentingan.

Saluran Mobilitas Sosial

  1. Angkatan bersenjata.
  2. Lembaga pendidikan.
  3. Organisasi politik.
  4. Lembaga keagamaan.
  5. Organisasi ekonomi.
  6. Organisasi profesi.
  7. Perkawinan.
  8. Organisasi keolahragaan.

 

Cara-cara khusus yang digunakan untuk menaiki status sosial antara lain:

1)      perubahan standar hidup

2)      perubahan nama

3)      perubahan tempat tinggal

4)      perubahan tingkah laku

5)      bergabung dengan organisasi tertentu.

 

Dampak mobilitas sosial

Menurut horton dan hunt (1987) ada beberapa konsekuensi negatif dari adanya mobilitas sosial vertikal,antar lain:

  1. adanya kecemasan akan terjadi penurunan status bila terjadi menurun.
  2. timbul ketegangan dalam mempelajari peran baru dari status jabatan yang meningkat.
  3. kereteakan antara hubungan antar anggota kelompok primer,yang semulanya karena seseorang berpindah ke status yang lebih tinggi atau status ke yang lebih rendah.

 

Dampak positif mobilitas sosial

  1. mendorong seseorang untuk lebih maju.
  2. mempercepat tingkat perubahan sosial masyarakat kearah yang lebih baik.
  3. meningkatkan integrasi sosial.

Dampak negatif Mobilitas sosial”

  1. timbulnya konflik
    1. konflik antar kelas                   c.konflik antyar generasi
    2. konflik antar kelompok sosial.
  2. berkurangnya solidaritas kelompok.
  3. timbulny gangguan psikologis.

 

 

Good work

 

 

 

1.pengertian konflik social

Konflik adalah suatu proses sosila yang  antar dua orang atau lebih yang berusaha menyingkirkan pihak lain dengan jalan mengahncurkan atau membuatnya tidak berdaya.

Beberapa definsi tentang konflik

a.menurut soerjono soekanto:sebagai pertentangan atau pertikaian suatu proses social perorangan atau kelompok manusia berusaha untuk memenuhi kebutuhan tujuannya dengan menantang pihak lawan,disertai ancaman dan kekerasan.

b.Drs.Ariyono suyono:proses keadaan dimana dua pihak berusaha menggagalkan tercapainnya tujuan  masing-masing yang ada disebabkan ada perbedaan pendapat,nilai-nilai.

c.Dr.Robert M.Z Lawang:perjuangan untuk memeperoleh nilai ,status, kekuasaan ,dimana tujuan dari mereka berkonflik untuk menunudukan sainganya.

 

2.Berbagai konflik dalam masyarakat

a.konflik antar individu

konflik ini terjadi karena adanya perbedaan kepentingan keyakinan,pendirian antar individu.

b.konflik antar kelas.

Konflik ini terjadi karena adanya perbedaan kepentingan antar satu dengan kelas yang lain.contoh:konflik antar majikan dan pembantunya.

c.Konflik antar kelompok

d.konflik antar generasi.

e.lonflik antar etnis

f.konflik antar agama.

g.konflik antar golongan

h.konflik internasional.

 

3.Macam-macam konflik

A.konflik vertikal

Konflik vertikal adalah pertikaian yang terjadi anatara rakyat dengan pemerintah.contoh GAM dengan indonesia.gerakan papua merdeka dan republik maluku selatan.

Suatu gerakan yang menentang pemerintah dan mendirikan pemerintahan dalam suatu negara sah di sebut separatis.paham atau pandangan disebut separatisme.

B.Horizontal

Konflik horizontal adalah konflik atau pertikaian antara masyarakat,antar suku bangsa yang satu dengan yang lain.konflik antar bangsa disebut juga konflik antar etnis.

 

4.Faktor-faktor penyebab konflik.

a.perbedaan antar individu:

-perbedaan emosi

-perbedaan pendirian.

b.perbedaan latar belakang:

-latar belakang keluarga

-latar belakang lingkungan sosial

-latar belakang pendidikan

-latar belakang nilai dan norma

-latar belakang adat istiadat

c.perbedaan kepentingan

-kepentingan individu

-kepentingan kelompok

d.perubahan sosial

-perubahan nilai

-perubahan pola pikir

-perubahan perilaku

-perubahan sikap dan cara pandang

 

perubahan sosial dapat terjadi secara cepat revolusioner sangat mudah menyulut konflik sosial

sebabnya:ketika perubahan nilai terjadi maka perubahan sikap pun terjadi warga masyarakat mulai hidup bersaing,sehingga mulai tradisional(contoh gotong-royong dan nilai nilai kebersamaan berangsur-angsur hilang sikap tanpa pamrih berubah menjadi rasa pamrih akhirnya orang berpandang individualisme.

Dampak terjadinya konflik sosial.

Dampak secara langsung:

1).retak dan terpecahnya hubungan antar individu dan kelompok sosial.

2).terjadinya perubahan kepribadian pada diri seseorang.

3).kerugian harta benda dan korban jiwa.

4).sulitnya memenuhi nafkah hidup,sebab keamanan lebih tidak kondusif.

5).lumpuhnya roda perekonomian.

6).proses pendidikan terhambat akibat rusaknya sarana/fasilitas.

Dampak secara tidak langsung.

A.berpengaruh terhadap sumber-sumber ekonomi,dan psikologi pada orang yang mengetahui /memahami akibat dari konflik.

Dampak positif adanya konflik:

  1. mempererta atau meningkatkan rasa solidaritas antar anggota kelompok.
  2. Muncul pribadi tahan uji.
  3. Hidupnya norma-norma baru.
  4. Munculnya kompromi.

Perbedaan konflik dan kekerasan.

No Konflik kekerasan
1 Pertikaian,pertentangan,perselisihan,disertai tekanan dengan ancaman Perbuatan yang menyebabkan cedera/matinya sesorang bahkan kerusakan harta benda.

 

Thomas Santoso membagi kedalam 3 kelompok kekerasan besar,yaitu

1) kekerasan sebagai tindakan aktor individu.

Para ahli ini berpendapat bahwa manusia melakukan kekerasan karena adanya faktor bawaan,seperti kelainan genetik dan fisilogis.

a.kekerasan verbal.

b.kekerasan fisik.

2) kekerasan struktural.

Kekerasan bukan berasal dari orang tertentu melainkan terbentuk dalam suatu sistem sosial .disebabkan struktur dan aparatur negara.

3) kekerasan sebagai kaitan antara aktor dan struktur.

Terdapat 4 jenis kekerasan yang dapat diidentifikasikan :

a.kekerasan terbuka:kekerasan yang dapat dilihat seperti perkelaihan.

b.kekerasan tertutup:kekerasan tersembunyi atau secara tidak langsung dilakukan,seperti pengancaman.

c.kekerasan agresif:kekerasan yang dilakukan untuk mendapatkan sesuatu seperti penjambretan dan perampasan.

d.kekerasan defensif:kekerasan untuk melindungi diri.

 

LANGKAH-LANGKAH PENANGAN KONFLIK

1) melalui akomodasi

Akomodasi adalah upaya penyelesaian konflik ,secara umum beberapa pengendalian konflik,yaitu sebagai berikut.

  1. kompromi:cara penyelesaian konflik dimana pihak yang terlibat konflik saling mengalah atau saling memeberi dan menerima kebijakan,tanpa paksaan.
  2. Toleransi:cara penyelesaian konflik dimana pihak yang bertikai saling mengurangi tuntutan dan saling menghargai pendirian masing-masing.
  3. Konversi:cara penyelesaian konflik dimana salah satu pihak yang bertikai mengalah.
  4. Coersion:penyelesaian konflik melalui suatu proses yang dipaksaan.
  5. Mediasai :cara penyelesaian konflik dimana kedua belah pihak setuju mengundang pihak ketiga sebagai media(perantara) mediator berfungsi sebagai penasehat dang bersikap netral/Tidak memihak.
  6. Arbitrase:cara penyelesaian konflik dimana dengan mengambil pihak ketiga atas persetujuan kedua belah pihak yang bertikai.
  7. Konsilasi:usaha yang dilakukan dengan mempertemukan pihak yang bertikai dengan melalui lembaga formal,untuk berunding agar diperoleh persetujuan bersama.
  8. Segresi:upaya penyelesaian konflik dengan cara masing-masing pihak yang bertikai saling menghindar agar ketegangan tidak terjadi.
  9. Genjatan senjata:bentuk penanggulangan konflik untuk jangka waktu tertentu sehingga masing –masing pihak menyimpan senjata.

2)   penanganan menuju integrasi sosial.

  1. a. musyawarah dan mufakat

musyawarah adalah pembahasan suatu masalah secara bersama-sama agar tercapai pendapat bulat dan dianggap paling baik,paling benar,serta dipertanggung jawabkan.sedangkan mufakat artinya ,persetujuan bulatatau kesepakatan bersama dalam penyelesaian bersama.

  1. b. kerja sama

kerja sama adalah suatu usaha bersama antar orang perorangan atau kelompok manusia untuk mencapai  satu atau beberapa tujuan.

  1. c. gotong royong

gotong royong adalah bekerja bersama-sama terutama dalam pekerjaan berat dan tidak mungkin diselesaikan satu orang.

 

3)Faktor-faktor pendorong integrasi sosial.

a.homogenitas kelompok

b.besar kecilnya kelompok

c.mobilitas geografis

d.efektivitas dan efisiensi komunikasi.

 

4) proses interaksi sosial menuju integrasi

a. fase akomodasi

akomodasi adalah proses meredakan pertentangan atau konflik untuk mencapai kestabilan sosial.

b. fase kooperasi

kooperasi timbul karena ketegangan masyarakat akibat adanya unsur unsur yang berbeda setelah terjadinya proses akomodasi.

c. fase koordinasi

koordinasi sangat diperlukan dalam rangka menyempurnakan bentuk kerja sama yang terjalin.

  1. d. fase asimilasi

Asimilasi adalah fase mencapai integrasi sosial yang palin sempurna.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Good work

 

 

A.jumah penduduk dunia

1.pengertian antroposfer

Antroposfer adalah lingkungan dari bumi yang dihuni manusia.

2.dampak peledakan penduduk

a.persaingan lapangan pekerjaan

b.persaingan untuk mendapatkan permukiman

c.kesempatan pendidikan

3.pengendalian peledakan penduduk

a.intensif dan sanksi

intensif akan diberikan pada sedikit anak.sementara pasangan yang memiliki banyak anak akan diberi sanksi.misalnya harus membayar pajak lebih besar.

b.pendidikan tentang keluarga berencana.

 

B.komposisi pendudk berdasarkan umur dan jenis kelamin

1.menghitung  jumlah penduduk

a.sensus penduduk

Sensus dibedakan menjadi dua yaitu sensus de facto dan sensus de jure.sensus de facto adalah perhitungan penduduk atuau pencacahan penduduk yang dilakukan setiap orang yang pada waktu sensus  diadakan berada dalam wilayah sensus.sensus de jure adalah pencacahan yang hanya dikenakan  pada penduduk yang bertempat tinggal dalam wilayah  sensus tersebut.

b.registrasi

registrasi adalahkumpulan keterangan kelahiran,kematian,dan segala kejadian penting manusia ,misalnya perceraian,perkawinan,dan pengangkatan anak.

c.survei

survei merupakan pencacahan penduduk dengan cara pengambilan contoh daerah.

 

1.Mengukur pertumbuhan penduduk

a.pertumbuhan penduduk alami

PPA=(L-M)

Ket:L:kelahiran

M:Kematian

b.Pertumbuhan penduduk total

PPT=(L-M)+(I-E)

Ket:I:imigrasi

E:emigrasi

c.proyeksi penduduk

Pn=po(I+r)n

Ket:Pn:jumlah penduduk tahun n

Po:jumlah pendudk tahun o

n:jumlah tahun antara o dan n

r:tingkat pertumbuhan penduduk pertahun

2.Kelahiran

Faktor-faktor pronalitas(yang mendukung kelahiran)

a.kawin usia muda

b.tingkat kesehatan

c.anggapan banyak anak banyak rezeki

faktor-faktor antinatalitas(yang menghambat kelahiran)

a.pembatasan umur menikah

b.progran KB

c.pembatasan tunjangan anak

d.anak merupakan beban

(1) anka kelahiran kasar(CBR)

CBR=

Ket:B:kelahiran

P:jumlah penduduk

K:konstanta

(2).angka kelahiran menurut umur

ASBR=

Ket:Bx:jumlah anak yang lahir dari wainta kelompok umur x

Px:jumlah wanita kelompok umur x

3.Kematian

Faktor-faktor anti mortalitas(faktor penghambat kematian)

a.fasilitas kesehatan yang memadai

b.lingkungan bersih dan teratur

c.ajaran agama yang melarang bunuh diri

d.tingkat kesehatan masayrakat yang tinggi.

 

Faktor-faktor pro mortalitas(mendukung kematian)

a.kurangnya kesadaran masayarakatr tentang pentingnya kesesehatan.

b.kurangnya fasilitas yang memadai.

c.terjadi kecelakaan lalu lintas

d.adanyan bencana alam.

e.terjadi peperangan

 

(1) Angka kematian kasar

CDR=

Ket:D:jumlah kematian

P:jumlah penduduk

K:konstanta

(2) Anka kematian menurut umur

ASDR=

Ket:Dx:jumlah kematian dalam kelompok umur x

Px:jumlah pendudk dalam kelompok umur x

 

PESEBARAN DAN KEPADATAN PENDUDUK

Faktor-faktor

a.faktor fisiografis

b.faktor Biologi

c.faktor kebudayaan dan teknologi

(1) Kepadatan penduduk Aritmatik

Kepadatan penduduk Aritmatik=

(2)Kepadatan penduduk agraris

Kepadatan penduduk agraris =

(3)   Depedency ratio

DR=

(4)   Sex Ratio

SR=

 

 

1.pengertian pasar modal

Pasar modal adalah pasar tempat bertemunya permintaan dan penawaran dana-dana jangka panjang dalam bentuk penjualan surat-surat berharga.

 

2.jenis-jenis surat berharga

a.saham

saham adalah tanda penyertaan atau kepemilikan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan.

Saham dapat dibagi menjadi 2 yaitu

  1. saham biasa
  2. saham preferen

b.obligasi

obligasi adalah surat berharga atau sertifikat yang berisi antar pemberi pinjaman dan yang diberi pinjaman.

 

3.fungsi dari pasar modal

a. sebagai sarana penambah modal bagi  badan usaha.

b.sebagai sarana pendapatan pemerintah.

c.sebagai sarana peningkatan kapasitas produksi.

d.sebagai sarana penciptaan tenaga kerja.

e.sebagai saran peningkatan pendapatan Negara.

 

4.faktor-faktor yang mempengaruhi pasar modal

a. jumlah surat berharga yang tersedia

b.permintaan akan surat berharga.

c. keadaan politik dan ekonomi suatu negara.

d. perangkat hukum dan peraturan.

e.partisipasi lembaga pendukung.

PASAR MODAL DIINDONESIA.

Lembaga-lembaga pendukung pasar modal Diindonesia.

  1. a. Bapepam

Lembaga ini dibentuk untuk mengawasi kegiatan pasar modal diindonesia.

  1. bursa efek.

Bursa efek merupakan instituís yang melakukan egiatan surat-surat berharga.

  1. akuntan publik.

Berperan untuk memeriksa laporan keuangan perusahaan yang akan menerbitkan surat-surat berharga.

  1. d. underwriter

dimana seluruh surat-surat berharga laku terjual.

  1. e. wali amanat.

Wali amanat menilai kepantasan surat berharga yang akan diterbitkan.

  1. f. notaris.
  2. Konsultan hukum.

Konsultan hukum melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dari segi hukum dan memberikan pendapat terhadap emiten dan dan perusahaan.

  1. h. Lembaga clearing

Institu yang berwenag untuk menyimpan atau mengatur arus perpindahan surat berharga.

 

INVESTASI PADA SEKURUTAS.

Sekuritas adalah surat berharga yang menunujukan hak investor untuk mendapatakan bagian dari kekayaan perusahaan yang akan menerbitkan sekuritas tersebut.

 

Proses investasi:

Proses investasi menjelaskan bagaiman seharusnya investor melakukan investasi dalam sekuritas.

Untuk mengambil keputusan tersebut diperlukan langkah –langkah:

  1. menentukan kenijakan investasi.
  2. Analisis sekuritas.
  3. Penetapan portofolio.
  4. Melakukan revisi forto polio.
  5. Penilaian hasil portofolio.

 

Order,pialang,pedagang efek,dan sekuritas company.

Didalam order jual beli saham terdapat hala-hal berikut.

  1. nama jenis perusahaan
  2. jenis order.
  3. Jumlah order.
  4. Masa berlaku order.
  5. Tipe order yang digunakan ,antar lain sebagai berikut;

1). Open order atau good-till-cancelled(GTC).onvestor memerintah pialang untuk menjual atau membeli surat dengan harga tertentu.

2). Market order.investor meminta pialang membeli atau menjual sekuritas pada harga saham.

3). Limit order.investor menentukan harga maksimum dalam menjual dan harga minimum dalam membeli sekuritas.

4.) stop order.pialang membeli,menjual saham ,obligasi atau sekuritas pada harga tertentu.

 

 

 

1.pengertian perdagangan internasional.

Perdagangan internasional adalah proses tukar menukar barang dan jasa antar negara,bangsa maupun antar benua.

 

2. faktor pendorong terjadinya perdagangan internasional.

a. perbedaan sumber daya alam.

b. selera.

c. penghematan biaya produksi.

d. perbedaan tekonologi.

 

3.manfaat perdagangan internasional.

a.memperoleh devisa.

b.memperluas kesempatan kerja.

c.menstabilan harga-harga.

d.meningkatkan kualitas konsumsi.

e.mempercepat ahli teknologi

 

4.teori perdagangan internasioanl.

a.teori keunggulan mutlak(adam smith)

suatu negara memperoleh keunggulan mutlak jika telah mampu memproduksi barang dan jasa dari pada negara lain.

b.teori keunggulan keomperatif(david ricardo)

david ricardo melengkapi teori gurunya dengan mengatakan perbedaan keunggulan komperatif dapat memberi keunggulan.

 

DEVISA.

  1. pengertian devisa.

Devisa adalah segala mata uang asing yang  beredar dalam negeri suatu negara dan telah memiliki kurs resmi di bank sentral atau bank indonesia.

  1. fungsi devisa.
  2. alat tukar internasional.
  3. Alat pembayaran utang luar negeri.
  4. Merupakan alat stabilisasi mata uang suatu negara.
  5. sumber devisa.
  6. ekspor barang dan jasa.
  7. Pinjaman luar negeri.
  8. Bunga atau pendapatan dari investasi.

 

NILAI TUKAR VALUTA ASING(KURS).

  1. pengertian kurs dan perubahannya.

Kurs adalah jumlah satuan mata uang yang harus diserahakan untuk mendapatkan satu satuan mata uang asing.

2.fungsi dari pasar paluta asing.

a. mentransfer daya beli.

b.memudahkan transaksi perdaganag internasional.

c.meberikan kesempatan pada masyarakat untuk menghindarkan risiko naik turunnya kurs valuta asing.

 

3.sistem kurs valuta asing.

a. sistem kurs tetap.

Kurs tetap adalah kurs yang ditetapkan pemerintah,jadi kurs itu akan berlaku untuk seluruh jenis transaksi yang melibatkan dua atau lebih mata uang yang berbeda.

b. sistem kurs bebas.

Kurs bebas adalah kurs yang ditentukan pasar , tanpa campur tangan pemerintah.

c.sistem kurs mengambang terkendali.

Pada sistem ini kurs ditentukan oleh mekanisme pemerintah.pemerintah dapat mempengaruhi nilai tukar dan pemerintah dapat melepaskan cadanagan devisa.

 

4.perkembangan nilai rupiah terhadap valuta asing.

a. jumlah uang yang beredar dibandingkan jumlah barang dan jasa .

b.sistem kurs yang dianut negara yang bersangkutan

c. keadaan pasar

 

5.pembayaran internasioanl

1. cara pembayaran internasioanl.

a. tunai

b. transfer telegrafis.

Perintah pembayaran yang dikeluarkan bank didalam negeri melelui  faksimili,radiogram,telepon,dan alat komunikasi lainnya.

c. wesel

wesel adalah surat perintah untuk membayar sejumlah uang lepada pihak yang namanya tertulisa dalam wesel atau order.

Atas daasar ada tidaknya dokumen pengiriman barang sebagai lampiran wesel dibagi menjadi 2 yaitu;

1). clean drafts.wesel jenis ini tidak dilengkapi dengan lampiran dokumen untuk penerima barang.

2). Documentary drafts.wesel ini di tanda tangani oleh importir karena sudah dilengkapi dengan lampiran dokumne pengiriman barang.

Atas dasar waktu pembayaran,wesel dibagikan menjadi;

1). Sight drafts.wesel ini harus segera dibayar setelah dokumen diterima.

2). Arrival drafts.wessel ini dibayar jika barang sudah diserahakan.

3) date drafts.wesel ini dibayar sesuai tanggal yang sudah ditetapkan pada surat wesel.

d. letter of credit(L/C)

letter of credit adalah surat yang ditandatangani oleh bank yang menyetujui akan mebayar wesel yang ditari oleh eksportir.

2). Alat pembayaran internasional.

a. uang tunai.

b. barang

c. emas.

 

KEBIJAKAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL.

1.Pengertian kebijakan perdagangan internasional

Adalah rangkaian  indakan yang diambil untuk mengatasi kesulitan atau masalah hubungan perdagangan internasioanl guna melindungi kepentingan nasional.

 

  1. jenis-jenis kebijakan perdagangan internasioanl.
  2. kebijakan dibidang impor.
  • Kuota.kuota merupakan jumlah yang ditetapkan untuk suatu kegiatan dalam suatu masa atau suatu waktu tertentu.
  • Tarif.kebijakan tarif diambil pemerintah dengan menetapkan tarif tinggi untuk mengimpor barang suatu jenis barang.barang kita memiliki daya saing.
  • Subsidi.karena ada perbedaan harga antara barang impor dan barang dalam negeri.ada kemungkinan harga barang impor lebih murah daripada harga barang produksi dalam negeri.
  • Larangan impor.dengan berbagai alas an ada beberapa barang tertentu yang dilarang diimpor.

b.kebijakan bidang ekspor.

  • Diskriminasi harga.suatu tindakan penetapan harga  barang yang berbeda untuk suatu negara  dengan negara lainnya.hal ini dilakukan atas dasar perjanjian atau dalam rangka perang tarif.
  • Dumping.kebijakan yang diambil pemerintah dengan menetapakan barang ekspor lebih murah dari pada harga dalam negeri.
  • Politik dagang bebas.suatu kebijakan dimana masing-masing negara memberi kebebasan dalam ekspor dan impor.mutu barang tinggi dan harga yang relatif murah dari kebijakan ini.
  • Larangan ekspor.larangan yang merupakan kebalikan dari larangan impor.larangan ekspor merupakan kebijakan suatu negara untuk mengekspor barang-barang tertentu keluar negeri.

 

 

  1. pengertian neraca pembayaran

neraca pembayaran adalah suatu catatan sistematis yang berisi hubungan ekonomi dan transaksi antar penduduk dari suatu negara dengan negara lain yang dinilai dalam mata uang pada kurun waktu tertentu,biasanya satu tahun.

 

Fungsi neraca pembayaran:

  1. sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah untuk mengambil langkah –langkah dibidnag ekonomi.
  2. Sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah untuk mengambil kebijakn moneter dan kebijakan fiskal.
  3. Sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah untuk mengetahui pengaruh hubungan ekonomi internasional terhadap pendapatan nasional.
  4. Sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah untuk mengambil kebijakan dibidang politik perdagangan internasional.
  1. komponen neraca pembayaran.
  1. neraca berjalan.
  1. neraca perdagangan.yang dicatat hádala jumlah ekspor dan impor barang dan jasa.
  2. Neraca jasa.jumlah jasa yang di tarima dan jumlah jasa yang diberikan negara lain dicatat pada neraca jasa.
  3. Transfer berjalan.semua hibah dan hadiah yang tidak meliputi modal ,tansfer barang dan uang.
  1. neraca modal
  1. kredit untuk pelaksanaan perdagangan dari negara lain.
  2. Deposito penduduk negara lain dan sebaliknya.
  3. Pembelian saham obligasi dan surat berharga lainnya oleh penduduk kita diluir negeri.
  4. Investasi langsung yang dilakuakan diluar negeri dan sebaliknya.
  5. Pembelian surat berharga jangka panjang oleh pemduduk indonesia dan sebaliknya.
  1. neraca moneter

transaksi ini timbul karena transaksi lain.

 

ICHTISAR NERACA PEMBAYARAN

  1. Transaksi pada pos debet.

Tranaksi ini menyebabakan arus uang keluar,misalnya untuk;

  1. mengimpor barang.
  2. Memberi pinjaman pada negara lain.
  3. Membayar jasa jasa pihak luar negeri.
  4. Mebayar bunga dan cicilan utang luar negeri.
  1. transaksi pos kredit.

Transaski ini menyebabakan arus uang masuk.misalnya untuk;

  1. mengekspor barang keluar negeri.
  2. Menerima bunga dan cicilan.
  3. Menerima pendapatan jasa luar negeri.
  4. Menerima pinjaman baik jangka pendek maupun jangka panjang.

KEBAIKAN DAN KEBURUKAN UTANG LUAR NEGERI.

  1. A. kebaikan.

1). Meningkatkan kesejahteraan rakyat.

2). Mempercepat laju pembangunan.

3). Memperluas kesempatan kerja.

 

B.keburukan

1). Menumpuknya pinjaman dan bunga cicilan.

2). Ketergantungan pada pihak lain.

3). Menurunkan nilai tukar rupiah.

4). Mengurangi kebebasan negara debitor.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

GOOD WORK

 

SEJARAH

(Latihan Ulangan Semester1)

Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar!

1. Masuknya Hindu-Buddha di Indonesia dilakukan oleh para pendeta. Pendapat ini berasal dari hipotesis ….

a. Brahmana    d. Sudra

b. Ksatria         e. Arus Balik

c. Waisya

2. Menurut teori arus balik, bangsa Indonesia belajar agama Hindu-Buddha dilakukan di .

a. Cina            d. India dan Indonesia

b. India           e. Arab

c. Indonesia

3. Arjunawiwaha merupakan sebuah hasil karya pada aman Hindu-Buddha yang dikarang oleh .

a. Mpu Tantular d. Mpu Panuluh

b. Mpu Kanwa   e. Mpu Prapanca

c. Sutasoma

4. Cerita tentang kehidupan kerajaan Majapahit terdapat dalam kitab ….

a. Arjunawiwaha d. Bharatayudha

b. Pararaton         e. Lubdhaka

c. Negarakertagama

5. Bukti yang menunjukkan bahwa Kerajaan Kutai merupakan kerajaan Hindu, yaitu ….

a. rajanya bernama Kudungga

b. prasastinya berbahasa Sanskerta

c. prasastinya berhuruf Pallawa

d. terdapat istilah Waprakeswara

e. Mulawarman nama orang India

6. Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan yang memperhatikan pendidikan dan membangun hubungan dengan India. Hal ini dibuktikan dalam salah satu prasasti, yaitu ….

a. Kota kapur   d. Kedukan Bukit

b. Talangtuo     e. Nalanda

c. Ligor A

7. Kerajaan Mataram Kuno direbut dari Dinasti Sanjaya oleh Dinasti Syailendra yaitu perebutan kekuasaan kerajaan yang dilakukan oleh ….

a. Rakai Pikatan d. Rakai Kayuwangi

b. Rakai Panangkaran e. Rakai Dyah Balitung

c. Rakai Garung

8. Kerajaan Majapahit mengalami puncak kejayaannya pada masa Raja ….

a. Raden Wijaya          d. Hayamwuruk

b. Tribhuanatunggadewi

c. Jayanegara

e.Wikramawardhana

9. Bukti yang menunjukkan bahwa agama Islam datang ke Indonesia berasal dari Gujarat India, ialah .

a. bentuk batu nisan Sultan Malik al-Saleh

b. adanya orang-orang Ta Shih di Kerajaan Kalingga

c. adanya upacara bulan Asyura

d. kerajaan-kerajaan Islam terletak di pantai.

e. huruf Arab banyak digunakan di Indonesia

10. Islamisasi di Indonesia pada umumnya dilaksanakan melalui proses perdagangan. Hal ini dibuktikan dengan .

a. banyaknya para pedagang Islam yang datang ke Indonesia

b. kebudayaan-kebudayaan Islam bercampur dengan tradisi lokal

c. bentuk makam memiliki kesamaan dengan di India

d. agama Hindu mengalami kemunduran

e. letak kerajaan Islam banyak yang di tepi pantai

11. Adanya pesantren yang banyak bertebaran di Indonesia menunjukkan bukti bahwa islamisasi dilakukan pula melalui jalur ….

a. perkawinan      d. kebudayaan

b. kesenian           e. pendidikan

c. perdagangan

12. Nama wali yang mengajarkan ajaran Mo Limo, yaitu ….

a. Sunan Kudus d. Sunan Kalijaga

b. Sunan Derajat e. Sunan Gunungjati

c. Sunan Ampel

13. Walisongo yang menjadi raja di Cirebon, yaitu ….

a. Sunan Bonang      d. Sunan Derajat

b. Sunan Gunungjati e. Sunan Kalijaga

c. Sunan Muria

14. Kerajaan Islam yang pertama di Indonesia, ialah .

a. Aceh          d. Samudera Pasai

b. Malaka      e. Demak

c. Banten

15. Pendiri Kerajaan Malaka ialah .

a. Parameswara

b. Sultan Malikul Saleh

c. Sultan Ali Mughayat Syah

d. Raden fatah

e. Sultan Iskandar Muda

16. Kerajaan Aceh mengalami puncak kejayaan pada masa Raja .

a. Sultan Ali Mughayat Syah

b. Sultan Iskandar Muda

c. Sultan Hasanudin.

d. Sultan Malikul Saleh

e. Sultan Haji

17. Kerajaan Islam yang pertama kali berdiri di pulau Jawa ialah Kerajaan.

a. Demak      d. Pajang

b. Banten      e. Mataram

c. Cirebon

18. Berikut ini ialah kerajaan-kerajaan Islam yang terdapat di Maluku, kecuali.

a. Ternate d. Luwu

b. Tidore       e. Jailolo

c. Bacan

19. Percampuran dua kepercayaan yang berbeda, disebut .

a. Sinkretisme    d. Nasionalisme

b. Akulturasi      e. Mobilisasi

c. Enkulturasi

20. Berikut ini adalah contoh perayaan yang menunjukkan adanya percampuran antara unsur tradisi Islam dengan tradisi lokal, yaitu ..

a. Hari Raya Idul Fitri    d. Ziarah Kubur

b. Hari Raya Idul Adha   e. Hari Raya Asyuro

c. Sekaten

II. Soal Uraian

Jawablah pertanyaan di bawah ini secara singkat dan jelas!

1. Uraikanlah kekuatan dan kelemahan teori-teori tentang masuknya pengaruh

India di Indonesia!

2. Uraikanlah empat teori tentang masuknya Islam ke Indonesia!

3. Bagaimana proses lahirnya kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia dalam kaitan

jalur perdagangan?

4. Berikanlah lima contoh tradisi yang menunjukkan perpaduan antara unsur

lokal, Hindu Buddha dan Islam!

5. Buatlah tiga contoh bentuk akulturasi budaya di Indonesia antara budaya asli

dengan budaya Hindu-Buddha!

6. Jelaskan pengaruh masuknya agama Hindu-Buddha terhadap perkembangan

politik dan pemerintahan di Indonesia!

7. Buatlah deskripsi singkat yang menjelaskan kondisi sosial-budaya masyarakat

Indonesia sebelum masuknya pengaruh agama Islam di Indonesia!

8. Buatlah analisis hubungan proses masuknya agama Islam di Indonesia dengan

berdirinya kerajaan-kerajaan Islam yang terletak di pesisir pantai!

9. Sebutkan beberapa bentuk sinkretisme antara budaya Hindu-Buddha dengan

budaya Islam yang berkaitan dengan fase-fase perkembangan kehidupan

manusia!

10. Jelaskan perkembangan pendidikan yang terjadi pada masa munculnya

pengaruh Islam di Indonesia!

 

sejarah

PROSES MASUK DAN BERKEMBANGNYA AGAMA DAN KEBUDAYAAN ISLAM SERTA WUJUD AKULTURASINYA DI INDONESIA

 

Setelah mempelajari modul ini Anda dapat :

1. menguraikan proses masuk dan berkembangnya agama Islam di Indonesia;

dan

2. memberikan contoh wujud akulturasi kebudayaan Indonesia dan kebudayaan

Islam dalam seni bangunan, seni rupa, aksara dan sastra, sistem

pemerintahan dan sistem kalender serta filsafat.

 

Islam merupakan salah satu agama yang masuk dan berkembang di Indonesia. Hal ini tentu bukanlah sesuatu yang asing bagi Anda, karena di mass media mungkin Anda sudah sering mendengar atau membaca bahwa Indonesia adalah negara yang memiliki penganut agama Islam terbesar di dunia.

Agama Islam masuk ke Indonesia dimulai dari daerah pesisir pantai, kemudian diteruskan ke daerah pedalaman oleh para ulama atau penyebar ajaran Islam. Mengenai kapan Islam masuk ke Indonesia dan siapa pembawanya terdapat beberapa teori yang mendukungnya. Untuk lebih jelasnya silahkan Anda simak uraian materi berikut ini.

A.Proses Masuk dan Berkembangnya Agama dan Kebudayaan Islam di Indonesia

Proses masuk dan berkembangnya agama Islam di Indonesia menurut Ahmad Mansur Suryanegara dalam bukunya yang berjudul Menemukan Sejarah, terdapat 3 teori yaitu teori Gujarat, teori Makkah dan teori Persia.

Ketiga teori tersebut di atas memberikan jawaban tentang permasalah waktu masuknya Islam ke Indonesia, asal negara dan tentang pelaku penyebar atau pembawa agama Islam ke Nusantara.

Untuk mengetahui lebih jauh dari teori-teori tersebut, silahkan Anda simak uraian materi berikut ini.

1. Teori Gujarat

Teori berpendapat bahwa agama Islam masuk ke Indonesia pada abad 13 dan pembawanya berasal dari Gujarat (Cambay), India. Dasar dari teori ini adalah:

 

1. Kurangnya fakta yang menjelaskan peranan bangsa Arab dalam

penyebaran Islam di Indonesia.

2. Hubungan dagang Indonesia dengan India telah lama melalui jalur Indonesia –

Cambay – Timur Tengah – Eropa.

3. Adanya batu nisan Sultan Samudra Pasai yaitu Malik Al Saleh tahun 1297 yang

bercorak khas Gujarat.

 

Pendukung teori Gujarat adalah Snouck Hurgronye, WF Stutterheim dan Bernard H.M. Vlekke. Para ahli yang mendukung teori Gujarat, lebih memusatkan perhatiannya pada saat timbulnya kekuasaan politik Islam yaitu adanya kerajaan Samudra Pasai. Hal ini juga bersumber dari keterangan Marcopolo dari Venesia (Italia) yang pernah singgah di Perlak ( Perureula) tahun 1292. Ia menceritakan bahwa di Perlak sudah banyak penduduk yang memeluk Islam dan banyak pedagang Islam dari India yang menyebarkan ajaran Islam.

Demikianlah penjelasan tentang teori Gujarat. Silahkan Anda simak teori berikutnya.

2. Teori Makkah

Teori ini merupakan teori baru yang muncul sebagai sanggahan terhadap teori lama yaitu teori Gujarat. Teori Makkah berpendapat bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad ke 7 dan pembawanya berasal dari Arab (Mesir).

Dasar teori ini adalah:

1. Pada abad ke 7 yaitu tahun 674 di pantai barat Sumatera sudah terdapat

perkampungan Islam (Arab); dengan pertimbangan bahwa pedagang Arab sudah

mendirikan perkampungan di Kanton sejak abad ke-4. Hal ini juga sesuai dengan

berita Cina.

2.Kerajaan Samudra Pasai menganut aliran mazhab Syafi’i, dimana pengaruh mazhab

Syafi’i terbesar pada waktu itu adalah Mesir dan Mekkah. Sedangkan Gujarat/India

adalah penganut mazhab Hanafi.

3. Raja-raja Samudra Pasai menggunakan gelar Al malik, yaitu gelar tersebut berasal

dari Mesir.

 

Pendukung teori Makkah ini adalah Hamka, Van Leur dan T.W. Arnold. Para ahli yang mendukung teori ini menyatakan bahwa abad 13 sudah berdiri kekuasaan politik Islam, jadi masuknya ke Indonesia terjadi jauh sebelumnya yaitu abad ke 7 dan yang berperan besar terhadap proses penyebarannya adalah bangsa Arab sendiri.

Dari penjelasan di atas, apakah Anda sudah memahami? Kalau sudah paham simak teori berikutnya.

3. Teori Persia

Teori ini berpendapat bahwa Islam masuk ke Indonesia abad 13 dan pembawanya berasal dari Persia (Iran). Dasar teori ini adalah kesamaan budaya Persia dengan budaya masyarakat Islam Indonesia seperti:

1. Peringatan 10 Muharram atau Asyura atas meninggalnya Hasan dan Husein cucu Nabi Muhammad, yang sangat di junjung oleh orang Syiah/Islam Iran. Di Sumatra Barat peringatan tersebut disebut dengan upacara Tabuik/Tabut. Sedangkan di pulau Jawa ditandai dengan pembuatan bubur Syuro.

2. Kesamaan ajaran Sufi yang dianut Syaikh Siti Jennar dengan sufi dari Iran yaitu Al    – Hallaj.

3. Penggunaan istilah bahasa Iran dalam sistem mengeja huruf Arab untuk tanda tanda bunyi Harakat.

4. Ditemukannya makam Maulana Malik Ibrahim tahun 1419 di Gresik.

5. Adanya perkampungan Leren/Leran di Giri daerah Gresik. Leren adalah nama  salah satu Pendukung teori ini yaitu Umar Amir Husen dan P.A. Hussein  Jayadiningrat.

 

Ketiga teori tersebut, pada dasarnya masing-masing memiliki kebenaran dan kelemahannya. Maka itu berdasarkan teori tersebut dapatlah disimpulkan bahwa Islam masuk ke Indonesia dengan jalan damai pada abad ke – 7 dan mengalami perkembangannya pada abad 13. Sebagai pemegang peranan dalam penyebaran Islam adalah bangsa Arab, bangsa Persia dan Gujarat (India).

Proses masuk dan berkembangnya Islam ke Indonesia pada dasarnya dilakukan dengan jalan damai melalui beberapa jalur/saluran yaitu melalui perdagangan seperti yang dilakukan oleh pedagang Arab, Persia dan Gujarat.

Pedagang tersebut berinteraksi/bergaul dengan masyarakat Indonesia. Pada kesempatan tersebut dipergunakan untuk menyebarkan ajaran Islam. Selanjutnya diantara pedagang tersebut ada yang terus menetap, atau mendirikan perkampungan, seperti pedagang Gujarat mendirikan perkampungan Pekojan.

Dengan adanya perkampungan pedagang, maka interaksi semakin sering bahkan ada yang sampai menikah dengan wanita Indonesia, sehingga proses penyebaran Islam semakin cepat berkembang.

Perkembangan Islam yang cepat menyebabkan muncul tokoh ulama atau mubaliqh yang menyebarkan Islam melalui pendidikan dengan mendirikan pondok-pondok pesantren.

Pondok pesantren adalah tempat para pemuda dari berbagai daerah dan kalangan masyarakat menimba ilmu agama Islam. Setelah tammat dari pondok tersebut, maka para pemuda menjadi juru dakwah untuk menyebarkan Islam di daerahnya masing-masing.

Di samping penyebaran Islam melalui saluran yang telah dijelaskan di atas, Islam juga disebarkan melalui kesenian, misalnya melalui pertunjukkan seni gamelan ataupun wayang kulit. Dengan demikian Islam semakin cepat berkembang dan mudah diterima oleh rakyat Indonesia.

Untuk menguji tingkat pemahaman Anda, silahkan Anda diskusikan dengan teman-teman Anda, mencari alasan mengapa Islam mudah diterima oleh masyarakat Indonesia. Selanjutnya dapat Anda simak uraian materi berikutnya.

Di pulau Jawa, peranan mubaligh dan ulama tergabung dalam kelompok para wali yang dikenal dengan sebutan walisongo yang merupakan suatu majelis yang berjumlah sembilan orang. Majelis ini berlangsung dalam beberapa periode secara bersambung, mengganti ulama yang wafat / hijrah ke luar Jawa. Dari penjelasan tersebut apakah Anda sudah paham, kalau sudah paham simak uraian materi berikutnya tentang periode penyebaran islam oleh para ulama/wali tersebut.

1. Periode I :

Penyebaran Islam dilakukan oleh Maulana Malik Ibrahim*, Maulana Ishaq(-), Ahmad Jumadil Qubra, Muhammad Al-Magribi, Malik Israil*, Muhammad Al-Akbar*, Maulana Hasannudin, Aliyuddin*, dan Syeikh Subakir (-).

2. Periode II :

Penyebaran Islam digantikan oleh Raden Rahmat (Sunan Ampel Denta), Ja’far Shiddiq (Sunan Kudus), Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati).

3. Periode III :

hijrahnya Maulana Ishaq dan Syeikh Subakir, dan wafatnya Maulana Hassanudin dan Aliyuddin maka penyebar Islam pada periode ini dilakukan oleh Raden Paku (Sunan Giri), Raden Said (Sunan Kalijaga), Raden Makhdum Ibrahim (Sunan Bonang) dan Raden Qashim (Sunan Drajat).

4. Periode IV :

Penyebar Islam selanjutnya adalah Jumadil Kubra dan Muhammad Al-Maghribi dan kemudian digantikan oleh Raden Hasan (Raden Patah) dan Fadhilah Khan (Falatehan).

5. Periode V :

Untuk periode ini karena Raden Patah menjadi Sultan Demak maka yang menggantikan posisinya adalah Sunan Muria.

Demikianlah penyebaran tentang periode penyebaran Islam di Indonesia, mudah-mudahan Anda dapat memahami dengan mudah, selanjutnya Anda simak uraian materi berikutnya.

Para wali / ulama yang dikenal dengan sebutan walisongo di Pulau Jawa terdiri dari :

1. Maulana Malik Ibrahim dikenal dengan nama Syeikh Maghribi menyebarkan Islam

di  Jawa Timur.

2. Sunan Ampel dengan nama asli Raden Rahmat menyebarkan Islam di daerah

Ampel Surabaya.

3. Sunan Bonang adalah putra Sunan Ampel memiliki nama asli Maulana Makdum

Ibrahim, menyebarkan Islam di Bonang (Tuban).

4. Sunan Drajat juga putra dari Sunan Ampel nama aslinya adalah Syarifuddin

menyebarkan Islam di daerah Gresik/Sedayu.

5. Sunan Giri nama aslinya Raden Paku menyebarkan Islam di daerah Bukit Giri

(Gresik).

6. Sunan Kudus nama aslinya Syeikh Ja’far Shodik menyebarkan ajaran Islam di

daerah Kudus.

7. Sunan Kalijaga nama aslinya Raden Mas Syahid atau R. Setya menyebarkan

ajaran Islam di daerah Demak.

8. Sunan Muria adalah putra Sunan Kalijaga nama aslinya Raden Umar Syaid

menyebarkan islamnya di daerah Gunung Muria.

9. Sunan Gunung Jati nama aslinya Syarif Hidayatullah, menyebarkan Islam di Jawa

Barat (Cirebon).

Sembilan wali yang sangat terkenal di pulau Jawa, Masyarakat Jawa sebagian memandang para wali memiliki kesempurnaan hidup dan selalu dekat dengan Allah, sehingga dikenal dengan sebutan Waliullah yang artinya orang yang dikasihi Allah.

Wujud Akulturasi Kebudayaan Indonesia dan Kebudayaan Islam

Sebelum Islam masuk dan berkembang, Indonesia sudah memiliki corak kebudayaan yang dipengaruhi oleh agama Hindu dan Budha seperti yang pernah Anda pelajari pada modul sebelumnya.

Dengan masuknya Islam, Indonesia kembali mengalami proses akulturasi (proses bercampurnya dua (lebih) kebudayaan karena percampuran bangsa-bangsa dan saling mempengaruhi), yang melahirkan kebudayaan baru yaitu kebudayaan Islam Indonesia. Masuknya Islam tersebut tidak berarti kebudayaan Hindu dan Budha hilang.

Bentuk budaya sebagai hasil dari proses akulturasi tersebut, tidak hanya bersifat kebendaan/material tetapi juga menyangkut perilaku masyarakat Indonesia.

Untuk lebih memahami wujud budaya yang sudah mengalami proses akulturasi dapat Anda simak dalam uraian materi berikut ini.

1. Seni Bangunan

Wujud akulturasi dalam seni bangunan dapat terlihat pada bangunan masjid, makam, istana. Untuk lebih jelasnya silahkan Anda simak gambar 1 berikut ini.

 

 

Gambar 1. Masjid Aceh merupakan salah satu masjid kuno di Indonesia.

 

Wujud akulturasi dari masjid kuno seperti yang tampak pada gambar 1 memiliki ciri sebagai berikut:

1. Atapnya berbentuk tumpang yaitu atap yang bersusun semakin ke atas semakin

kecil dari tingkatan paling atas berbentuk limas. Jumlah atapnya ganjil 1, 3 atau 5.

Dan biasanya ditambah dengan kemuncak untuk memberi tekanan akan

keruncingannya yang disebut dengan Mustaka.

2.Tidak dilengkapi dengan menara, seperti lazimnya bangunan masjid yang ada di

luar Indonesia atau yang ada sekarang, tetapi dilengkapi dengan kentongan atau

bedug untuk menyerukan adzan atau panggilan sholat. Bedug dan kentongan

merupakan budaya asli Indonesia.

3. Letak masjid biasanya dekat dengan istana yaitu sebelah barat alun-alun atau

bahkan didirikan di tempat-tempat keramat yaitu di atas bukit atau dekat dengan

makam.

 

Mengenai contoh masjid kuno selain seperti yang tampak pada gambar 1 Anda dapat memperhatikan Masjid Agung Demak, Masjid Gunung Jati (Cirebon), Masjid Kudus dan sebagainya.

Apakah di daerah Anda terdapat bangunan masjid kuno ? Kalau ada, silahkan Anda mengkaji sendiri ciri-cirinya, apakah sesuai dengan uraian dalam modul ini? Selanjutnya silahkan Anda menyimak uraian materi seni bangunan berikutnya.

Selain bangunan masjid sebagai wujud akulturasi kebudyaan Islam, juga terlihat pada bangunan makam. Untuk itu silahkan Anda simak gambar 2 makam Sendang Duwur berikut ini.

 

Gambar 2. Makam Sendang Duwur (Tuban)

 

2. Seni Rupa

Tradisi Islam tidak menggambarkan bentuk manusia atau hewan. Seni ukir relief yang menghias Masjid, makam Islam berupa suluran tumbuh-tumbuhan namun terjadi pula Sinkretisme (hasil perpaduan dua aliran seni logam), agar didapat keserasian, misalnya ragam hias pada gambar 3 ditengah ragam hias suluran terdapat bentuk kera yang distilir.

 

 

Gambar 3. Kera yang disamarkan

Ukiran ataupun hiasan seperti pada gambar 3, selain ditemukan di masjid juga ditemukan pada gapura-gapura atau pada pintu dan tiang. Untuk hiasan pada gapura dapat Anda simak kembali gambar 2

Setelah Anda menyimak gambar 2 tersebut, simak kembali uraian materi tentang wujud akulturasi berikutnya.

3. Aksara dan Seni Sastra

Tersebarnya agama Islam ke Indonesia maka berpengaruh terhadap bidang aksara atau tulisan, yaitu masyarakat mulai mengenal tulisan Arab, bahkan berkembang tulisan Arab Melayu atau biasanya dikenal dengan istilah Arab gundul yaitu tulisan Arab yang dipakai untuk menuliskan bahasa Melayu tetapi tidak menggunakan tanda-tanda a, i, u seperti lazimnya tulisan Arab.

Di samping itu juga, huruf Arab berkembang menjadi seni kaligrafi yang banyak digunakan sebagai motif hiasan ataupun ukiran dan gambar wayang

Sedangkan dalam seni sastra yang berkembang pada awal periode Islam adalah seni sastra yang berasal dari perpaduan sastra pengaruh Hindu – Budha dan sastra Islam yang banyak mendapat pengaruh Persia.

Dengan demikian wujud akulturasi dalam seni sastra tersebut terlihat dari tulisan/aksara yang dipergunakan yaitu menggunakan huruf Arab Melayu (Arab Gundul) dan isi ceritanya juga ada yang mengambil hasil sastra yang berkembang pada jaman Hindu.

Bentuk seni sastra yang berkembang adalah:

1. Hikayat yaitu cerita atau dongeng yang berpangkal dari peristiwa atau tokoh sejarah. Hikayat ditulis dalam bentuk peristiwa atau tokoh sejarah. Hikayat ditulis dalam bentuk gancaran (karangan bebas atau prosa). Contoh hikayat yang terkenal yaitu Hikayat 1001 Malam, Hikayat Amir Hamzah, Hikayat Pandawa Lima (Hindu), Hikayat Sri Rama (Hindu).

2. Babad adalah kisah rekaan pujangga keraton sering dianggap sebagai peristiwa sejarah contohnya Babad Tanah Jawi (Jawa Kuno), Babad Cirebon.

3. Suluk adalah kitab yang membentangkan soal-soal tasawwuf contohnya Suluk Sukarsa, Suluk Wijil, Suluk Malang Sumirang dan sebagainya.

4. Primbon adalah hasil sastra yang sangat dekat dengan Suluk karena berbentuk kitab yang berisi ramalan-ramalan, keajaiban dan penentuan hari baik/buruk.

Bentuk seni sastra tersebut di atas, banyak berkembang di Melayu dan Pulau Jawa. Dari penjelasan tersebut, apakah Anda sudah memahami, kalau sudah paham silahkan diskusikan dengan teman-teman Anda, untuk mencari contoh bentuk seni sastra, seperti yang tersebut di atas yang terdapat di daerah Anda. Selanjutnya simaklah uraian materi wujud akulturasi berikutnya.

4. Sistem Pemerintahan

Dalam pemerintahan, sebelum Islam masuk Indonesia, sudah berkembang pemerintahan yang bercorak Hindu ataupun Budha, tetapi setelah Islam masuk, maka kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu/Budha mengalami keruntuhannya dan digantikan peranannya oleh kerajaan-kerajaan yang bercorak Islam seperti Samudra Pasai, Demak, Malaka dan sebagainya.

 

Sistem pemerintahan yang bercorak Islam, rajanya bergelar Sultan atau Sunan seperti halnya para wali dan apabila rajanya meninggal tidak lagi dimakamkan dicandi/dicandikan tetapi dimakamkan secara Islam.

Demikianlah penjelasan wujud akulturasi dalam salah satu hal sistem pemerintahan. Selanjutnya simak wujud akulturasi berikutnya.

 

5. Sistem Kalender

Sebelum budaya Islam masuk ke Indonesia, masyarakat Indonesia sudah mengenal Kalender Saka (kalender Hindu) yang dimulai tahun 78M. Dalam kalender Saka ini ditemukan nama-nama pasaran hari seperti legi, pahing, pon, wage dan kliwon. Apakah sebelumnya Anda pernah mengetahui/mengenal hari-hari pasaran?

 

Setelah berkembangnya Islam Sultan Agung dari Mataram menciptakan kalender Jawa, dengan menggunakan perhitungan peredaran bulan (komariah) seperti tahun Hijriah (Islam).

 

Pada kalender Jawa, Sultan Agung melakukan perubahan pada nama-nama bulan seperti Muharram diganti dengan Syuro, Ramadhan diganti dengan Pasa. Sedangkan nama-nama hari tetap menggunakan hari-hari sesuai dengan bahasa Arab. Dan bahkan hari pasaran pada kalender saka juga dipergunakan.

 

Kalender Sultan Agung tersebut dimulai tanggal 1 Syuro 1555 Jawa, atau tepatnya 1 Muharram 1053 H yang bertepatan tanggal 8 Agustus 1633 M.

 

 

KERAJAAN-KERAJAAN INDONESIA YANG BERCORAK ISLAM

  Setelah mempelajari modul ini Anda dapat:

menjelaskan peranan kerajaan Samudra Pasai di bidang perdagangan;

menjelaskan peranan kerajaan Demak di bidang agama;

menguraikan perkembangan kerajaan Banten pada masa Sultan Ageng Tirtayasa;

menguraikan latar belakang berdirinya kerajaan Mataram;

menjelaskan perkembangan kerajaan Gowa Tallo pada masa Sultan Hasannudin; dan

menjelaskan peranan kerajaan Ternate-Tidore dalam rangka meperebutkan hegemoni perdagangan di Maluku.

Kerajaan Samudra Pasai
Kerajaan Samudra Pasai tercatat dalam sejarah sebagai kerajaan Islam yang pertama. Mengenai awal dan tahun berdirinya kerajaan ini tidak diketahui secara pasti. Akan tetapi menurut pendapat Prof. A. Hasymy, berdasarkan naskah tua yang berjudul Izhharul Haq yang ditulis oleh Al-Tashi dikatakan bahwa sebelum Samudra Pasai berkembang, sudah ada pusat pemerintahan Islam di Peureula (Perlak) pada pertengahan abad ke-9.

Perlak berkembang sebagai pusat perdagangan, tetapi setelah keamanannya tidak stabil maka banyak pedagang yang mengalihkan kegiatannya ke tempat lain yakni ke Pasai, akhirnya Perlak mengalami kemunduran.

Dengan kemunduran Perlak, maka tampillah seorang penguasa lokal yang bernama Marah Silu dari Samudra yang berhasil mempersatukan daerah Samudra dan Pasai. Dan kedua daerah tersebut dijadikan sebuah kerajaan dengan nama Samudra Pasai.

Kerajaan Samudra Pasai terletak di Kabupaten Lhokseumauwe, Aceh Utara, yang berbatasan dengan Selat Malaka. Untuk mengetahui letak Samudra Pasai, simaklah gambar 6 peta Sumatera berikut ini.
Gambar 6. Peta lokasi kerajaan Samudera Pasai

Berdasarkan lokasi kerajaan Samudra Pasai tersebut, maka dapatlah dikatakan posisi Samudra Pasai sangat strategis karena terletak di jalur perdagangan internasional, yang melewati Selat Malaka.

Dengan posisi yang strategis tersebut, Samudra Pasai berkembang menjadi kerajaan Islam yang cukup kuat, dan di pihak lain Samudra Pasai berkembang sebagai bandar transito yang menghubungkan para pedagang Islam yang datang dari arah barat dan para pedagang Islam yang datang dari arah timur. Keadaan ini mengakibatkan Samudra Pasai mengalami perkembangan yang cukup pesat pada masa itu baik dalam bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya.

Kehidupan Politik
Kerajaan Samudra Pasai yang didirikan oleh Marah Silu bergelar Sultan Malik al- Saleh, sebagai raja pertama yang memerintah tahun 1285 – 1297. Pada masa pemerintahannya, datang seorang musafir dari Venetia (Italia) tahun 1292 yang bernama Marcopolo, melalui catatan perjalanan Marcopololah maka dapat diketahui bahwa raja Samudra Pasai bergelar Sultan. Setelah Sultan Malik al-Saleh wafat, maka pemerintahannya digantikan oleh keturunannya yaitu Sultan Muhammad yang bergelar Sultan Malik al-Tahir I (1297 – 1326). Pengganti dari Sultan Muhammad adalah Sultan Ahmad yang juga bergelar Sultan Malik al-Tahir II (1326 – 1348). Pada masa ini pemerintahan Samudra Pasai berkembang pesat dan terus menjalin hubungan dengan kerajaan-kerajaan Islam di India maupun Arab. Bahkan melalui catatan kunjungan Ibnu Batutah seorang utusan dari Sultan Delhi tahun 1345 dapat diketahui Samudra Pasai merupakan pelabuhan yang penting dan istananya disusun dan diatur secara India dan patihnya bergelar Amir. Pada masa selanjutnya pemerintahan Samudra Pasai tidak banyak diketahui karena pemerintahan Sultan Zaenal Abidin yang juga bergelar Sultan Malik al-Tahir III kurang begitu jelas. Menurut sejarah Melayu, kerajaan Samudra Pasai diserang oleh kerajaan Siam. Dengan demikian karena tidak adanya data sejarah yang lengkap, maka runtuhnya Samudra Pasai tidak diketahui secara jelas. Dari penjelasan di atas, apakah Anda sudah paham? Kalau sudah paham simak uraian materi berikutnya.

Kehidupan Ekonomi
Dengan letaknya yang strategis, maka Samudra Pasai berkembang sebagai kerajaan Maritim, dan bandar transito. Dengan demikian Samudra Pasai menggantikan peranan Sriwijaya di Selat Malaka.

Kerajaan Samudra Pasai memiliki hegemoni (pengaruh) atas pelabuhan-pelabuhan penting di Pidie, Perlak, dan lain-lain. Samudra Pasai berkembang pesat pada masa pemerintahan Sultan Malik al-Tahir II. Hal ini juga sesuai dengan keterangan Ibnu Batulah.

Menurut cerita Ibnu Batutah, perdagangan di Samudra Pasai semakin ramai dan bertambah maju karena didukung oleh armada laut yang kuat, sehingga para pedagang merasa aman dan nyaman berdagang di Samudra Pasai.

Komoditi perdagangan dari Samudra yang penting adalah lada, kapurbarus dan emas. Dan untuk kepentingan perdagangan sudah dikenal uang sebagai alat tukar yaitu uang emas yang dinamakan Deureuham (dirham).

Demikianlah uraian materi tentang kehidupan ekonomi Samudra Pasai, sekarang Anda bandingkan dengan uraian materi berikutnya.

Kehidupan Sosial Budaya
Kemajuan dalam bidang ekonomi membawa dampak pada kehidupan sosial, masyarakat Samudra Pasai menjadi makmur. Dan di samping itu juga kehidupan masyarakatnya diwarnai dengan semangat kebersamaan dan hidup saling menghormati sesuai dengan syariat Islam.

Hubungan antara Sultan dengan rakyat terjalin baik. Sultan biasa melakukan musyawarah dan bertukar pikiran dengan para ulama, dan Sultan juga sangat hormat pada para tamu yang datang, bahkan tidak jarang memberikan tanda mata kepada para tamu.

Samudra Pasai mengembangkan sikap keterbukaan dan kebersamaan. Salah satu bukti dari hasil peninggalan budayanya, berupa batu nisan Sultan Malik al-Saleh dan jirat Putri Pasai. Untuk menambah pemahaman Anda tentang batu nisan tersebut, simaklah gambar 7 berikut ini.
Gambar 7. Nisan makam Sultan Malik al-Saleh

Dari gambar 7 tersebut, yang perlu Anda ketahui bahwa batu nisan tersebut berasal dari Gujarat (India). Hal ini berarti kerajaan Samudra Pasai bersifat terbuka dalam menerima budaya lain yaitu dengan memadukan budaya Islam dengan budaya India.

Demikianlah uraian materi tentang keberadaan kerajaan Samudra Pasai. Untuk mengukur tingkat pemahaman Anda, kerjakanlah latihan soal berikut ini dengan cermat

.1. Kerajaan Samudra Pasai berkembang pada abad …yang terletak di daerah ….
2. Keberadaan kerajaan Samudra Pasai dibuktikan dengan adanya ….
3. Peranan Samudra Pasai dalam bidang perdagangan adalah ….
4. Nilai yang dapat diambil dari keberadaan kerajaan Samudra Pasai adalah….
5. Raja-raja yang memerintah di Samudra Pasai antara lain ….

Bagaimana dengan jawaban Anda? Apakah Anda sudah puas? Untuk memantapkan hasilnya maka cocokkan jawaban Anda dengan kunci jawaban berikut ini!

Abad 13 terletak di Kabupaten Lhokseumauwe, Aceh Utara.

a. Catatan Marcopolo dari Venetia.
b. Catatan Ibnu Batulah dari Maroko.
c. Batu nisan Sultan Malik al-Saleh.
d. Jirat Putri Pasai.

Dengan letak yang strategis, maka Samudra Pasai berkembang sebagai kerajaan maritim dan memiliki hegemoni atas pelabuhan-pelabuhan yang penting di Pesisir Pantai Barat Sumatera serta berkembang sebagai Bandar Transito.

Nilai keterbukaan dan kebersamaan dan penghormatan kepada setiap golongan masyarakat serta prinsip kepemimpinan yang dekat dengan rakyat.

Sultan Malik al-Saleh (1285 – 1297).
Sultan Muhammad (Malik al-Tahir I).
Sultan Ahmad (Malik al-Tahir II).
Sultan Zaenal Abidin (Malik al-Tahir III).

Kerajaan Demak
Demak sebelumnya merupakan daerah yang dikenal dengan nama Bintoro atau Gelagahwangi yang merupakan daerah kadipaten di bawah kekuasaan Majapahit.

Kadipaten Demak tersebut dikuasai oleh Raden Patah salah seorang keturunan Raja Brawijaya V (Bhre Kertabumi) raja Majapahit.
Dengan berkembangnya Islam di Demak, maka Demak dapat berkembang sebagai kota dagang dan pusat penyebaran Islam di pulau Jawa. Hal ini dijadikan kesempatan bagi Demak untuk melepaskan diri dengan melakukan penyerangan terhadap Majapahit.

Setelah Majapahit hancur maka Demak berdiri sebagai kerajaan Islam pertama di pulau Jawa dengan rajanya yaitu Raden Patah. Kerajaan Demak secara geografis terletak di Jawa Tengah dengan pusat pemerintahannya di daerah Bintoro di muara sungai, yang dikelilingi oleh daerah rawa yang luas di perairan Laut Muria. (sekarang Laut Muria sudah merupakan dataran rendah yang dialiri sungai Lusi).

Bintoro sebagai pusat kerajaan Demak terletak antara Bergola dan Jepara, di mana Bergola adalah pelabuhan yang penting pada masa berlangsungnya kerajaan Mataram (Wangsa Syailendra), sedangkan Jepara akhirnya berkembang sebagai pelabuhan yang penting bagi kerajaan Demak.

Untuk menambah pemahaman Anda tentang lokasi kerajaan Demak, maka simaklah gambar 8 berikut ini!

 

Gambar 8. Peta Lokasi Kerajaan Demak.

Kehidupan Politik
Lokasi kerajaan Demak yang strategis untuk perdagangan nasional, karena menghubungkan perdagangan antara Indonesia bagian Barat dengan Indonesia bagian Timur, serta keadaan Majapahit yang sudah hancur, maka Demak berkembang sebagai kerajaan besar di pulau Jawa, dengan rajanya yang pertama yaitu Raden Patah. Ia bergelar Sultan Alam Akbar al-Fatah (1500 – 1518).

Pada masa pemerintahannya Demak memiliki peranan yang penting dalam rangka penyebaran agama Islam khususnya di pulau Jawa, karena Demak berhasil menggantikan peranan Malaka, setelah Malaka jatuh ke tangan Portugis 1511.

Kehadiran Portugis di Malaka merupakan ancaman bagi Demak di pulau Jawa. Untuk mengatasi keadaan tersebut maka pada tahun 1513 Demak melakukan penyerangan terhadap Portugis di Malaka, yang dipimpin oleh Adipati Unus atau terkenal dengan sebutan Pangeran Sabrang Lor.

Serangan Demak terhadap Portugis walaupun mengalami kegagalan namun Demak tetap berusaha membendung masuknya Portugis ke pulau Jawa. Pada masa pemerintahan Adipati Unus (1518 – 1521), Demak melakukan blokade pengiriman beras ke Malaka sehingga Portugis kekurangan makanan.

Puncak kebesaran Demak terjadi pada masa pemerintahan Sultan Trenggono (1521 – 1546), karena pada masa pemerintahannya Demak memiliki daerah kekuasaan yang luas dari Jawa Barat sampai Jawa Timur.

Untuk menambah pemahaman Anda tentang kekuasaan Demak tersebut, simaklah gambar 9 peta kekuasaan Demak berikut ini.

 

Gambar 9. Peta Kekuasaan Demak.

Setelah Anda mengamati gambar peta kekuasaan Demak tersebut, yang perlu Anda ketahui bahwa daerah kekuasaan tersebut berhasil dikembangkan antara lain karena Sultan Trenggono melakukan penyerangan terhadap daerah-daerah kerajaan-kerajaan Hindu yang mengadakan hubungan dengan Portugis seperti Sunda Kelapa (Pajajaran) dan Blambangan.

Penyerangan terhadap Sunda Kelapa yang dikuasai oleh Pajajaran disebabkan karena adanya perjanjian antara raja Pakuan penguasa Pajajaran dengan Portugis yang diperkuat dengan pembuatan tugu peringatan yang disebut Padrao. Isi dari Padrao tersebut adalah Portugis diperbolehkan mendirikan Benteng di Sunda Kelapa dan Portugis juga akan mendapatkan rempah-rempah dari Pajajaran.

Sebelum Benteng tersebut dibangun oleh Portugis, tahun 1526 Demak mengirimkan pasukannya menyerang Sunda Kelapa, di bawah pimpinan Fatahillah. Dengan penyerangan tersebut maka tentara Portugis dapat dipukul mundur ke Teluk Jakarta.

Kemenangan gemilang Fatahillah merebut Sunda Kelapa tepat tanggal 22 Juni 1527 diperingati dengan pergantian nama menjadi Jayakarta yang berarti Kemenangan Abadi.

Sedangkan penyerangan terhadap Blambangan (Hindu) dilakukan pada tahun 1546, di mana pasukan Demak di bawah pimpinan Sultan Trenggono yang dibantu oleh Fatahillah, tetapi sebelum Blambangan berhasil direbut Sultan Trenggono meninggal di Pasuruan.

Dengan meninggalnya Sultan Trenggono, maka terjadilah perebutan kekuasaan antara Pangeran Sekar Sedolepen (saudara Trenggono) dengan Sunan Prawoto (putra Trenggono) dan Arya Penangsang (putra Sekar Sedolepen).

Perang saudara tersebut diakhiri oleh Pangeran Hadiwijaya (Jaka Tingkir) yang dibantu oleh Ki Ageng Pemanahan, sehingga pada tahun 1568 Pangeran Hadiwijaya memindahkan pusat pemerintahan Demak ke Pajang. Dengan demikian berakhirlah kekuasaan Demak dan hal ini juga berarti bergesernya pusat pemerintahan dari pesisir ke pedalaman.

Dari penjelasan tersebut, apakah Anda sudah memahami? Kalau sudah paham simak uraian materi selanjutnya.
Kehidupan Ekonomi
Seperti yang telah dijelaskan pada uraian materi sebelumnya, bahwa letak Demak sangat strategis di jalur perdagangan nusantara memungkinkan Demak berkembang sebagai kerajaan maritim.

Dalam kegiatan perdagangan, Demak berperan sebagai penghubung antara daerah penghasil rempah di Indonesia bagian Timur dan penghasil rempah-rempah Indonesia bagian barat. Dengan demikian perdagangan Demak semakin berkembang. Dan hal ini juga didukung oleh penguasaan Demak terhadap pelabuhan-pelabuhan di daerah pesisir pantai pulau Jawa.

Sebagai kerajaan Islam yang memiliki wilayah di pedalaman, maka Demak juga memperhatikan masalah pertanian, sehingga beras merupakan salah satu hasil pertanian yang menjadi komoditi dagang. Dengan demikian kegiatan perdagangannya ditunjang oleh hasil pertanian, mengakibatkan Demak memperoleh keuntungan di bidang ekonomi.
Kehidupan Sosial Budaya
Kehidupan sosial dan budaya masyarakat Demak lebih berdasarkan pada agama dan budaya Islam karena pada dasarnya Demak adalah pusat penyebaran Islam di pulau Jawa.

Sebagai pusat penyebaran Islam Demak menjadi tempat berkumpulnya para wali seperti Sunan Kalijaga, Sunan Muria, Sunan Kudus dan Sunan Bonar.
Para wali tersebut memiliki peranan yang penting pada masa perkembangan kerajaan Demak bahkan para wali tersebut menjadi penasehat bagi raja Demak. Dengan demikian terjalin hubungan yang erat antara raja/bangsawan – para wali/ulama dengan rakyat. Hubungan yang erat tersebut, tercipta melalui pembinaan masyarakat yang diselenggarakan di Masjid maupun Pondok Pesantren. Sehingga tercipta kebersamaan atau Ukhuwah Islamiyah (persaudaraan di antara orang-orang Islam).

Demikian pula dalam bidang budaya banyak hal yang menarik yang merupakan peninggalan dari kerajaan Demak. Salah satunya adalah Masjid Demak, di mana salah satu tiang utamanya terbuat dari pecahan-pecahan kayu yang disebut Soko Tatal. Masjid Demak dibangun atas pimpinan Sunan Kalijaga. Di serambi depan Masjid (pendopo) itulah Sunan Kalijaga menciptakan dasar-dasar perayaan Sekaten (Maulud Nabi Muhammad saw) yang sampai sekarang masih berlangsung di Yogyakarta dan Cirebon.

Untuk menambah pemahaman Anda tentang Masjid Demak tersebut, silahkan Anda amati gambar 10 berikut ini!

 

Gambar 10. Masjid Agung Demak.

Dilihat dari arsitekturnya, Masjid Agung Demak seperti yang tampak pada gambar 10 tersebut memperlihatkan adanya wujud akulturasi kebudayaan Indonesia Hindu dengan kebudayaan Islam. Anda masih ingat ciri-cirinya? Kalau Anda lupa, silahkan baca kembali kegiatan belajar 1, tetapi kalau Anda masih ingat, selamat untuk Anda! Berarti Anda benar-benar memahami uraian materi tersebut. Untuk itu Anda dapat mengerjakan latihan soal berikut ini.

1. Sebutkan 3 peranan wali pada masa berlangsungnya kerajaan Demak!
2. Sebutkan 2 tindakan Sultan Trenggono dalam rangka mengembangkan kerajaan Demak!
3. Sebutkan sebab kehancuran dari kerajaan Demak!

Bagaimana dengan jawaban Anda? Untuk mengetahui kebenarannya dapat Anda cocokkan dengan kunci jawaban berikut ini.

a. Menyebarkan ajaran Islam kepada rakyat Demak.
b. Menjadi penasehat raja-raja Demak.
c. Melakukan pembinaan terhadap rakyat dalam bidang sosial maupun agama.

a. Menentang Portugis dan memperluas wilayah kekuasaan Demak.
b. Mengislamkan daerah-daerah yang masih dikuasai oleh kerajaan Hindu.

Adanya perang saudara antara keluarga Sultan Trenggono dengan Arya Penangsang.

Kerajaan Banten
Banten awalnya merupakan salah satu dari pelabuhan kerajaan Sunda. Pelabuhan ini direbut 1525 oleh gabungan dari tentara Demak dan Cirebon. Setelah ditaklukan daerah ini diislamkan oleh Sunan Gunung Jati. Pelabuhan Sunda lainnya yang juga dikuasai Demak adalah Sunda Kelapa, dikuasai Demak 1527, dan diganti namanya menjadi Jayakarta.

Kehidupan Politik
Berkembangnya kerajaan Banten tidak terlepas dari peranan raja-raja yang memerintah di kerajaan tersebut. Untuk memantapkan pemahaman Anda tentang raja-raja yang memerintah di Banten, simaklah silsilah raja-raja Banten berikut ini.

 

 

Silsilah Raja-raja Banten sampai dengan Sultan Agung Tirtayasa

Setelah Anda menyimak silsilah raja-raja Banten tersebut, yang perlu Anda ketahui bahwa dalam perkembangan politiknya, selain Banten berusaha melepaskan diri dari kekuasaan Demak, Banten juga berusaha memperluas daerah kekuasaannya antara lain Pajajaran. Dengan dikuasainya Pajajaran, maka seluruh daerah Jawa Barat berada di bawah kekuasaan Banten. Hal ini terjadi pada masa pemerintahan raja Panembahan Yusuf.

Pada masa pemerintahan Maulana Muhammad, perluasan wilayah Banten diteruskan ke Sumatera yaitu berusaha menguasai daerah-daerah yang banyak menghasilkan lada seperti Lampung, Bengkulu dan Palembang. Lampung dan Bengkulu dapat dikuasai Banten tetapi Palembang mengalami kegagalan, bahkan Maulana Muhammad meninggal ketika melakukan serangan ke Palembang.

Dengan dikuasainya pelabuhan-pelabuhan penting di Jawa Barat dan beberapa daerah di Sumatera, maka kerajaan Banten semakin ramai untuk perdagangan, bahkan berkembang sebagai kerajaan maritim. Hal ini terjadi pada masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa. Pemerintahan Sultan Ageng, Banten mencapai puncak keemasannya Banten menjadi pusat perdagangan yang didatangi oleh berbagai bangsa seperti Arab, Cina, India, Portugis dan bahkan Belanda.

Belanda pada awalnya datang ke Indonesia, mendarat di Banten tahun 1596 tetapi karena kesombongannya, maka para pedagang-pedagang Belanda tersebut dapat diusir dari Banten dan menetap di Jayakarta.

Di Jayakarta, Belanda mendirikan kongsi dagang tahun 1602. Selain mendirikan benteng di Jayakarta VOC akhirnya menetap dan mengubah nama Jayakarta menjadi Batavia tahun 1619, sehingga kedudukan VOC di Batavia semakin kuat. Adanya kekuasaan Belanda di Batavia, menjadi saingan bagi Banten dalam perdagangan. Persaingan tersebut kemudian berubah menjadi pertentangan politik, sehingga Sultan Ageng Tirtayasa sangat anti kepada VOC. Dalam rangka menghadapi Belanda/VOC, Sultan Ageng Tirtayasa memerintahkan melakukan perang gerilya dan perampokan terhadap Belanda di Batavia. Akibat tindakan tersebut, maka Belanda menjadi kewalahan menghadapi Banten. Untuk menghadapi tindakan Sultan Ageng Tirtayasa tersebut, maka Belanda melakukan politik adu-domba (Devide et Impera) antara Sultan Ageng dengan putranya yaitu Sultan Haji. Akibat dari politik adu-domba tersebut, maka terjadi perang saudara di Banten, sehingga Belanda dapat ikut campur dalam perang saudara tersebut. Belanda memihak Sultan Haji, yang akhirnya perang saudara tersebut dimenangkan oleh Sultan Haji. Dengan kemenangan Sultan Haji, maka Sultan Ageng Tirtayasa ditawan dan dipenjarakan di Batavia sampai meninggalnya tahun 1692. Dampak dari bantuan VOC terhadap Sultan Haji maka Banten harus membayar mahal, di mana Sultan Haji harus menandatangani perjanjian dengan VOC tahun 1684. Perjanjian tersebut sangat memberatkan dan merugikan kerajaan Banten, sehingga Banten kehilangan atas kendali perdagangan bebasnya, karena Belanda sudah memonopoli perdagangan di Banten. Akibat terberatnya adalah kehancuran dari kerajaan Banten itu sendiri karena VOC/Belanda mengatur dan mengendalikan kekuasaan raja Banten. Raja-raja Banten sejak saat itu berfungsi sebagai boneka.

Kehidupan Ekonomi
Kerajaan Banten yang letaknya di ujung barat Pulau Jawa dan di tepi Selat Sunda merupakan daerah yang strategis karena merupakan jalur lalu-lintas pelayaran dan perdagangan khususnya setelah Malaka jatuh tahun 1511, menjadikan Banten sebagai pelabuhan yang ramai dikunjungi oleh para pedagang dari berbagai bangsa.

Pelabuhan Banten juga cukup aman, sebab terletak di sebuah teluk yang terlindungi oleh Pulau Panjang, dan di samping itu Banten juga merupakan daerah penghasil bahan ekspor seperti lada.

Selain perdagangan kerajaan Banten juga meningkatkan kegiatan pertanian, dengan memperluas areal sawah dan ladang serta membangun bendungan dan irigasi. Kemudian membangun terusan untuk memperlancar arus pengiriman barang dari pedalaman ke pelabuhan. Dengan demikian kehidupan ekonomi kerajaan Banten terus berkembang baik yang berada di pesisir maupun di pedalaman.

Kehidupan Sosial Budaya
Kehidupan masyarakat Banten yang berkecimpung dalam dunia pelayaran, perdagangan dan pertanian mengakibatkan masyarakat Banten berjiwa bebas, bersifat terbuka karena bergaul dengan pedagang-pedagang lain dari berbagai bangsa.

Para pedagang lain tersebut banyak yang menetap dan mendirikan perkampungan di Banten, seperti perkampungan Keling, perkampungan Pekoyan (Arab), perkampungan Pecinan (Cina) dan sebagainya.

Di samping perkampungan seperti tersebut di atas, ada perkampungan yang dibentuk berdasarkan pekerjaan seperti Kampung Pande (para pandai besi), Kampung Panjunan (pembuat pecah belah) dan kampung Kauman (para ulama).

Dalam bidang kebudayaan : kerajaan Bnaten pernah inggal seorang Syeikh yang bernama Syeikh Yusuf Makassar (1627-1699), ia sahabat dari Sultan Agung Tirtayasa, juga Kadhi di Kerajaan Banten yang menulis 23 buku. Selain itu di Banten pada akhir masa kesultanan lahir seorang ulama besar yaitu Muhammad Nawawi Al-bantani pernah menjadi Imam besar di Masjidil Haram. Ia wafat dan dimakamkan di Makkah, sedikitnya ia telah menulis 99 kitab dalam bidang Tafsir, Hadits, Sejarah, Hukum, tauhid dan lain-lain. Melihat kajiannya yang beragam menunjukkan ia seorang yang luas wawasannya. Salah satu contoh wujud akulturasi tampak pada bangunan Masjid Agung Banten, yang memperlihatkan wujud akulturasi antara kebudayaan Indonesia, Hindu, Islam di Eropa. Untuk lebih jelasnya, silahkan Anda amati bentuk Masjid Agung Banten seperti yang tampak pada gambar 11 berikut ini.

 

Gambar 11. Masjid Agung Banten.

Setelah Anda mengamati gambar 11 tersebut, silahkan Anda tulis ciri-ciri dari wujud akulturasi yang tampak pada Masjid Agung Banten tersebut pada titik-titik di bawah ini!

 

Yang perlu Anda ketahui bahwa arsitek Masjid Agung Banten tersebut adalah Jan Lucas Cardeel, seorang pelarian Belanda yang beragama Islam. Kepandaiannya dalam bidang bangunan dimanfaatkan oleh Sultan Ageng Tirtayasa untuk mendirikan bangunan-bangunan gaya Belanda (Eropa) seperti benteng kota Inten, pesanggrahan Tirtayasa dan bangunan Madrasah.

Kerajaan Mataram
Nama kerajaan Mataram tentu sudah pernah Anda dengar sebelumnya dan ingatan Anda pasti tertuju pada kerajaan Mataram wangsa Sanjaya dan Syailendra pada zaman Hindu-Budha.

Kerajaan Mataram yang akan dibahas dalam modul ini, tidak ada hubungannya dengan kerajaan Mataram zaman Hindu-Budha. Mungkin hanya kebetulan nama yang sama. Dan secara kebetulan keduanya berada pada lokasi yang tidak jauh berbeda yaitu Jawa Tengah Selatan.

Pada awal perkembangannya kerajaan Mataram adalah daerah kadipaten yang dikuasai oleh Ki Gede Pamanahan. Daerah tersebut diberikan oleh Pangeran Hadiwijaya (Jaka Tingkir) yaitu raja Pajang kepada Ki Gede Pamanahan atas jasanya membantu mengatasi perang saudara di Demak yang menjadi latar belakang munculnya kerajaan Pajang.

Ki Gede Pamanahan memiliki putra bernama Sutawijaya yang juga mengabdi kepada raja Pajang sebagai komando pasukan pengawal raja. Setelah Ki Gede Pamanahan meninggal tahun 1575, maka Sutawijaya menggantikannya sebagai adipati di Kota Gede tersebut.

Setelah pemerintahan Hadiwijaya di Pajang berakhir, maka kembali terjadi perang saudara antara Pangeran Benowo putra Hadiwijaya dengan Arya Pangiri, Bupati Demak yang merupakan keturunan dari Raden Trenggono.

Akibat dari perang saudara tersebut, maka banyak daerah yang dikuasai Pajang melepaskan diri, sehingga hal inilah yang mendorong Pangeran Benowo meminta bantuan kepada Sutawijaya.

Atas bantuan Sutawijaya tersebut, maka perang saudara dapat diatasi dan karena ketidakmampuannya maka secara sukarela Pangeran Benowo menyerahkan takhtanya kepada Sutawijaya. Dengan demikian berakhirlah kerajaan Pajang dan sebagai kelanjutannya muncullah kerajaan Mataram.

Lokasi kerajaan Mataram tersebut di Jawa Tengah bagian Selatan dengan pusatnya di kota Gede yaitu di sekitar kota Yogyakarta sekarang.

Dari penjelasan tersebut, apakah Anda sudah memahami? Kalau sudah paham, untuk mengetahui lebih lanjut tentang perkembangan kerajaan Mataram, maka simaklah uraian materi berikut ini.
Kehidupan Politik
Pendiri kerajaan Mataram adalah Sutawijaya. Ia bergelar Panembahan Senopati, memerintah tahun (1586 – 1601). Pada awal pemerintahannya ia berusaha menundukkan daerah-daerah seperti Ponorogo, Madiun, Pasuruan, dan Cirebon serta Galuh. Sebelum usahanya untuk memperluas dan memperkuat kerajaan Mataram terwujud, Sutawijaya digantikan oleh putranya yaitu Mas Jolang yang bergelar Sultan Anyakrawati tahun 1601 – 1613.

Sebagai raja Mataram ia juga berusaha meneruskan apa yang telah dilakukan oleh Panembahan Senopati untuk memperoleh kekuasaan Mataram dengan menundukkan daerah-daerah yang melepaskan diri dari Mataram. Akan tetapi sebelum usahanya selesai, Mas Jolang meninggal tahun 1613 dan dikenal dengan sebutan Panembahan Sedo Krapyak. Untuk selanjutnya yang menjadi raja Mataram adalah Mas Rangsang yang bergelar Sultan Agung Senopati ing alogo Ngabdurrahman, yang memerintah tahun 1613 – 1645. Sultan Agung merupakan raja terbesar dari kerajaan ini. Pada masa pemerintahannya Mataram mencapai puncaknya, karena ia seorang raja yang gagah berani, cakap dan bijaksana.

Pada tahun 1625 hampir seluruh pulau Jawa dikuasainya kecuali Batavia dan Banten. Untuk menambah pemahaman Anda tentang kekuasaan Mataram pada masa Sultan Agung maka simaklah gambar 12 berikut ini.

Gambar 12.Daerah Kekuasaan Mataram.

Setelah Anda menyimak gambar 12 tersebut, yang perlu Anda ketahui bahwa daerah-daerah tersebut dipersatukan oleh Mataram antara lain melalui ikatan perkawinan antara adipati-adipati dengan putri-putri Mataram, bahkan Sultan Agung sendiri menikah dengan putri Cirebon sehingga daerah Cirebon juga mengakui kekuasaan Mataram.

Di samping mempersatukan berbagai daerah di pulau Jawa, Sultan Agung juga berusaha mengusir VOC Belanda dari Batavia. Untuk itu Sultan Agung melakukan penyerangan terhadap VOC ke Batavia pada tahun 1628 dan 1629 akan tetapi serangan tersebut mengalami kegagalan. Penyebab kegagalan serangan terhadap VOC antara lain karena jarak tempuh dari pusat Mataram ke Batavia terlalu jauh kira-kira membutuhkan waktu 1 bulan untuk berjalan kaki, sehingga bantuan tentara sulit diharapkan dalam waktu singkat. Dan daerah-daerah yang dipersiapkan untuk mendukung pasukan sebagai lumbung padi yaitu Kerawang dan Bekasi dibakar oleh VOC, sebagai akibatnya pasukan Mataram kekurangan bahan makanan. Dampak pembakaran lumbung padi maka tersebar wabah penyakit yang menjangkiti pasukan Mataram, sedangkan pengobatan belum sempurna. Hal inilah yang banyak menimbulkan korban dari pasukan Mataram. Di samping itu juga sistem persenjataan Belanda lebih unggul dibanding pasukan Mataram.

Untuk selanjutnya silahkan Anda diskusikan dengan teman-teman Anda mencari penyebab kegagalan yang lain serangan Mataram ke batavia. Hasil diskusi Anda dapat dikumpulkan pada guru bina Anda dan kemudian lanjutkan menyimak uraian materi selanjutnya.

Walaupun penyerangan terhadap Batavia mengalami kegagalan, namun Sultan Agung tetap berusaha memperkuat penjagaan terhadap daerah-daerah yang berbatasan dengan Batavia, sehingga pada masa pemerintahannya VOC sulit menembus masuk ke pusat pemerintahan Mataram.

Setelah wafatnya Sultan Agung tahun 1645, Mataram tidak memiliki raja-raja yang cakap dan berani seperti Sultan Agung, bahkan putranya sendiri yaitu Amangkurat I dan cucunya Amangkurat II, Amangkurat III, Paku Buwono I, Amangkurat IV, Paku Buwono II, Paku Buwono III merupakan raja-raja yang lemah. Sehingga pemberontakan terjadi antara lain Trunojoyo 1674-1679, Untung Suropati 1683-1706, pemberontakan Cina 1740-1748.

Kelemahan raja-raja Mataram setelah Sultan Agung dimanfaatkan oleh penguasa daerah untuk melepaskan diri dari kekuasaan Mataram juga VOC. Akhirnya VOC berhasil juga menembus ke ibukota dengan cara mengadu-domba sehingga kerajaan Mataram berhasil dikendalikan VOC.

VOC berhasil menaklukan Mataram melalui politik devide et impera, kerajaan Mataram dibagi dua melalui perjanjian Gianti tahun 1755. Sehingga Mataram yang luas hampir meliputi seluruh pulau Jawa akhirnya terpecah belah :
1. Kesultanan Yogyakarta, dengan Mangkubumi sebagai raja yang bergelar Sultan Hamengkubuwono I.
2. Kasunanan Surakarta yang diperintah oleh Sunan Paku Buwono III.

Belanda ternyata belum puas memecah belah kerajaan Mataram. Akhirnya melalui politik adu-domba kembali tahun 1757 diadakan perjanjian Salatiga. Mataram terbagi 4 wilayah yaitu sebagian Surakarta diberikan kepada Mangkunegaran selaku Adipati tahun 1757, kemudian sebagian Yogyakarta juga diberikan kepada Paku Alam selaku Adipati tahun 1813.

Demikianlah perkembangan politik kerajaan Mataram. Untuk menambah pemahaman Anda, buatlah silsilah raja-raja Mataram dari awal berdirinya Mataram sampai tahun 1757. Sebagai referensinya Anda dapat membaca buku paket Sejarah Nasional Jilid II (Depdikbud) di perpustakaan sekola induk Anda. Selanjutnya silahkan Anda simak uraian materi tentang kehidupan ekonomi dan sosial budaya berikut ini.

 

Kehidupan Ekonomi
Letak kerajaan Mataram di pedalaman, maka Mataram berkembang sebagai kerajaan agraris yang menekankan dan mengandalkan bidang pertanian. Sekalipun demikian kegiatan perdagangan tetap diusahakan dan dipertahankan, karena Mataram juga menguasai daerah-daerah pesisir. Dalam bidang pertanian, Mataram mengembangkan daerah persawahan yang luas terutama di Jawa Tengah, yang daerahnya juga subur dengan hasil utamanya adalah beras, di samping kayu, gula, kapas, kelapa dan palawija. Sedangkan dalam bidang perdagangan, beras merupakan komoditi utama, bahkan menjadi barang ekspor karena pada abad ke-17 Mataram menjadi pengekspor beras paling besar pada saat itu. Dengan demikian kehidupan ekonomi Mataram berkembang pesat karena didukung oleh hasil bumi Mataram yang besar. Dari penjelasan tersebut, apakah Anda sudah memahami? Kalau sudah paham, bandingkan dengan uraian materi selanjutnya.

 

Kehidupan Sosial Budaya
Sebagai kerajaan yang bersifat agraris, masyarakat Mataram disusun berdasarkan sistem feodal. Dengan sistem tersebut maka raja adalah pemilik tanah kerajaan beserta isinya. Untuk melaksanakan pemerintahan, raja dibantu oleh seperangkat pegawai dan keluarga istana, yang mendapatkan upah atau gaji berupa tanah lungguh atau tanah garapan. Tanah lungguh tersebut dikelola oleh kepala desa (bekel) dan yang menggarapnya atau mengerjakannya adalah rakyat atau petani penggarap dengan membayar pajak/sewa tanah. Dengan adanya sistem feodalisme tersebut, menyebabkan lahirnya tuan-tuan tanah di Jawa yang sangat berkuasa terhadap tanah-tanah yang dikuasainya. Sultan memiliki kedudukan yang tinggi juga dikenal sebagai panatagama yaitu pengatur kehidupan keagamaan. Sedangkan dalam bidang kebudayaan, seni ukir, lukis, hias dan patung serta seni sastra berkembang pesat. Hal ini terlihat dari kreasi para seniman dalam pembuatan gapura, ukiran-ukiran di istana maupun tempat ibadah. Contohnya gapura Candi Bentar di makam Sunan Tembayat (Klaten) diperkirakan dibuat pada masa Sultan Agung.

Untuk menambah pemahaman Anda tentang bentuk gapura Candi Bentar tersebut, silahkan Anda simak gambar 13 berikut ini.
Gambar 13. Candi Bentar di makam Sunan Tembayat.

Setelah Anda menyimak gambar 2.8 tersebut apa tanggapan Anda tentang gambar tersebut? Apakah ingatan Anda tertuju pada Candi Bentar peninggalan Majapahit? Kalau ya, berarti Anda benar, karena pada masa Sultan Agung banyak unsur-unsur budaya Hindu-Budha yang dipadukan dengan unsur budaya Islam.

Contoh lain hasil perpaduan budaya Hindu-Budha-Islam adalah penggunaan kalender Jawa, adanya kitab filsafat sastra gending dan kitab undang-undang yang disebut Surya Alam. Contoh-contoh tersebut merupakan hasil karya dari Sultan Agung sendiri.

Di samping itu juga adanya upacara Grebeg pada hari-hari besar Islam yang ditandai berupa kenduri Gunungan yang dibuat dari berbagai makanan maupun hasil bumi. Upacara Grebeg tersebut merupakan tradisi sejak zaman Majapahit sebagai tanda terhadap pemujaan nenek moyang.

Untuk menambah pemahaman Anda tentang Kenduri Gunungan, silahkan Anda simak gambar 14 berikut ini

Gambar 14. Kenduri Gunungan.

Kerajaan Gowa – Tallo
Gambar 15 merupakan peta Sulawesi Selatan. Di Sulawesi Selatan pada abad 16 terdapat beberapa kerajaan di antaranya Gowa, Tallo, Bone, Sopeng, Wajo dan Sidenreng. Untuk mengetahui letak kerajaan kerajaan tersebut, silahkan Anda amati gambar 15 tersebut.

 

Gambar 15. Peta lokasi kerajaan Gowa – Tallo.

Masing-masing kerajaan tersebut membentuk persekutuan sesuai dengan pilihan masing-masing.

Salah satunya adalah kerajaan Gowa dan Tallo membentuk persekutuan pada tahun 1528, sehingga melahirkan suatu kerajaan yang lebih dikenal dengan sebutan kerajaan Makasar. Nama Makasar sebenarnya adalah ibukota dari kerajaan Gowa dan sekarang masih digunakan sebagai nama ibukota propinsi Sulawesi Selatan.

Secara geografis daerah Sulawesi Selatan memiliki posisi yang sangat strategis, karena berada di jalur pelayaran (perdagangan Nusantara). Bahkan daerah Makasar menjadi pusat persinggahan para pedagang baik yang berasal dari Indonesia bagian Timur maupun yang berasal dari Indonesia bagian Barat.

Dengan posisi strategis tersebut maka kerajaan Makasar berkembang menjadi kerajaan besar dan berkuasa atas jalur perdagangan Nusantara. Maka untuk menambah pemahaman Anda tentang perkembangan kerajaan Makasar tersebut, silahkan simak uraian materi berikut ini.

 

Kehidupan Politik
Penyebaran Islam di Sulawesi Selatan dilakukan oleh Datuk Robandang dari Sumatera, sehingga pada abad 17 agama Islam berkembang pesat di Sulawesi Selatan, bahkan raja Makasar pun memeluk agama Islam.

Raja Makasar yang pertama memeluk agama Islam adalah Karaeng Matoaya (Raja Gowa) yang bergelar Sultan Alaudin yang memerintah Makasar tahun 1593 – 1639 dan dibantu oleh Daeng Manrabia (Raja Tallo) sebagai Mangkubumi bergelar Sultan Abdullah. Sejak pemerintahan Sultan Alaudin kerajaan Makasar berkembang sebagai kerajaan maritim dan berkembang pesat pada masa pemerintahan raja Malekul Said (1639 – 1653).

Selanjutnya kerajaan Makasar mencapai puncak kebesarannya pada masa pemerintahan Sultan Hasannudin (1653 – 1669). Pada masa pemerintahannya Makasar berhasil memperluas wilayah kekuasaannya yaitu dengan menguasai daerah-daerah yang subur serta daerah-daerah yang dapat menunjang keperluan perdagangan Makasar. Perluasan daerah Makasar tersebut sampai ke Nusa Tenggara Barat.

Untuk menambah pemahaman Anda tentang daerah kekuasaan Makasar, silahkan Anda simak gambar 16 berikut ini.

Gambar 16. Peta lokasi kerajaan Makasar.

Setelah Anda menyimak gambar 16 tersebut, maka simaklah uraian materi selanjutnya.

Daerah kekuasaan Makasar luas, seluruh jalur perdagangan di Indonesia Timur dapat dikuasainya. Sultan Hasannudin terkenal sebagai raja yang sangat anti kepada dominasi asing. Oleh karena itu ia menentang kehadiran dan monopoli yang dipaksakan oleh VOC yang telah berkuasa di Ambon. Untuk itu hubungan antara Batavia (pusat kekuasaan VOC di Hindia Timur) dan Ambon terhalangi oleh adanya kerajaan Makasar. Dengan kondisi tersebut maka timbul pertentangan antara Sultan Hasannudin dengan VOC, bahkan menyebabkan terjadinya peperangan. Peperangan tersebut terjadi di daerah Maluku.

Dalam peperangan melawan VOC, Sultan Hasannudin memimpin sendiri pasukannya untuk memporak-porandakan pasukan Belanda di Maluku. Akibatnya kedudukan Belanda semakin terdesak. Atas keberanian Sultan Hasannudin tersebut maka Belanda memberikan julukan padanya sebagai Ayam Jantan dari Timur. Upaya Belanda untuk mengakhiri peperangan dengan Makasar yaitu dengan melakukan politik adu-domba antara Makasar dengan kerajaan Bone (daerah kekuasaan Makasar). Raja Bone yaitu Aru Palaka yang merasa dijajah oleh Makasar meminta bantuan kepada VOC untuk melepaskan diri dari kekuasaan Makasar. Sebagai akibatnya Aru Palaka bersekutu dengan VOC untuk menghancurkan Makasar.

Akibat persekutuan tersebut akhirnya Belanda dapat menguasai ibukota kerajaan Makasar. Dan secara terpaksa kerajaan Makasar harus mengakui kekalahannya dan menandatangai perjanjian Bongaya tahun 1667 yang isinya tentu sangat merugikan kerajaan Makasar.

Isi dari perjanjian Bongaya antara lain:
a. VOC memperoleh hak monopoli perdagangan di Makasar.
b. Belanda dapat mendirikan benteng di Makasar.
c. Makasar harus melepaskan daerah-daerah jajahannya seperti Bone dan pulau-pulau di luar Makasar.
d. Aru Palaka diakui sebagai raja Bone.

Walaupun perjanjian telah diadakan, tetapi perlawanan Makasar terhadap Belanda tetap berlangsung. Bahkan pengganti dari Sultan Hasannudin yaitu Mapasomba (putra Hasannudin) meneruskan perlawanan melawan Belanda.

Untuk menghadapi perlawanan rakyat Makasar, Belanda mengerahkan pasukannya secara besar-besaran. Akhirnya Belanda dapat menguasai sepenuhnya kerajaan Makasar, dan Makasar mengalami kehancurannya.

Demikianlah kehidupan politik tentang kerajaan Makasar. Untuk selanjutnya Anda dapat menyimak uraian materi kehidupan ekonomi berikut ini.
Kehidupan Ekonomi
Seperti yang telah Anda ketahui bahwa kerajaan Makasar merupakan kerajaan Maritim dan berkembang sebagai pusat perdagangan di Indonesia bagian Timur. Hal ini ditunjang oleh beberapa faktor seperti letak yang strategis, memiliki pelabuhan yang baik serta didukung oleh jatuhnya Malaka ke tangan Portugis tahun 1511 yang menyebabkan banyak pedagang-pedagang yang pindah ke Indonesia Timur.

Sebagai pusat perdagangan Makasar berkembang sebagai pelabuhan internasional dan banyak disinggahi oleh pedagang-pedagang asing seperti Portugis, Inggris, Denmark dan sebagainya yang datang untuk berdagang di Makasar.

Pelayaran dan perdagangan di Makasar diatur berdasarkan hukum niaga yang disebut dengan ADE’ ALOPING LOPING BICARANNA PABBALUE (ket : artinya apa), sehingga dengan adanya hukum niaga tersebut, maka perdagangan di Makasar menjadi teratur dan mengalami perkembangan yang pesat.

Selain perdagangan, Makasar juga mengembangkan kegiatan pertanian karena Makasar juga menguasai daerah-daerah yang subur di bagian Timur Sulawesi Selatan.
Kehidupan Sosial Budaya
Sebagai negara Maritim, maka sebagian besar masyarakat Makasar adalah nelayan dan pedagang. Mereka giat berusaha untuk meningkatkan taraf kehidupannya, bahkan tidak jarang dari mereka yang merantau untuk menambah kemakmuran hidupnya.

Walaupun masyarakat Makasar memiliki kebebasan untuk berusaha dalam mencapai kesejahteraan hidupnya, tetapi dalam kehidupannya mereka sangat terikat dengan norma adat yang mereka anggap sakral. Norma kehidupan masyarakat Makasar diatur berdasarkan adat dan agama Islam yang disebut PANGADAKKANG. Dan masyarakat Makasar sangat percaya terhadap norma-norma tersebut.

Di samping norma tersebut, masyarakat Makasar juga mengenal pelapisan sosial yang terdiri dari lapisan atas yang merupakan golongan bangsawan dan keluarganya disebut dengan “Anakarung/Karaeng”, sedangkan rakyat kebanyakan disebut “to Maradeka” dan masyarakat lapisan bawah yaitu para hamba-sahaya disebut dengan golongan “Ata”.

Dari segi kebudayaan, maka masyarakat Makasar banyak menghasilkan benda-benda budaya yang berkaitan dengan dunia pelayaran. Mereka terkenal sebagai pembuat kapal. Jenis kapal yang dibuat oleh orang Makasar dikenal dengan nama Pinisi dan Lombo.

Kerajaan Ternate – Tidore
Kerajaan Ternate dan Tidore terletak di kepulauan Maluku. Maluku adalah kepualuan yang terletak di antara Pulau Sulawesi dan Pulau Irian. Jumlah pulaunya ratusan dan merupakan pulau yang bergunung-gunung serta keadaan tanahnya subur.

Untuk menambah pemahaman Anda tentang kepulauan Maluku, silahkan Anda amati gambar 17 berikut ini.

Gambar 17. Peta Kepulauan Maluku abad 16.

Keadaan Maluku yang subur dan diliputi oleh hutan rimba, maka daerah Maluku terkenal sebagai penghasil rempah seperti cengkeh dan pala.

Cengkeh dan pala merupakan komoditi perdagangan rempah-rempah yang terkenal pada masa itu, sehingga pada abad 12 ketika permintaan akan rempah-rempah sangat meningkat, maka masyarakat Maluku mulai mengusahakan perkebunan dan tidak hanya mengandalkan dari hasil hutan.

Perkebunan cengkeh banyak terdapat di Pulau Buru, Seram dan Ambon.
Dalam rangka mendapatkan rempah-rempah tersebut, banyak pedagang-pedagang yang datang ke Kepulauan Maluku. Salah satunya adalah pedagang Islam dari Jawa Timur. Dengan demikian melalui jalan dagang tersebut agama Islam masuk ke Maluku, khususnya di daerah-daerah perdagangan seperti Hitu di Ambon, Ternate dan Tidore.

Selain melalui perdagangan, penyebaran Islam di Maluku dilakukan oleh para Mubaligh (Penceramah) dari Jawa, salah satunya Mubaligh terkenal yaitu Maulana Hussain dari Jawa Timur yang sangat aktif menyebarkan Islam di maluku sehingga pada abad 15 Islam sudah berkembang pesat di Maluku.

Dengan berkembangnya ajaran Islam di Kepulauan Maluku, maka rakyat Maluku baik dari kalangan atas atau rakyat umum memeluk agama Islam, sebagai contohnya Raja Ternate yaitu Sultan Marhum, bahkan putra mahkotanya yaitu Sultan Zaenal Abidin pernah mempelajari Islam di Pesantren Sunan Giri, Gresik, Jawa Timur sekitar abad 15. Dengan demikian di Maluku banyak berkembang kerajaan-kerajaan Islam.

Dari sekian banyak kerajaan Islam di Maluku, kerajaan Ternate dan Tidore merupakan dua kerajaan Islam yang cukup menonjol peranannya, bahkan saling bersaing untuk memperebutkan hegemoni (pengaruh) politik dan ekonomi di kawasan tersebut.

Untuk menambah pemahaman Anda tentang perkembangan kerajaan Ternate dan Tidore dalam berbagai aspek kehidupan, maka simaklah uraian materi berikut ini.
Kehidupan Politik
Kepulauan Maluku terkenal sebagai penghasil rempah-rempah terbesar di dunia. Rempah-rempah tersebut menjadi komoditi utama dalam dunia pelayaran dan perdagangan pada abad 15 – 17. Demi kepentingan penguasaan perdagangan rempah-rempah tersebut, maka mendorong terbentuknya persekutuan daerah-daerah di Maluku Utara yang disebut dengan Ulilima dan Ulisiwa.

Ulilima berarti persekutuan lima bersaudara yang dipimpin oleh Ternate yang terdiri dari Ternate, Obi, Bacan, Seram dan Ambon. Sedangkan Ulisiwa adalah persekutuan sembilan bersaudara yang terdiri dari Tidore, Makayan, Jailolo dan pulau-pulau yang terletak di kepulauan Halmahera sampai Irian Barat.

Untuk menambah pemahaman Anda tentang daerah persekutuan Ulilima dan Ulisiwa, silahkan Anda simak gambar 18 berikut ini.

Gambar 18. Persekutuan Ulilima dan Ulisiwa.
Setelah Anda menyimak gambar 18, maka lanjutkan kembali menyimak uraian materi selanjutnya.

Antara persekutuan Ulilima dan Ulisiwa tersebut terjadi persaingan. Persaingan tersebut semakin nyata setelah datangnya bangsa Barat ke Kepulauan Maluku.

Bangsa barat yang pertama kali datang adalah Portugis yang akhirnya bersekutu dengan Ternate tahun 1512. Karena persekutuan tersebut maka Portugis diperbolehkan mendirikan benteng di Ternate.

Spanyol pun datang ke Maluku pada waktu itu bermusuhan dengan Portugis. Akhirnya Spanyol di Maluku bersekutu dengan Tidore.

Akibat persekutuan tersebut maka persaingan antara Ternate dengan Tidore semakin tajam, bahkan menyebabkan terjadinya peperangan antara keduanya yang melibatkan Spanyol dan Portugis. Dalam peperangan tersebut Tidore dapat dikalahkan oleh Ternate yang dibantu oleh Portugis.

Keterlibatan Spanyol dan Portugis pada perang antara Ternate dan Tidore, pada dasarnya bermula dari persaingan untuk mencari pusat rempah-rempah dunia sejak awal penjelajahan samudra, sehingga sebagai akibatnya Paus turun tangan untuk membantu menyelesaikan pertikaian tersebut.

Usaha yang dilakukan Paus untuk menyelesaikan pertikaian antara Spanyol dan Portugis adalah dengan mengeluarkan dekrit yang berjudul Inter caetera Devinae, yang berarti Keputusan Illahi. Dekrit tersebut ditandatangani pertama kali tahun 1494 di Thordessilas atau lebih dikenal dengan Perjanjian Thordessilas. Dan selanjutnya setelah adanya persoalan di Maluku maka kembali Paus mengeluarkan dekrit yang kedua yang ditandatangani oleh Portugis dan Spanyol di Saragosa tahun 1528 atau disebut dengan Perjanjian Saragosa.

Apakah Anda sebelumnya pernah membaca atau mendengar tentang isi Perjanjian Thordessilas maupun Saragosa? Kalau Anda mengetahuinya, silahkan Anda tulis isi perjanjian tersebut pada kolom berikut ini.

 

Perjanjian Thordessilas merupakan suatu dekrit yang menetapkan pada peta sebuah garis maya perbatasan dunia yang disebut Garis Thordessilas yang membentang dari Kutub Utara ke Kutub Selatan melalui Kepulauan Verdi di sebelah Barat benua Afrika. Wilayah di sebelah Barat Garis Thordessilas ditetapkan sebagai wilayah Spanyol dan di sebelah Timur sebagai wilayah Portugis.

Sedangkan Perjanjian Saragosa juga menetapkan sebuah garis maya baru sebagai garis batas antara kekuasaan Spanyol dengan kekuasaan Portugis yang disebut dengan Garis Saragosa. Di mana garis tersebut membagi dunia menjadi 2 bagian yaitu Utara dan Selatan. Bagian Utara garis Saragosa merupakan kekuasaan Spanyol dan bagian Selatannya adalah wilayah kekuasaan Portugis. Dari penjelasan tersebut apakah Anda sudah paham? Kalau sudah paham simaklah uraian materi selanjutnya.

Dengan adanya perjanjian Saragosa tersebut, maka sebagai hasilnya Portugis tetap berkuasa di Maluku sedangkan Spanyol harus meninggalkan Maluku dan memusatkan perhatiannya di Philipina. Sebagai akibat dari perjanjian Saragosa, maka Portugis semakin leluasa dan menunjukkan keserakahannya untuk menguasai dan memonopoli perdagangan rempah-rempah di Maluku. Tindakan sewenang-wenang Portugis menimbulkan kebencian di kalangan rakyat Ternate, bahkan bersama-sama rakyat Tidore dan rakyat di pulau-pulau lainnya bersatu untuk melawan Portugis. Perlawanan terhadap Portugis pertama kali dipimpin oleh Sultan Hairun dari Ternate, sehingga perang berkobar dan benteng pertahanan Portugis dapat dikepung. Dalam keadaan terjepit tersebut, Portugis menawarkan perundingan. Akan tetapi perundingan tersebut merupakan siasat Portugis untuk membunuh Sultan Hairun tahun 1570.

Dengan kematian Sultan Hairun, maka rakyat Maluku semakin membenci Portugis, dan kembali melakukan penyerangan terhadap Portugis yang dipimpin oleh Sultan Baabullah pada tahun 1575. Perlawanan ini lebih hebat dari sebelumnya sehingga pasukan Sultan Baabullah dapat menguasai benteng Portugis. Keberhasilan Sultan Baabullah merebut benteng Sao Paolo mengakibatkan Portugis menyerah dan meninggalkan Maluku. Dengan demikian Sultan Baabullah dapat menguasai sepenuhnya Maluku dan pada masa pemerintahannya tahun 1570 – 1583 kerajaan Ternate mencapai kejayaannya karena daerah kekuasaannya meluas terbentang antara Sulawesi sampai Irian dan Mindanau sampai Bima, sehingga Sultan Baabullah mendapat julukan ‘Tuan dari 72 Pulau’. Demikianlah uraian materi tentang kehidupan politik kerajaan Ternate dan Tidore. Untuk selanjutnya Anda dapat menyimak uraian materi tentang kehidupan ekonomi berikut ini.
Kehidupan Ekonomi
Kerajaan Ternate dan Tidore berkembang sebagai kerajaan Maritim. Dan hal ini juga didukung oleh keadaan kepulauan Maluku yang memiliki arti penting sebagai penghasil utama komoditi perdagangan rempah-rempah yang sangat terkenal pada masa itu. Dengan andalan rempah-rempah tersebut maka banyak para pedagang baik dari dalam maupun luar Nusantara yang datang langsung untuk membeli rempah-rempah tersebut, kemudian diperdagangkan di tempat lain.

Dengan kondisi tersebut, maka perdagangan di Maluku semakin ramai dan hal ini tentunya mendatangkan kemakmuran bagi rakyat Maluku. Adanya monopoli dagang Portugis maka perdagangan menjadi tidak lancar dan menimbulkan kesengsaraan rakyat di Maluku.

Dari penjelasan tersebut, apakah Anda memahami? Kalau Anda sudah paham, simak uraian materi kehidupan sosial budaya berikut ini.
Kehidupan Sosial Budaya
Masuknya Islam ke Maluku maka banyak rakyat Maluku yang memeluk agama Islam terutama penduduk yang tinggal di tepi pantai, sedangkan di daerah pedalaman masih banyak yang menganut Animisme dan Dinamisme.

Dengan kehadiran Portugis di Maluku, menyebabkan agama Katholik juga tersebar di Maluku. Dengan demikian rakyat Maluku memiliki keanekaragaman agama. Perbedaan agama tersebut dimanfaatkan oleh Portugis untuk memancing pertentangan antara pemeluk agama. Dan apabila pertentangan sudah terjadi maka pertentangan tersebut diperuncing oleh campur tangan orang-orang Portugis. Dalam bidang kebudayaan yang merupakan peninggalan kerajaan Ternate dan Tidore terlihat dari seni bangunan berupa bangunan Masjid dan Istana Raja dan lain-lain. Untuk memperjelas pemahaman Anda tentang salah satu bentuk bangunan tersebut, silahkan Anda amati gambar 19 berikut ini.

 

Gambar 19. Bangunan Masjid di Maluku.

 

PERKEMBANGAN AGAMA DAN KEBUDAYAAN ISLAM DI JAZIRAH ARAB
1. Arab sebelum Islam
A. Keadaan Alam dan Kehidupan Masyarakat
- Arab Selatan
– Banyak curah hujan
– Masyarakat bercocok tanam
– Ada Kerajaan Saba (runtuh 575 SM)
Arab Tengah
– Gurun
– Suku Badawi yang berkelompok
– Suka berperang dan bekerja sebagai Perampok
– Tidak mau tunduk kepada siapapun
- Arab Utara
– Dekat dengan peradaban asing
– Dan mendapat pengaruh asing
– Ada kerajaan Nabatea (200 SM – 105 M), Palmyra (250 – 273 M)

B. Tata Kehidupan Sosial dan Adat Istiadat
- Jaman Jahiliyah
– Buta huruf
– Tidak mempunyai pemerintahan yang rapi
– Tatanan kehidupan menurut kebiasaan
– Berjudi, merampok, memperkosa.
– Menganggap anak perempuan itu tdak berguna.
C. Agama
– Menyembah berhala seperti Hubal, Latta dan Uzza.
– Menyembah hantu, jin, binatang, malaikat.
– Beranggapan manusia yang sudah meninggal menjadi burung (Hammah).

2. Arab sesudah Islam
A. Nabi Muhammad S.A.W.
- Nabi Muhammad lahir pada 20 April 571 M (12 Rabiul Awal tahun gajah) anak dari Abdullah dari suku Quraisy.
– Tahun 611 M mulai menyebarkan Islam.
– Muhammad di tentang oleh suku Quraisy dipimpin oleh Abu Sofyan.
B. Perkembangan awal Islam (Mekkah)
– Pada awalnya penyebaran Islam secara sembunyi-sembunyi.
– Setelah dilakukan secara terang-terangan maka banyak yang menentang. Itu karena :
a. Dianggap bertentangan dengan agama nenek moyang (Agama).
b. Dikhawatirkan keluarga Abdul Muthalib menguasai Mekah (Politik)
c. Bagi para pembuat patung, akan membuat menurunnya pendapatan mereka (ekonomi).
d. Kaum bangsawan tidak setuju kalau derajatnya disamakan dengan rakyat kecil (sosial).
C. Perkembangan Islam (Madinah)
- Tahun 511 M terjadia Isra’ Miraj.
– Karena di Mekkah Islam mendapat tentangan, maka pada tahun 623 penyebaran pindah ke Madinah.
– Islam di Madinah berkembang dengan pesat.
– Tanggal 12 Rabiul Awal 632 M Nabi Muhammad S.A.W meninggal dunia.
D. Kekhalifahan
Khalifah Abu Bakarv
– Mengislamkan suku arab yang keluar dari Islam.
– Membasmi nabi-nabi palsu.
– Mulai mengumpulkan lembar-lembar Al-Quran.
– Ekspedisi keluar Arab
Khalifah Umar bin Khatabv
- Penetapan kalender Hijriah (622 M = 1 H).
– Islam memperluas daerah sampai ke India, Asia kecil, Persia dan Afrika Utara.
Khalifah Usman bin Affanv
- Al-Quran selesai dibukukan oleh Zaid bin Tsabit.
– Usman terlalu terpengaruh oleh keluarganya (Ummayah).
– Timbul oposisi dan Usman mati terbunuh.
Khalifah Ali bin Abi Thalibv
– Terjadi perang saudara untuk merebutkan posisi khalifah. Ali (Khalifah resmi) ditentang oleh Muawiyah (Ummayah).
– Pengadilan memutuskan bahwa Muawiyah sebagai pemenang.
Kekhalifahan Ummayahv
– Ibukota pindah ke Syiria.
– Kekuasaan khalifah mutlak.
– Wilayah Islam sangat luas meliputi India, Palestina, Asia Tenggara, Afrika sampai ke Spanyol.
– Tahun 750 terjai perebutan kekuasaan antara kekhalifahan Umayyah dengan Abbasiyah. Dan golongan Muawiyah berhasil dimusnahkan kecuali Abdur Rachman (mendirikan kekhalifakah Cordoba).
Kekhalifahan Abbasiyahv
– Ibu kota dipindahkan ke Baghdad.
– Mencapai puncak kejayaannya pada masa Harun Al-Rasyid.
– Pada Abad ke-X mulai mengalami kemunduran dengan terdapat 3 kekhalifahan yaitu Kekhalifahan Abbasiyah (baghdad), Khalifah Fatimiyah (Kairo), Khalifah Cordoba (Spanyol).

A.PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN AGAMA DAN KEBUDAYAAN ISLAM DI JAZIRAH ARAB

Arab Sebelum Islam

1.Keadaan Alam dan Kehidupan Masyarakat

Arab Selatan

Didaerah Arab Selatan, Curah hujan cukup banyak masyarakatnya hidupdengan bercocok tanam, sehingga tingkat peradabannya cukup tinggi. Disamping itu,letaknya didalam dunia perdagangan sangat strategis (antara India dan Mesir). Didaerah Kerajaan serba meliputi Kerajaan yaitu Kerajaan Saba. Daerah Kerajaan Sabameliputi daerah Yaman sekarang. Bangsa Saba mempunyai sistem pengairan yangbaik. Terbukti dari adanya bendungan Ma’rib yang terkenal itu. Kerajaan Sababanyak mendirikan daerah-daerah Koloni di Afrika (Pantai Laut Merah). Daerahkolonialnya yang terkenal diantaranya adalah Abessyara (Habashat). Kerajaan Sabaruntuh pada tahun 575 SM ketika ditundukkan oleh Iran.

Arab Tengah

Sebagian besar daerahnya merupakan gurun pasir. Penduduknya hidupberkelompok dan biasa disebut dengan suku Badawi. Mereka hidup dari hasilpeternakan dan perampasan kafilah-kafilah yang melewati daerah itu. Mereka adalahpemberanai yang suka sekali berperang dan tidak mau tunduk kepada siapapun.

Disebut barat daerah Arab Tengan terdapat jalur perjalanan yang biasadigunakan para kafilah untuk membawa barang-barang dari Asia dibawa ke syariaditeruskan ke Eropa (Romawi).

Arab Utara

Arab Utara berbatasan dengan daerah-daerah yang sudah maju sepertiRomawi dan Iran. Daerah ini juga dengan jalur jalan raya Mesir-Romawi-Iran yangbertemu di daerah Palestina merupakan daerah yang menjadi pusat peradaban tinggisejak jaman dahulu. Orang-orang Arab yang berada di daerah itu sudah banyakmendapat pengaruh peradaban asing. Banyak dari mereka yang sudah masuk agamaKristen atau Yahudi bahkan mereka pernah mempunyai Kerajaan sendiri yangbernama kereja Nabatea dengan ibukotanya Petra (+ 200 SM-105 M) dan setelahituKerajaan Palmyra (+ 250-273 M).

Kemudian muncul Kerajaan Ghassan (di syrra) yang memihak Romawi danKerajaan Hira (di Irak) yang memihak Iran, kedua Kerajaan Arab ini tenggelamketika Islam mulai bergerak ke luar Arabia.

2.Tata Kehidupan Sosial

Masa Arab sebelum islam dikenal dengan sebutan zaman Jahiliya. Pada masaini bangsa tidak mempunyai pemerintahan yang rapi, karena tatanan kehidupanmereka hanya diatur menurut kebiasaan yang diwariskan oleh leluhur mereka.Mereka hidup berpindah tempat untuk mencari penghidupan yang lebih layak. Hal inijuga dipengaruhi oleh lingkungan tanah Arab yang bergurun pasir dan bergunung-gunung.

Mereka yang merupakan bangsa pemberani didalam membela pendiriannyabahwa kalau perlu mereka berperang sampai titik darah penghabisan dalammempertahankan kepribadiaan Arabnya

 

masyarakat, tetapi karena faktor politik, yaitu khawatiran terhadap kemungkinankeluarga Abu Muthalib menguasai Mekkah, faktor ekonomi yaitu menurunnyapendapatan para pemahat patung dan faktor sosial, karena kaum bangsawan atau rajatidak setuju derajatnya disamakan dengan rakyat biasa.

Perkembangan Islam Periode Madinah

Terjadinya perlawanan yang menentang penyebaran agama Islam dariMekkah, menyebabkan Nabi Muhammad SAW melakukan hijrah dari Mekkah keMadinah. Tetpi sebelum hijrah dilakukan, telah terjadi peristiwa yang sangat penting,yaitu peristiwa Isra’ dan Mi’raj pada tanggal 27 Rajab tahun 621 M.

Keadaan di Madinah sangat jauh berbeda dengan di Mekkah, kalau diMekkah, Nabi Muhammad SAW islam dimusuhi dan mendapat perlawanan sehinggatidak mungkin untuk berkembang sedangkan di Madinah Nabi Muhammad SAWdisambut dengan gembira, karena kedatangan Nabi sudah lama diharapkan.

Di Madinah perkembangan agama Islam cukup pesat dan penganutnyasemakin bertambah banyak. Oleh karena itu, sejak Nabi Muhammad SAW menetapdi Madinah, maka masyarakat Madinah menjadi 4 golongan yaitu :

1.Kaum Muhajirin, terdiri atas orang-orang Mekkah yang ikut serta melakukan

hijrah dengan Nabi

2.Kaum Ashar, terdiri atas orang-orang Madinah yang membantu Nabi Muhammad SAW

3.Kaum Munafiqin, terdiri dari mereka yang hanya ikut memeluk agama Islam untuk mencari keuntungan lahiriah belaka

4.Kaum Yahudi, terdiridari golongan pengikut Nabi Musa yang mengetahui ajaran Islam, tetapi tidak sudi meyakini Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi atau Rasul.

Setelah beberapa tahun lamanya Nabi Muhammad SAW menetap di Madinah,akhirnya turun perintah jihad, yaitu perang. Perang ini ditunjukkan untuk melawanMekkah dan mempertahankan Ka’bah. Pertempuran sengit terjadi di gurun Badar danUhud (tahun 630 M). ka’bah berhasil dikuasi oleh orang-orang Islam dan akhinyapenduduk Mekkah dalam waktu kurang lebih dua tahun sebagian besar Jazirah Arabtelah memeluk agama islam. Orang-orang Yahudi dan Kristen yang mengakuikedaulatan agama Islam dibiarkan tetap memeluk agama mereka dan dilindungi hartadan jiwanya.

Kemenangan umat Islam membawa bangsa Arab ke arah persatuan dankesatuan karena sudah lama bangsa itu hidup dalam perpecahan dan salingbermusuhan. Nabi Muhammad SAW berhasil penuh dalam menjalankan tugas dankewajibannya sebagai Rasul dan pemimpin negara. Namun Nabi Muhammad SAWtidak dapat mengenyam masa kejayaan Islam, karena sesudah menegakkan dasar-dasar yang kukuh, pada tanggal 12 Rabi’ul Awwal tahun 632 M beliau wafat dandimakamkan di Madinah.

Kekhafilahan

Setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW, muncullah para Khalifah. Fungsimereka menggantikan jabatan Nabi Muhammad SAW sebagai kepala negara, hakimdan panglima perang. Jabatan khalifah ini terus berlangsung hingga tahun 1923 M dan baru setelah Mustafa kemal Pasha menjadi kepala negara sistem kekhalifahandihapuskan. Muhammad V merupakan Khalifah terakhir.

Khalifah-khalifah yang pernah berkuasa diantaranya :

Khalifah Abu Bakar

Ada beberapa tindakan yang penting dilaksanakan oleh Khalifah Abu Bakar

(632-634 M), diantaranya :

Mengembalikan suku-suku Arab yang murtad ke agama Islam.

Membasmi nabi-nabi palsu, seperti Tulaiha, Musilama dan lain-lain

Mulainya pengumpulan lembaran surat-surat Al Qur’an

Peramalan ekspansi Islam keluar Jazirah Arab

Khalifah Umar Bin Khattab

Ada beberapa tindakan yang penting dari khafilah umar (634-644 M)

diantaranya :

Tahun Hijrah dijadikan permulaan tahun Islam yaitu tahun 622 M sama

dengan 1 tahun Hijrah

Daerah Islam diperluas sampai daerah perbatasan India dan Tripoli (di AfrikaUtara). Perluasan wilayah ke Asia kecil dan Persia dilakukan oleh Khalid binAl Walid sedang ke Afrika Utara dipimp Amir bin Al As

Akibat perluasan wilayah itu, Islam mendapat kekuatan politik di daerah-daerah yang sejak dulu mempunyai kebudayaan tinggi. Kemudian terjadiperpaduan antara agama islam dengan kebudayaan setempat, yang telahterkena pengaruh kebudayaan Yunani.

Khalifah Usman bin Affan

Jasa besar Khalifah Usman (644-656 M) pada masa pemerintahannya adalahdibukukannya secara resmi kitab suci Al Qur’an. Pekerjaan ini diserahkan kepadaZaid bin Tsabit dan susunan Al Qur’an itu hingga sekarang tidak mengalamiperubahan

Khalifah Ali bin Abi Thalib

Setelah berakhirnya pertentangan-pertentangan dalam tubuh Islam maka Ali,menantu Nabi, menduduki jabatan kekhalifahan (656-661 M). Namun, keluargaUmmayah tidak menyetujui Ali sebagai khalifah dan mereka mencalonkanMu’awaiyah (Gubernur Syria) sebagai khalifah. Akhirnya perang saudara tidakdapat dihindarkan lagi. Dalam pertempuran di Siffin (657 M) pasukan Mu’awiyahhampir dapat dihancurkan. Tetapi Mu’awiyah menggunakan tipu muslihat danberdalih untuk mencegah pertentangan maka mengajukan supaya dibentuk Badanmenjadi khalifah. Badan Pengadilan menentukan bahwa yang menang adalahMu’awiyah, keputusan itu tidak memuaskan Ali, sehingga bentrokan berjalanterus. Pada tahun 661 Ali mati terbunuh, dengan demikian mulailah kekhalifahankeluarga Ummayah

Kekhalifahan Ummayah

Setelah kedudukan khalifah dikuasai oleh keluarga Ummayah (661-750 M).Pusat kekuasaan negara Islam dipindahkan keluar Jazirah Arab, yaitu ke Syria(Damaskus)

Pada masa ini, dasar-dasar demokrasi Arab lenyap, karena jabatan khalifahdipegang secara turun temurun. Hidup khalifah sama dengan hidup raja dengankekuasaannya yang mutlak.

Wilayah kekuasaaan negara islam pada masa ini meliputi wilayah yang sangatluas. Ke sebelah barat sampai ke daerah spanyol dan ke sebelah timur kedaerahPakistan dan Asia Tenggara. Perluasan wilayah ini dilakukan oleh :

Musa memimpin tentara islam menyerbu kearah barat menyusuri daerahAfrika utara samapai Maroko. Perjalanan ini dilanjutkan oleh Tarik danberhasil menduduki semenanjung Iberia serta menguasai Spanyol (712 M)

Muhammad Kasim berhasil menduduki daerah lembah sungai Shindu (721

M)

Maslama memimpin tentara Islam menyerang konstatinopel tetapi trapserangan dapat dipukul mundur. Baru ada tahun 1453 M konstatinopel dapatdikuasai.

Pada tahun 750 M, terjadi perebutan kekuasaan terhadap keluarga Ummayahyang dilakukan oleh golongan Abbasiyah dalam perebutan kekuasaan itu, hampirseluruh keluarga Ummayah dimusnahkan. Hanya seorang yang berhasilmeloloskandiri, yait Abdur Rachman.

Kekhalifahan Abbasiyah

Pada masa ini pusat kekhalifahan dipinahkan dari Damaskus ke Bagdad.Kekhalifahan Abbasiyah (750-1258 M) mengalami perkembangan yang cukuppesat dan pada masa pemerintahan Harun Al Rasyid (786-809 M) mencapaipuncak yang gemilang. Hal ini tak lepas dari :

Bagdad merupakan pelabuhan transito dan perdagangannya maju pesat

Buku-buku filsafat dan ilmu pengetahuan baik dari Yunani maupun dari Persia

diterjemahan kedalam bahasa dan huruf Arab

Harun Al Rasyid mengadakan persahabatan dengan Karel Agung (Perancis).

Peristiwa ini terjadi berdasarkan situasi politik sebagai berikut :

Bagdad bermusuhan dengan Byzantium dalam memperebutkan Asia kecilBagdad bermusuhan dengan keamiran Cordoba dalam memperebutkandaerah pantai utara Afrika dan juga karena Cordoba tidak mau mengakuikekhalifahan Bagdad

Perancis bermusuhan dengan Cordoba dalam memperebutkan daerah

Spanyol Utara, juga bermusuhan dengan Byzantium karena daerah Italia.

Dalam perebutan berikutnya kekhalifahan mengalami kemunduran. Hal ini

disebabkan oleh :

Terjadinya perebutan jabatan khalifah diantara keluarga sediri, sehingga

dalam istana terdapat kelompok-kelompok yang saling bertentangan

Pertentangan itu mengakibatkan pemerintahan pusat menjadi lemah, sehingga

daerah-daerah bagian banyak yang memerdekakan diri

Kekhalifahan Cordoba

Abdur Rachman, satu-satunya keturunan kekhalifahan Ummayah yangberhasil menyelamatkan diri dari serangan golongan Abbasiyah mendirikankekhalifahan Cordoba di Spanyol. Ia tetap menyebut dirinya Amir dan tidak maumengakui kekhalifahan Bagdad. Baru pada masa kekuasaan Abdur Rachman III,Cordoba menyatakan dirinya sebagai khalifah dan kedudukannya seimbangdengan kekhalifahan Bagdad (929 M).

Pada jaman kekhalifahan Cordoba ilmu Pengetahuan dan kebudayaanberkembang pesat. Masjid-masjid banyak dibangun istana dan perpustakaandidirikan ahli-ahli bangunan, tabib, pengarang, ahli-ahli fikir, ahli pakaiandanahli-ahli kemasyarakatan banyak terdapat di Cordoba.

Kemajuan dalam bidang kebudayaan itu mendorong orang-orang Eropa untukbelajar di spanyol. Kebudayaan dari timur yang telah tinggi dan juga warisankebudayaan Romawi danYunani Kuno yang telah hidang dari Eropa Barat,diketemukan kembali melalui Islam di spanyol

Daerah kekuasaan Islam pada perkembangan selanjutnya makin sempit. Akantetapi, pikiran-pikiran Islam makin meluas. Apabila mula-mula mempertahankandan meluaskan pengaruh Islam dengan pedang, tetapi pada waktu-waktuberikutnya perluasan Islam dilakukan dengan jalan damai yaitu melaluiperdagangan. Melalui perdagangan inilah Islam masuk ke wilayah Indonesia

 

Budaya politik masyarakat madani

A.pengertian demokrasi

Demokrasi adalah pemerintahan oleh rakyat,dalam hal kekuasaan tertinggi berada ditangan rakyat.

B.prinsip-prinsip demokrasi

Ada pun prinsip demokrasi menurut Melvin L.Urofsky,adalah

a.prinsip pemerintahan berdasarkan konstitusi

b.pemilihan umum yang demokratis

c.federalisme pemerintah negara bagian dan lokal

d.pembuatan undang-undang

e.sistem peradilan yang independen

f.keuasaan lembaga kepresidenan

g.peran media yang bebas

h.peran kelompok-kelompok kepentingan

i.hak masyarakat untuk tahu

j.melindingi hak minoritas

k.kontrol sipil atas militer

 

berdasarkan prinsip demokrasi maka diperoleh prinsip umum.

a.sumber utama dari semua kewenangan demokrasi adalah rakyat

b.harus ada pembagian kekuasaan sehingga tidak ada satu bagian pun ari pemerintah yang menindas keinginan rakyat

c.hak-hak individu minoritas dan mayoritas tidak boleh memakai kekuatan untuk mencabut kemerdekaan mendasar setiap orang.

 

Beberapa prinsip demokrasi yang berlaku secara universal.

a.Keterlibatan warga negara dalam pembuatan keputusan politik.

b.persamaan diantara warga negara

c.kebebasan atau kemerdekaan yang diakui dan dipakai oleh warga negara

d.supremasi hukum.

e.pemilu berkala

 

C.macam –macam demokrasi

1.menurut cara penyaluran kehendak rakyat demokrasi dibedakan atas:

a.demokrasi langsung;demokrasi yang mengikut sertakan rakyat secara langsung dalam musyawarah untuk menentukan  kebijakan pemerintah atau undang-undang.

b.demokrasi tidak langsung;demokrasi yang dilakukan melalui sistem perwakilan.

2.menurut prinsip ideologi

a.demokrasi konstitusional;demokrasi yang menunjang tinggi nilai-nilai kebebasan individu.

b.Demokrasi rakyat;demokrasi yang diciptakan untuk menciptakan kesejahteraan rakyat.

3.Menurut dasar prioritas

a.demokrasi formal;demokrasi yang secara hukum menghendaki semua orang secara sama dibidang politik tanpa mengurangi atau menghilangkan kesenjangan ekonomi.

b.demokrasi material;yaitu demokrasi yang menitik beratkan pada usaha-usaha untuk menghilangkan perbedaan bidang ekonomi.

c.demokrasi campuran;bentuk demokrasi yang berusaha mengambil kelebihan dari dua demokrasi sebelumnya.

4.menurut dasar kewenangan

a.demokrasi parlementer

b.demokrasi presidensial

Ciri-ciri demokrasi sistem parlementer Ciri-ciri demokrasi sistem presidensial
a.parlemen lebih kuat dari pemegang

pemerintah

b.Menteri bertanggung jawab pada parlemen.kabinet harus mendapat dukungan dari parlemen

c.program kebijakan kabinet harus disesuaikan dengan tujuan politik anggota parlemen.

d.kepala negara harus berperan sebagai simbol, sedangkan kepala pemerintahan dijabat oleh perdana menteri

a.presiden berperan sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan.

b.kekuasaan eksekutif presiden dijalankan berdasarkan dari kedaulatan rakyat,baik secara langsung maupun melalui lembaga perwakilan.

c.presiden memiliki hak perogatif untuk memberhentikan dan mengangkat menter.

d.menteri bertanggung jawab kepada presiden bukan kepada menteri.

e.presiden tidak bertanggung jawab kepada parlemen ,presiden dan parlemen tidak dapat saling membubarkan

 

 

 

 

 

Ciri-ciri demokrasi menurut Hendry .B.Moyo

a.menyelesaikan perselisihan dengan damai

b.membatasi mebatasi pemahaman kekerasan sampai minimum.

c.menyelenggarakan pergantian pimpinan secara teratur.

d.menjamin tegaknya keadilan.

 

Masyarakat madani

1.pengertian masyarakat madani

masyarakat madani adalah masyarakat dimana anggotanya terdiri dari berbagai kelompok yang berbeda etnis,agama,dan budaya,serta dapat hidup dan bekerja sama secara damai.

Menurut sligmen,munculnya gagasan masyarakat madani di barat sebenarnya merupakan akibat terjadinya kemacetan paradigma pemikiran sosial dan politik sekitar abad ke-17 dan ke-18.lahirnya civil society dibarat menurut sligmen diinspirasi oleh empat sumber pemikiran utama,yaitu:

a.hukum kodrat

b.doktrinkristiani protestan

c.kontak sosial

d.teori pemisahan rakyat

2.ciri-ciri masyarakat madani

Menurut syamsudin Haris konsep Masyarakat madani merupakan idealisasi tentang suatru masyarakat yang mandiri secara politik sosial,dan ekonomi.masyarakat madani merupakan suatu lingkungan dimana masyarakat menciptakan kreativitas,mengatur,dan memobilisasi diri mereka sendiri tanpa keterlibatan negara.

Adapun ciri-ciri Masyarakat madani Menurut Prof.Dr.A..S hikam yaitu;

a.kusekarelaan;artinya suatu masyarakat madani bukanlah masyarakat paksaan atau karena indoktrinasi.

b.keswasembadaan;artinya masyarakat yang tidak menggantungkan hidupnya kepada orang lain,tidak bergantung pada negara atau pun lembaga organisaasi lainnya.

c.kemandirian yang tinggi terhadap negara,artinya anggota masyarakat madani adalah manusia yang percaya diri sehingga tidak bergantung pada perintah orang lain atau pun negara.

d.keterkaitan pada nilai-nilai hukum yang disepakati bersama.artinya masayarakat madani adalah masyarakat yang berdasarkan hukum bukan pada kekuasaan.

Dari ciri-ciri diatas dapat disimpulkan ciri-ciri masyarkat madani secara umum.

a.kepentingan warga negara lebih di utamakn dari pada kepentingan negara atau penguasa,sehingga antara kelompok masyarakat dapat hidup berdampingan secara damai tanpa membedakan ras,etnis,aadama keturunan dan pandangan poltik lainnya ,serta timbul sikapnsaling menghormati.

b.warga negara dapat dengan bebas memilih wakil-wakilnya dalam pemilihan umum yang bebas,rahasia,jujur,dan adil guna membentuk pemerintah yang demokratis.

c.dalam penyelengaaraan pemerintah selalu dipelihara 3 aspek;yaitu kesejahteraan,keadilan,dan kelestarian,yang memungkinkan dibangunnya perdamaian abadi.

d.didalam pemerintahan dan kehidupan masyarakat,hak-hak manusia diakui dan dilindungi sehingga kesewenangan penguasa tidak akan terjadi.

Indikator untuk mengindentifikasi ada tidaknya perkembangan masyarakat madani

a.partisipasi efektif

b.persamaan suara

c.pemahaman yang jelas

d.pengwasan agenda

e.pencakupan orang-orang dewasa.

5karakter mayarakat madani

a.tree Publio spheere

b.demokratis

c.toleransi

d.plularisme

e.keadilan sosial

C.pelaksanaan demokrasi

1.prinsip-prinsip demokrasi tang berlaku secara universal

a.pengertian demokrasi pancasila

demokrasi pancasila adalah demokrasi yang dihayati oleh bangsa indonesia ,dijiwai dan diintegrasikan  oleh nilai-nilai luhur pancasila.

Prinsip prisnip demokrasi menurut Budiyanto

  • Persamaan bagi seluruh rakyat indonesia
  • Keseimbangan antara hak dan kewajiban
  • Pelaksanaan kebebasan yang bertanggung jawab secara moral kepada tuhan yang maha esa dan sendiri dan orang lain.
  • Mewujudkan rasa keadilan sosial.
  • Pengambilan keputusan dengan musyawarah mufakat.
  • Mengutamakan persatuan nasional dan kekeluargaan.
  • Menjunjung tinggi tujuan dan cita-cita nasional.

Adapun prinsip demokrasi menurut Inu kencan Syafi’i adalah

  • Adanya pembagian kekuasaan
  • Adanya pemilihan umum yang bebas
  • Adanaya manajemen yang terbuka
  • Adanya kebebasan individu
  • Adanya peradilan yang bebas.
  • Adanya pengakuan hak minoritas.
  • Adanya pemerintahan yang berdasarkan hukum.

4 aspek parameter

  • Masalah pembentukan negara
  • Dasar kekuasaan negara
  • Susunan kekuasaan negara
  • Masalah kontrol masyarakat

Pada tahun1965 Internasional commission jurnalis memutuskan merumuskan enam syarat yang harus dipenuhi jika suatu negara ingin dikatakan demokratis yaitu:

a.perlindungan konstitgusional terhadap hak-hak asasi manusia.

b.badan kehakiman yang bebas dan tidak memihak

c.pemilihan umum yang bebas

d.kebebasan untuk mwnyatakan pendapat.

e.kebebasan untuk berserikat,berorganisasi,dan beroposisi.

f.pendidikan kewarganegaraan.

Kaitan prinsip-prinsip demokrasi dengan prinsip pancasila

a.demokrasi pancasila merupakan demokrasi yang memilik ciri khas indonesia yang menekankan pada kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijak sanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan.

b.nilai-nilai pancasila sebaiknya senantiasa tertanam didalam setiap peraturan perundang-undangan.

cdalam rangka pengembangan demokrasi pancasila,mekanisme pengawasan  dan pengendalian disemua tingkatan kehidupan kemasyarakatan.

 

Ismail sunny(1987)mengemukakan bahwa mekanisme demokrasi pancasila adalah keyujuh ciri-ciri sistem pemerintahan indonesia \ yang terdapat dalam penjelasan UUD 1945,yaitu;

a.indonesia adalah negara yang berdasarkan hukum.

b.sistem konstitusional;artinya bahwa pemerintah berdasarkan sistem konstitusi(hukum dasar) dan bersifat absolut(kekuasaan yang tidak terbatas).

c.Kekuasaan negara yang tertinggi ditangan DPR.

d.presiden hádala penyelenggara pemerintah yang tertinggi dibawah MPR.

e.presiden tidak bertanggung jawab lepada DPR>

 

sementara itu dalam musyawarah nasional III Persia the rule of law,desember 1966,merumuskan bahwa asa negara hukum pancasila mengandung prinsip;

a.pengakuan dan perlindungan hak asasi yang mengandung persamaan bidang politik,social,ekonomi hukum,dll.

b.peradilan yang bebas,tidak memihak,serta tidak terpengaruh oleh suatau keadaan apapun.

c.jaminan kepastian hukum dalam semua persoalan.jaminan kepastian hukum adalah jamainan bahwa ketentuan hukum dapat dipahami,dapat dilaksanakan ,dan aman dalam melaksanakannya.

Dari berbagai rumusan demokrasi pancasila dapat diambil kesimpulan;

a.demokrasi bidang poltik pada hakikatnya adalah menegakan kembali asas-asas negar hukum.

b.demokrasi bidang ekonomi pada hakikatnya adalah kehidupan yang layak bagi semua warga negara.

c.demokrasi pada bidang hukum pada hakikatnya adalah pengakuan dan perlindungan hak asasi manusia serta peradilan yang bebas dan tidak memihak.

 

Pelaksanaan demokrasi diindonesia sejak orde lama.orde baru dan reformasi.

Menurut Prof.Darji Darmodiharjo,S.H,demokrasi pancasila hádala bersumber pada kepribadian dan filsafah hidup bangsa Indonesia.,yang perwujudannya seperti dalam ketentuan-ketentuan UUD 1945.

1.demokrasi periode 1945-1959

demokrasi masa ini disebut demokrasi parlementer.sistem ini diperkuat dengan undang-undang 1949(RIS) dan UUDS 1945.

2.demokrasi periode 1959-1965(orde lama)

ciri-ciri demokrasi orde lama,presiden Sangat mendominasi pemerintah,terbatasnya peran partai poltik,berkembangnya partai komunis,dan meluasnya peranan ABRI sebagai unsur social politik.dekrit presiden 5 juli 1959 dapat dipandang sebagai suatu usaha untuk mencari jalan keluar dari kemacetan.

Dalam pandangan A.Syafii Ma’arif demokrasi terpimpin sebenarnya ingin menempatkan soekarno sebagai ayah dalam family besar yang bernama indonesia dengan kekuasaan terpusat berada ditangannya.

3.demokrasi periode 1965-1998(orde baru)

pemerintahan orde lama berakhir estela adanya surat perintah 11 maret 1966(supersemar).orde baru merupakan tatanan  seluruh perkehidupan  rakyat,bangsa,dan negara yang diletakan pada kemurnian Pancasila dan UUD 1945.

4.demokrasi 1998-sekarang(reformasi)

orde reformasi ditandai dengan turunnya presiden soeharto 21 mei 1998.suskse dan gagalnya suatu transisi demokrasi sangat bergantung pada empat faktor kunci,yaitu;

a.komposisi elit politik.

b.desain institusi poltik.

c.budaya politik atau perubahan sikap terhadap politik dikalangan elit dan non elit.

d.peranan masyarakat madani.

3 keuntungan sistem distrik:

a.karena kecilnya distrik,maka wakil yang terpilih dapat dikenal oleh pendudk distrik.hubngan dengan pendudk distrik lebih erat.

b.sistem ini lebih cenderung kearah koalisi partai2 karena kursi yang diperebutkan dalam suatu daerah distrik hanya satu.

c.fragmentasi partai kecendrungan untuk membentuk partai baru dapat terbendung malah dapat melakukan penyederhanaan partai secara alimiah tanpa paksa.

 

Azyumardi Azra mengemukakan bahwa langkah yang harus dilakukan dalam transisi indonesia menuju demokrasi mencakup reformasi dalam 3 bidang;

a.reformasi sistem;yaitu reformasi yang menyangkut perumusan kembali falsafah,kerangka dasar dan perangkat legal sistem politik.

b.reformasi kelembagaan,yakni reformasi yang menyangkut pengembangan dan pemberdayaan lembaga-lembaga politik.

c.pelembagaan kultur atau budaya politik yang lebih demokratis.

Menurut M.Rusli Karim,upaya demokrasi indonesia dapat terwujud apabila tersedia 8 faktor:

a.keterbukaan sistem politik

b.budaya poltik partisipasif egalitarian.

c.kepemimpinan politik yang berorientasi kerakyatan.

d.rakyat yang terdidik ,cerdas,berkepedulian.

e.partai poltik yang tumbuh dari bawah.

f.penghargaan terhadap hukum.

 

Menurut Azyumardi Azra,setidaknya ada empat prasyarat yang dapat membuat pertumbuhan demokrasi menjadi lebih ada harapan;

a.peningkatan kesejahteraan ekonomi rakyat secara keseluruhan.

b.pemberdayaan dan pengembangan  kelompok masyarakat yang mendukung bagi pertumbuhan demokrasi.

c.hubungan internasional yang lebih adil dan berimbang..

 

Perilaku Budaya Demokrasi dalam Kehidupan Sehari-hari

Beberapa nilai yang dapat dijadikan tuntutan terhadap perilaku yang mendukung budaya demokratis dapat dirumuskan sebagai berikut.

a.penyelesaian perselisihan dengan damai dan melembaga.

b.menjamin terselenggaranya perubahan secara damai dalam suatu masyarakat yang sedang berubah.

c.menyelenggarakan pergantian pemimpin secarat teratur.

d.membatasi pemakaian kekrasan sampai dengan batas minimum.

e.mengakui serta menganggap wajar adanya  keanekaragaman dalam masyarakat yang tercermin dalam keanekaragaman pendapat,kpentingan,serta tingkah laku.

6.menjamin tegaknya keadilan.

Beberapa karakteristik dari warga negara yang memiliki karakteristik dan jiwa demokratis;

a.rasa hormat dan tanggung jawab

b.bersikap kritis

c.membuka diskusi dan dialog

d.bersikap terbuka

e.rasional.

f.adil serta jujur

 

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.